Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Banjir Hadiah Awal Pekan! Kode Redeem FF 4 Mei 2026 Resmi Rilis, Sikat SG2 Ungu dan Ribuan Diamond Gratis

Senin, 4 Mei 2026 07:23 WIB

Nonton di GBLA? Ini Area Tribun yang Tidak Bisa Diakses

Senin, 4 Mei 2026 06:00 WIB

Terungkap! Modus Telegram Misterius di Balik Link Video Viral ‘Bandar Bergetar’ Rp250 Juta

Senin, 4 Mei 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Hadiah Awal Pekan! Kode Redeem FF 4 Mei 2026 Resmi Rilis, Sikat SG2 Ungu dan Ribuan Diamond Gratis
  • Nonton di GBLA? Ini Area Tribun yang Tidak Bisa Diakses
  • Terungkap! Modus Telegram Misterius di Balik Link Video Viral ‘Bandar Bergetar’ Rp250 Juta
  • Jangan Salah Tempat! Begini Cara Tukar Tiket Persib vs PSIM 4 Mei 2026
  • HUT ke-40, PATELKI Tekankan Skrining Kesehatan Jadi Gaya Hidup Wajib
  • Resmi! BKPRMI Kabupaten Bandung Dilantik, Usung Visi Generasi Emas 2045
  • BREAKING! Persib Bandung Dikabarkan Gaet Winger Brasil dari Liga Kamboja
  • HATI-HATI! Link Video Bandar Batang Bergetar Bisa Jadi Jebakan Batman
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 4 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jampinang: Pohon Langka dari Nirwana, Simbol Hidup Pancasila di Arista Montana

By Aga GustianaRabu, 4 Juni 2025 08:52 WIB3 Mins Read
Ilustrasi Hari Bumi. (Foto: Pixabay/Nicky Pe)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah heningnya Megamendung, sebuah inisiatif konservasi dan pertanian organik bernama Arista Montana yang digagas Yayasan Paseban, menyoroti satu nama pohon yang menyimpan segudang makna: Pohon Jampinang. Pohon yang secara ilmiah dikenal sebagai Hopea sangal Korth ini, bukan sekadar flora langka, namun telah dijuluki sebagai Pohon Pancasila—sebuah julukan yang sarat akan nilai-nilai luhur dan filosofi kehidupan yang mendalam.

Pohon Jampinang, bagian dari keluarga Dipterocarpaceae yang kerabat dekat meranti, umumnya ditemukan di hutan tropis Asia Tenggara. Namun, keberadaannya di Pulau Jawa sangatlah langka, nyaris hanya tersisa dalam catatan herbarium. Hingga pada tahun 2002, keajaiban terjadi. Komunitas budaya Among Jitun berhasil menemukan kembali keberadaan pohon ini di kaki Gunung Arjuno, Pasuruan, Jawa Timur. Di sana, sebuah pohon Jampinang besar menjulang kokoh di atas mata air yang tak pernah kering, seolah menjadi simbol kesuburan, kesinambungan, dan aliran kehidupan yang tak pernah padam.
Lebih dari Sekadar Pohon: Narasi Spiritual dan Simbol Kehidupan

Kekuatan dan keistimewaan Pohon Jampinang tak hanya terletak pada kekokohan batangnya yang menjulang, atau akarnya yang diyakini tumbuh sebanding dengan tingginya, namun juga pada narasi metafisik yang melingkupinya. Konon, pohon ini bukan berasal dari bumi, melainkan dari Nirwana. Ia membawa pesan spiritual tentang “jampi-jampi” welas asih, wenang (kewenangan yang bijaksana), dan kesadaran baru Nusantara. Sebuah isyarat bahwa harmoni antara alam dan manusia dapat terjalin kembali, jika kita mampu membaca tanda-tanda zaman dan hidup selaras dengan nilai-nilai luhur.

Getah bening yang menetes dari batangnya, yang kemudian mengkristal dan memancarkan aroma menenangkan, seakan menjadi bahasa alam yang mengajak manusia untuk kembali hening. Mengundang kita merenung, menyadari bahwa kehidupan tak terpisahkan dari tanah, air, udara, dan roh penjaga semesta. Tak heran jika pada tahun 2018, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama komunitas Among Jitun dan Gerakan Ngertakeun Bumi Lamba, dengan mantap menetapkan pohon ini sebagai Pohon Pemersatu Bangsa, Pohon Pancasila.

Baca Juga:  Dari Tahura Dago, DPRD Jabar Ajak Warga Jaga Ekologi Paru-Paru Bandung Raya

Jampinang dan Sila-Sila Pancasila: Sebuah Refleksi Alam

Simbolisme ini semakin kuat jika kita mengamati karakter fisik Pohon Jampinang yang merefleksikan sila-sila Pancasila:

  • Akar yang menghujam dalam melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa, fondasi spiritual bangsa.
  • Batang yang tegak menggambarkan Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menjunjung tinggi martabat manusia.
  • Kanopi yang rindang menjadi simbol Persatuan Indonesia, tempat bernaung bagi semua.
  • Buah yang bermanfaat menginspirasi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, hasil dari musyawarah yang membawa kebaikan.
  • Ketangguhannya dalam mempertahankan kehidupan adalah wujud Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, semangat untuk mencapai kesejahteraan bersama.
Baca Juga:  Indramayu Jadi Percontohan Nasional Pertanian Organik, Sukses Panen Padi di Lahan 1000 Hektar

“Penanaman pohon ini bukan sekadar aksi ekologis, tetapi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai bangsa yang seringkali dilupakan dalam dinamika pembangunan modern,” ungkap Andy Utama, Pembina Yayasan Paseban.

Di Arista Montana, Jampinang tak hanya berfungsi sebagai ikon spiritual, namun juga ekologis, memperkuat gerakan pertanian organik dan konservasi yang berlandaskan kearifan lokal.

Baca Juga:  Peduli Konservasi Alam, Yayasan Paseban Bersama SLI UI Survei Keanekaragaman Hayati di Mega Mendung

Yayasan Paseban mengembangkan pertanian organik bukan sekadar untuk menghasilkan pangan sehat, melainkan sebagai sistem hidup yang menempatkan manusia dalam keterhubungan harmonis dengan tanah dan hutan. Dalam pandangan ini, hutan bukanlah sekadar sumber daya, melainkan ruang hidup bersama bagi segala makhluk, termasuk Pohon Jampinang, yang menjadi bagian integral dari tatanan semesta.

Kini, komunitas Among Jitun tak henti menyebarkan bibit Pohon Jampinang ke berbagai penjuru Nusantara. Pohon ini bukan lagi hanya saksi bisu zaman, namun telah bertransformasi menjadi benih harapan bagi kebangkitan spiritual dan ekologis bangsa. Dari kaki Gunung Arjuno, Jampinang kini tumbuh sebagai pelita zaman baru, penanda bahwa masa depan Nusantara akan kokoh berpijak pada akar tradisi, bertumbuh dalam nilai, dan berbuah pada peradaban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Arista Montana Ekologi Nusantara Hopea sangal Hutan Jawa jampinang Konservasi alam pertanian organik pohon pancasila Yayasan Paseban
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Game Free Fire

Banjir Hadiah Awal Pekan! Kode Redeem FF 4 Mei 2026 Resmi Rilis, Sikat SG2 Ungu dan Ribuan Diamond Gratis

Terungkap! Modus Telegram Misterius di Balik Link Video Viral ‘Bandar Bergetar’ Rp250 Juta

HATI-HATI! Link Video Bandar Batang Bergetar Bisa Jadi Jebakan Batman

Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’ Trending, Warganet Diminta Waspada

VIRAL! Link Video ‘Bandar Membara Bergetar’, Netizen Ramai Cari Tautan Asli

Jangan Lewatkan! Kode FF Sultan 3 Mei 2026 Banyak Hadiah Langka

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.