Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

5 Wisata Kuliner Legendaris dan Paling Dicari di Kuningan, Cocok untuk Lidah Pecinta Makanan Enak

Jumat, 9 Oktober 2026 02:00 WIB

10 Destinasi Wisata Kuningan Paling Hits dan Instagramable untuk Liburan Keluarga

Jumat, 9 Oktober 2026 01:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Siap-Siap! 4 Bantuan Pemerintah Masuk Periode Baru, Ada yang Dapat Rp900 Ribu

Kamis, 8 Oktober 2026 21:42 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 5 Wisata Kuliner Legendaris dan Paling Dicari di Kuningan, Cocok untuk Lidah Pecinta Makanan Enak
  • 10 Destinasi Wisata Kuningan Paling Hits dan Instagramable untuk Liburan Keluarga
  • Siap-Siap! 4 Bantuan Pemerintah Masuk Periode Baru, Ada yang Dapat Rp900 Ribu
  • 35.305 Jiwa di Bandung Barat Terdampak Kekeringan, Warga Mulai Kesulitan Air Bersih
  • Video Pesta Sabu Viral, 120 Warga Binaan Rutan Depok Dipindah ke Nusakambangan
  • Comeback Dramatis! Persib Bandung Sikat Port FC 3-1 di Laga Perdana Shopee Cup 2026
  • Perut Keroncongan Saat Hujan? Ini 4 Kuliner Hangat yang Bikin Nagih di Bandung
  • Dugaan Keracunan di 88 SEOUL 23 Paskal, Dinkes Temukan Masalah Higiene
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 9 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jelang Ramadhan, Peziarah TPU Semper Obati Kangen di Tengah Genangan Air

By Putra JuangRabu, 26 Februari 2025 11:15 WIB2 Mins Read
Seorang peziarah berdoa di atas makam keluarga yang terendam banjir, di TPU Semper. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menjelang Ramadhan 2025, para peziarah mulai memadati Taman Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta. Salah satunya TPU Semper, Cilincing, Jakarta Utara.

Di TPU Semper ini, terlihat beberapa area pemakaman yang terendam air, bahkan ada beberapa area pemakaman yang sudah menyerupai rawa. Bahkan, terlihat beberapa orang tua dan anak-anak yang sedang asyik memancing ikan di area makam yang tergenang itu.

Salah satu petugas makam di TPU Semper, Edi mengatakan bahwa kontur tanah yang cenderung rendah dan posisi makam yang dekat dengan sungai menyebabkan air cepat menggenang.

“Ini kan tanahnya rendah jadi air mudah sekali menggenang,” ucap Edi dikutip NU Online, Rabu (26/2/2025).

Baca Juga:  Bermain di Bulan Puasa, Pemain PSM Makassar Siap Berkompetisi!

Maisaroh, salah satu peziarah di TPU Semper, menyaksikan makam keluarganya terendam air. Dia mengaku khawatir terhadap makam keluarganya yang terendam, bahkan jika suatu saat makam itu menghilang.

Sementara untuk menyelamatkan makam keluarganya, Maisaroh mengaku masih belum memiliki biaya.

“Ya ada kekhawatiran, cuman dari segi biaya kalua mau ditinggikan juga nggak ada biayanya. Anak-anaknya juga jauh, ya tinggal keponakan saja (kami) berdua. Biayanya antara Rp2juta sampai Rp3juta,” katanya.

Meski begitu, Maisaroh memaklumi karena adanya musim hujan sehingga menjadi penyebab makam keluarganya terendam.

“Musim hujan jadi kuburanya kerendem. Yang dimakamkan di sini itu bapak, suami, adik, dan bibi. Yang tenggelam ini makam bibi, punya bapak yang di sebelah sana juga tenggelam tapi nggak seperti ini,” sebutnya.

Baca Juga:  Pemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini Tentukan Awal Ramadhan 2025

Lebih lanjut, Maisaroh mengungkapkan alasanya rutin ziarah. Menurutnya, ziarah adalah obat kangen kepada keluarga yang sudah meninggal.

“Ziarah itu obat kangen, karena kita juga merasa kangen. Kadang kita juga mimpiin minta ditengok dan minta didoain. Karena banyak kenangan ya semasa hidup,” ungkapnya.

​Peziarah lainnya, Harjo memiliki pandangan berbeda dengan Maisaroh, karena ia tak merasa khawatir makam keluarganya itu terendam air, tenggelam, bahkan hilang. Sebab, ia sudah percaya kepada petugas yang bertanggung jawab.

“Saya percaya kepada pengurus. Jadi setiap blok itu ada petugasnya, mereka mengurus dan bertanggung jawab, tidak akan hilang,” ujarnya.

Baca Juga:  Canggih! UEA Pakai Drone Berteknologi AI untuk Pantau Hilal Ramadhan

Harjo mengatakan bahwa ziarah menjelang Ramadhan sangat penting. Menurutnya, sebagai orang Islam wajib mendoakan orang yang sudah meninggal.

“Ya pentingnya ziarah sebelum bulan suci Ramadhan, kita sebagai kaum Muslimin, itu haditsnya jelas, insyallah doa kita sampai kepada almarhum yang di sana,” katanya.

Selain itu, Harjo merasakan kelegaan saat menjalankan ibadah puasa jika sudah berziarah terlebih dahulu.

“Sekarang kan menjelang Lebaran nih ya, jadi kita lebih afdhal mendoakan almarhum kemudian kita nanti berpuasa di bulan Ramadhan, jadi hati kita lega,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Ramadhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

5 Wisata Kuliner Legendaris dan Paling Dicari di Kuningan, Cocok untuk Lidah Pecinta Makanan Enak

10 Destinasi Wisata Kuningan Paling Hits dan Instagramable untuk Liburan Keluarga

Perut Keroncongan Saat Hujan? Ini 4 Kuliner Hangat yang Bikin Nagih di Bandung

Baru Bebas Bersyarat, Indra Kenz Kembali Dijemput dan Dipindahkan ke Lapas Tangerang

Gak Disengaja? Viral WNI Terciduk Kasih Makan Sampah ke Rusa di Jepang, Faktanya Bikin Tercengang

Viral Unggahan Celana Dalam Berwarna Merah Putih, Warganet Indonesia Geram

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
  • SEJARAH! Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.