bukamata.id – Terletak di antara Bandung dan Jakarta, Purwakarta memang dikenal sebagai kota kecil yang strategis. Tapi jangan salah — kota ini menyimpan segudang kuliner legendaris yang siap memanjakan lidah siapa pun yang mampir!
Banyak orang yang sengaja berhenti sejenak di Purwakarta saat bepergian, bukan cuma untuk istirahat, tapi juga demi mencicipi hidangan khas yang menggoda. Nah, kalau kamu sedang berencana melewati kota ini, berikut lima rekomendasi kuliner legendaris Purwakarta yang sayang banget kalau dilewatin!
1. Sate Maranggi Hj. Yetty — Ikon Kuliner Purwakarta
Kalau ngomongin kuliner Purwakarta, nama Sate Maranggi Hj. Yetty pasti ada di urutan teratas. Berdiri sejak tahun 90-an, tempat ini selalu ramai pengunjung, apalagi di musim liburan dan mudik.
Baca Juga: Kulineran Seru di Kota Hujan! Ini 7 Rekomendasi Tempat Makan Hits di Bogor
Berlokasi di Jalan Raya Cibungur, Bungursari, tempatnya luas, nyaman, dan dilengkapi fasilitas seperti mushola dan area bermain anak. Satenya terkenal empuk, juicy, dan punya cita rasa bumbu khas yang meresap sampai ke dalam daging.
Harga per tusuknya sekitar Rp4.000-an, sedangkan paket keluarga dibanderol mulai Rp100 ribuan. Walau kini sudah punya banyak cabang, sensasi makan di lokasi aslinya tetap nggak tergantikan.
2. Soto Sadang — Legendaris Sejak 1974
Buat pencinta soto, Soto Sadang wajib banget masuk daftar kuliner yang harus dicoba. Berdiri sejak tahun 1974, soto ini dulunya dijual oleh Ambu Siti Fatimah di pinggir Jalan Raya Sadang. Kini, kamu bisa menemukannya di bawah jembatan layang Sadang, tepatnya di Kampung Cihideung, Mulyamekar, Babakancikao.
Kuahnya gurih dan kaya rempah, isiannya pun melimpah. Ada pilihan daging sapi, ayam, kaki sapi, babat, hingga campur. Seporsi dihargai sekitar Rp35.000, dan buka setiap hari dari pukul 07.00–21.00 WIB.
Baca Juga: Cicipi Lezatnya Kuliner Sukabumi, Ini 10 Makanan Tradisional yang Terkenal Enak!
3. Manisan Pala Wanayasa — Oleh-Oleh Favorit dari Purwakarta
Kalau suka yang segar dan manis, kamu wajib coba manisan pala dari Desa Wanayasa. Lokasinya sekitar 25 km dari pusat kota, ke arah Ciater. Di sekitar Situ Wanayasa, banyak penjual manisan pala, baik versi kering maupun basah.
Versi keringnya dibuat dengan perendaman garam dan pelapisan gula sebelum dijemur, sedangkan versi basah difermentasi dalam larutan gula yang menghasilkan rasa manis-asam khas. Selain enak, manisan pala ini juga dipercaya baik untuk kesehatan.
4. Peuyeum Bendul — Camilan Fermentasi Khas Purwakarta
Siapa bilang peuyeum cuma dari Bandung? Purwakarta juga punya versi khasnya, yaitu Peuyeum Bendul. Bentuknya panjang, berwarna putih, dan punya rasa asam manis yang unik. Terbuat dari singkong fermentasi, peuyeum ini cocok untuk camilan sore atau oleh-oleh perjalanan.
Dijual dalam kemasan praktis dan harga terjangkau, Peuyeum Bendul bisa dengan mudah kamu temukan di berbagai toko oleh-oleh sepanjang jalur Purwakarta.
Baca Juga: Wisata Kuliner Tasikmalaya 2025: 9 Tempat Makan Khas Sunda yang Wajib Dicoba
5. Es Ciming — Segarnya Legendaris Sejak 1970
Kalau siang hari Purwakarta sedang panas-panasnya, Es Ciming jadi penyelamat dahaga! Sudah eksis sejak tahun 1970, es ini masih digemari sampai sekarang.
Isinya terdiri dari cincau hitam, serutan kelapa, kacang hijau, es serut, sirup merah, dan susu kental manis — kombinasi segar yang sulit dilupakan. Kamu bisa menemukannya di Jalan Jenderal Sudirman No. 117, dekat Pasar Jumat. Harganya pun ramah di kantong, cocok buat siapa pun yang mau ngadem sambil nostalgia.
Penutup
Purwakarta bukan cuma tempat singgah di antara dua kota besar. Di balik ukurannya yang kecil, kota ini menyimpan pesona kuliner yang luar biasa — dari sate yang melegenda, soto hangat penuh rempah, sampai manisan dan es segar yang bikin rindu.
Jadi, kalau kamu lewat Purwakarta, jangan cuma berhenti buat isi bensin. Berhenti juga buat isi perut!
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










