Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Senin, 26 Oktober 2026 20:28 WIB

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Senin, 26 Oktober 2026 19:29 WIB

Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026

Senin, 26 Oktober 2026 19:08 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi
  • Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana
  • Takut Malu Kena DNF? Mantan Miss Indonesia Diserbu Netizen Buntut Ricuh JRF 2026
  • Tak Mau Terlena! Dado Minta Persib Lupakan Kemenangan dan Fokus ke Melbourne
  • Bikin Napas Terengah! Intip Jadwal Super Padat Persib Bandung usai Tekuk Garudayaksa FC
  • Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta
  • BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Tahun Cair Lagi? Cek Fakta & Cara Akses Bansos Kemensos Pakai NIK KTP
  • Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 26 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jabar Terbanyak, Kemenko PM Bentuk Tim Khusus Razia Pesantren Ilegal

By SusanaRabu, 25 Juni 2025 09:45 WIB2 Mins Read
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin. (Foto: Rizal Fadillah/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) resmi membentuk tim khusus (timsus) untuk melakukan razia terhadap pesantren ilegal, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Langkah ini diambil sebagai bentuk penegakan tata kelola pesantren dan perlindungan terhadap ribuan pesantren resmi di Indonesia.

“Banyak pesantren palsu, dan terbanyak berada di Jawa Barat. Saya akan segera melakukan razia,” ujar Menko PM Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, usai menghadiri International Conference on The Transformation of Pesantren di Tanah Abang, Jakarta, Selasa malam (24/6/2025).

Tujuan Razia Pesantren Ilegal

Cak Imin menjelaskan bahwa razia ini bertujuan untuk menertibkan lembaga pendidikan berbasis pesantren yang tidak memiliki izin resmi serta beroperasi secara menyimpang. Ia menyebut, maraknya pesantren ilegal telah mencoreng citra lebih dari 39.000 pesantren resmi yang ada di seluruh Indonesia.

“Beberapa pesantren palsu ini menciptakan berita negatif yang berdampak pada nama baik pesantren secara umum,” tegasnya.

Selain itu, pesantren yang diduga melakukan praktik pengelolaan eksploitatif juga menjadi target operasi timsus.

“Saya dan teman-teman akan melakukan penyadaran dan razia untuk mengingatkan, karena kita tidak boleh diam melihat terjadinya penyelewengan,” ujarnya.

Koordinasi dengan Lembaga Terkait

Menko PM juga menegaskan bahwa sebagai menteri, ia akan menggunakan kewenangannya untuk memastikan penertiban pesantren ilegal berjalan efektif. Ia menyerukan agar Kementerian Agama, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum bekerja sama dalam registrasi dan verifikasi pesantren.

“Saya berharap semua pihak terlibat aktif dalam mencegah tumbuhnya pesantren ilegal yang seringkali mengeksploitasi kemiskinan untuk kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan pesantren,” imbuhnya.

Langkah Progresif untuk Reformasi Pesantren

Langkah pembentukan tim khusus ini sejalan dengan upaya transformasi pesantren sebagai lembaga pendidikan yang bersih, inklusif, dan profesional.

Pemerintah menekankan pentingnya pengawasan dan pembinaan agar keberadaan pesantren tetap menjadi pilar pendidikan dan moral bangsa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelaku Penganiayaan Suporter Persib di Bogor Ditangkap, Begini Kata Polisi

Badai PHK Hantam Jawa Barat, Sektor Garmen dan Otomotif Paling Merana

Daftar Lengkap Nominal PKH Tahap 4 2026: Dari Rp225 Ribu hingga Rp2,7 Juta

Dua Halte BRT Kiaracondong Disoroti, Jarak ke Rel Dinilai Terlalu Dekat

Rencana Skatepark Teuku Umar Bandung Picu Kekhawatiran soal Ruang Olahraga Anak

ilustrasi bansos

Modus Beli Rokok demi Kembalian Asli, Pengedar Uang Palsu Nyaris Diamuk Warga Ngamprah

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Delapan Mahasiswa di Bandung Diamankan Polisi Usai Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.