Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Sabah FC vs Persib di Dewata Challenge Series 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 15:02 WIB

Dedi Mulyadi: Makna Kemerdekaan Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan

Jumat, 14 Agustus 2026 14:52 WIB

Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 14:40 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Sabah FC vs Persib di Dewata Challenge Series 2026
  • Dedi Mulyadi: Makna Kemerdekaan Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan
  • Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia
  • Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter
  • Viral Sisi Lain 17-an! Perayaan Kemerdekaan Tanpa Sekat ala Dunia vs Tenda Mewah Indonesia!
  • Warisan Miliarder Indonesia Terungkap, Empat Anak Michael Hartono Dapat Saham Rp52 Triliun
  • Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung
  • AFC Tolak Banding Persib Bandung, Denda Miliaran Rupiah dan Sanksi Laga Kandang Tetap Berlaku
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 14 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Satu dari Dua Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi Meninggal Dunia

By SusanaJumat, 14 Agustus 2026 14:40 WIB3 Mins Read
Ilustrasi jenazah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Salah seorang pria yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di sebuah rumah kontrakan di Kampung Sawah, RT 05/RW 16, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Pria berinisial AN (23) tersebut dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Sebelumnya, AN bersama pria berinisial DK (28) ditemukan dalam kondisi terluka parah di rumah kontrakan tersebut pada Kamis pagi. Keduanya mengalami luka serius di bagian leher dan langsung dievakuasi ke RSHS Bandung untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi membenarkan kabar meninggalnya AN.

“Info korban AN meninggal dunia pukul 14.30 WIB,” ujar Faruk saat dikonfirmasi.

Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan dengan Senjata Tajam

Polisi hingga kini masih menyelidiki penyebab kedua pria tersebut mengalami luka parah. Dugaan sementara, AN dan DK terlibat perselisihan yang kemudian berujung pada kekerasan menggunakan senjata tajam.

Faruk mengatakan luka yang dialami kedua pria tersebut cukup serius dan menyebabkan pendarahan hebat, terutama pada bagian leher.

“Untuk lukanya cukup parah di bagian leher karena senjata tajam, sampai menyebabkan pendarahan hebat,” katanya.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan siapa yang menjadi korban dan siapa pihak yang diduga melakukan penyerangan. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan apakah peristiwa tersebut merupakan duel atau bentuk kekerasan lainnya.

Polisi Belum Bisa Pastikan Kronologi

Penyelidikan masih terkendala karena kedua pria yang ditemukan terluka belum dapat dimintai keterangan secara langsung. Polisi membutuhkan keterangan dari pihak yang terlibat untuk mengetahui secara pasti bagaimana peristiwa tersebut terjadi.

“Terkait kronologis dan motif masih kami dalami karena kedua korban belum bisa ditanya. Lalu terkait duel atau apa, belum bisa menentukan karena tidak ada saksi yang menyaksikan kejadian,” tutur Faruk.

Selain keterangan korban, polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, hanya AN dan DK yang terlihat berada di dalam ruangan saat kejadian. Namun, rekaman tersebut belum cukup untuk memastikan kronologi maupun motif peristiwa.

Karena itu, penyidik masih mengumpulkan bukti dan informasi tambahan untuk mengungkap secara utuh kejadian yang menyebabkan kedua pria tersebut mengalami luka parah.

Bercak Darah Ditemukan hingga Jalan

Sementara itu, Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan tersebut.

Sejumlah bercak darah ditemukan di sekitar lokasi yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Bercak darah tidak hanya terdapat di dalam kamar kontrakan, tetapi juga ditemukan hingga ke jalan di depan rumah warga.

Temuan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan Polres Cimahi untuk mengungkap kronologi dan motif di balik peristiwa berdarah yang menyebabkan AN meninggal dunia.

Polisi masih mendalami seluruh bukti yang ditemukan di lokasi serta menunggu kondisi DK memungkinkan untuk memberikan keterangan terkait kejadian tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

AN meninggal dunia Cimahi Selatan dua pria terluka Cimahi kasus penganiayaan Cimahi kontrakan Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi: Makna Kemerdekaan Bukan Sekadar Bebas dari Penjajahan

Jelang HUT RI ke-81, Warga Cikutra Bikin Terowongan Merah Putih Sepanjang 180 Meter

Viral Sisi Lain 17-an! Perayaan Kemerdekaan Tanpa Sekat ala Dunia vs Tenda Mewah Indonesia!

Warisan Miliarder Indonesia Terungkap, Empat Anak Michael Hartono Dapat Saham Rp52 Triliun

Pelecehan Seksual

Dipicu Masalah Uang, Ayah di Purwakarta Tega Siksa Anak Kandung

Geger! Dua Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan Cimahi, Leher Terluka Parah

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • FOTO: Lebih dari Sepak Bola: Momen Hangat Penuh Respek di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.