Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Sabtu, 19 September 2026 09:23 WIB

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

Sabtu, 19 September 2026 09:18 WIB

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Sabtu, 19 September 2026 07:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia
  • Liburan Tanpa Ribet! 10 Destinasi Wisata Sukabumi Ini Bisa Dijangkau Cuma Naik Kereta Api
  • Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban
  • Persib vs Persijap Jepara, Bobotoh Bisa Nobar di 5 Lokasi Ini
  • Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula
  • Cristiano Ronaldo Kembali Masuk Skuad Timnas Portugal untuk UEFA Nations League
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawab Tantangan Digitalisasi Peran Apoteker, PHARCI Unpad Luncurkan Aplikasi Tanya Obat

By SusanaRabu, 25 Oktober 2023 17:16 WIB4 Mins Read
Aplikasi Tanya Obat.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pusat Unggulan Inovasi Pelayanan Kefarmasian Universitas Padjadjaran (PHARCI Unpad) dan PT Dienggo Kreasi Nusantara telah meluncurkan sebuah aplikasi bernama Tanya Obat.

Aplikasi ini hadir untuk menjawab berbagai tantangan di bidang kesehatan melalui upaya penguatan peran apoteker dengan memanfaatkan teknologi.

Founder Tanya Obat, Mariska Mahfud meyakini, jika aplikasinya ini akan berfokus pada konsultasi apoteker, peresepan, atau sekadar jual-beli obat dan belum mengakomodir layanan apoteker.

“Bedanya tanya obat dengan platform sejenis sebetulnya pertama dari tenaga kesehatannya yang memberikan kompetensinya atau keilmuannya,” ucap Mariska usai Talkshow dan Launching Aplikasi Tanya Obat di Ruang Auditorium Gedung Dekanat Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran, Jatinangor, Rabu (25/10/2023).

Dengan demikian, lanjut Mariska, peran apoteker sebagai tenaga kesehatan profesional lewat Tanya Obat akan memberi pengetahuan terkait manfaat dan risiko obat pada masyarakat.

“Jadi di kami akan real, dalam arti apotekernya pun real. Jadi kita menyediakan ruang untuk apoteker bisa melakukan telefarmasi yang mana memang saat ini juga menjadi salah satu kebutuhan dan juga di encourage sama kementrian bahwa tenaga farmasi ini juga harus melakukan telefarmasi,” tuturnya.

Baca Juga:  Super Simple, Ini 3 Resep Menu Sahur Serba Telur Cocok untuk Anak Kos

Mariska mengatakan, di tengah tantangan dalam isu kesehatan, Tanya Obat hadir melalui upaya penguatan peran apoteker dengan memanfaatkan teknologi. Pasalnya, apoteker adalah tenaga kesehatan dengan kompetensi di bidang kefarmasian yang berperan dalam perawatan pasien.

“Ketika user awam mau konsultasi, teknisnya tinggal klik chat tanya apoteker, jadi tidak harus beli obat dulu, dia hanya mau konsultasi silahkan. Teknis kedua, seandainya si user awam punya resep dia mau tebus, pasti kita arahkan ke apoteker dulu, jadi harus tanya dulu sama apotekernya,” katanya.

Menurutnya, apoteker menjadi salah satu kunci dalam pelayanan kesehatan karena berperan menjamin keamanan dan efektivitas pengobatan.

“Kita juga sudah menyediakan fitur obat untuk resep yang untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat saat ini, cuman memang untuk aplikasi penebusan resep saat ini kita juga masih sama-sama menunggu UU nya dari Kementerian Kesehatan, namun nati jika UU nya sudah jelas, kita pun sudah ready juga dan kita akan melayani obat resep,” terangnya.

Untuk itu, peningkatan penggunaan obat dan produk kesehatan perlu diiringi dengan peningkatan edukasi masyarakat untuk mencegah terjadinya penggunaan yang tidak tepat yang dapat membahayakan pengguna.

Baca Juga:  Lomba Tumpeng 17 Agustusan, Nih Resep Telur Balado Terenak

“Kita juga fokus pada masyarakat awam, karena miss informasi ini terjadinya di awam,” paparnya.

Mariska menyebut, saat ini sudah ada lima apotek yang tersebar di beberapa wilayah di Jawa barat yang telah bekerjasama dengan Tanya Obat.

“Cakupan kita nasional, cuman kita memang baru banget ini dan saat ini baru lima apotek yang bekerja sama dengan kami, ada di Bandung, Lampung, di Cirebon, jadi memang tersebar,” sebutnya.

Co-Founder Tanya Obat, Sova Dewi Alfian mengungkapkan, Tanya Obat merupakan one stop pharmacy yang menghadirkan pelayanan kefarmasian kepada pasien melalui penyediaan informasi obat secara visual dan tekstual dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti oleh pasien, serta fitur konsultasi apoteker untuk penggunaan obat yang lebih tepat.

Sova mengatakan, Tanya Obat menjadi media pembelajaran bagi apoteker dalam meningkatkan kompetensi dan berkontribusi dalam memberikan informasi kesehatan dalam fitur artikel populer.

“Motivasi terkuat untuk launching Tanya Obat adalah kita ingin meingkatkan peran apoteker di Indonesia, karena sekarang apoteker ini ditantang dengan digitalisasi, jadi sekarang apoteker langsung bisa berkomunikasi dengan pasien, jadi peran apoteker yang ingin kita kuatkan,” katanya.

Baca Juga:  Cara Membuat Kolak Ubi Ungu, Takjil yang Sering Diburu untuk Buka Puasa

Menurut Sova, hadirnya aplikasi Tanya Obat juga untuk melindungi masyarakat dari informasi-informasi yang tidak relevan.

“Sekarang keingintahuan masyarakat tentang informasi kesehatan itu sangat tinggi, jadi kita ingin melindungi masyarakat dari informasi-informasi yang tidak kredibel yang diberikan oleh orang yang tidak kompeten,” ungkapnya.

Sementara itu, CTO Tanya Obat, Septian Aji memastikan, seluruh apotek yang bekerja di Tanya Obat sudah mengantongi surat registrasi dan surat ijin praktik sebagai apoteker.

“Jadi memang sudah bidangnya, dan meminimalisir education eror,” ujarnya.

Aji mengatakan, untuk jam operasional sendiri diserahkan kepada masing-masing apoteker. Sehingga, para apoteker memiliki waktu tersendiri dalam melayani para pasien.

Untuk tarif konsultasi, Aji mengatakan, pihaknya mengikuti aturan yang telah disepakati oleh Asosiasi Profesi.

Aji menyebut, untuk pembelian obat nantinya bisa dikirim melalui kurir yang dipesan langsung oleh pasien sendiri.

“Dan kita kerjasama dengan 3PL, yang menyediakan gojek, dan lain-lain,” sebutnya.

Aji mengatakan, saat ini aplikasi Tanya Obat sudah bisa diunduh melalui PlayStore atau website.

“Untuk saat ini IOS belum, baru untuk website dan android, tapi untuk chat apoteker masih khusus di mobile,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

digitalisasi resep
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Dendam Masa Lalu Berujung Pengeroyokan, Jukir di Cileunyi Jadi Korban

Bukan Cuma Didenda, Pohon yang Ditebang di Bandung Harus Dikembalikan ke Lokasi Semula

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.