Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026 21:35 WIB

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Selasa, 13 Oktober 2026 20:35 WIB

Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two

Selasa, 13 Oktober 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
  • Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!
  • Igor Tolic Soroti Kekuatan Cong Viettel, Persib Siapkan Strategi Khusus
  • Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa
  • Erick Thohir Buka Opsi Baru! Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan di Luar Jazirah Arab
  • Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 13 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jual Semua Aset untuk Pengobatan, Nunung Pilih Tinggal di Kos-kosan

By Aga GustianaRabu, 26 Februari 2025 18:29 WIB3 Mins Read
Nunung. (Foto: Tangkap layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komedian Nunug mengungkap alasan menjual semua aset dari hasil kerja kerasnya sebagai seniman. Kini ia bersama sang suami, Iyan Sambiran memilih tinggal di kos-kosan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

“Nggak lama (buat memutuskan) ya sudahlah kos aja yang penting urusan keluarga beres. Sudah hampir 7, 8 bulan,” kata Nunung saat menjadi bintang tamu Pagi Pagi Ambyar TransTV.

Alasan Nunung menjual semua asetnya karena untuk biaya pengobatan dan menghidupi keluarganya.

“Karena kebutuhan semakin banyak, saya berobat terus, saya berobat nggak boleh putus. Kan saya ada beberapa penyakit, berobat mahal banget, butuh obat, butuh hidup buat keluarga juga,” sambung dia dengan menahan tangis.

Sementara untuk biaya tinggal di kos-kosan, Nunung harus membayar Rp3,2 juta per bulannya. Kini aset Nunung hanya tinggal satu rumah yang berada di Solo, Jawa Tengah, itu pun untuk tempat tinggal keluarganya.

“Semua (aset dijual), yang di Solo juga dijual semua, yang banyak sebenarnya di Solo semua,” ungkap Nunung sambil meneteskan air mata.

Nunung juga menceritakan rumah terakhir yang ditempati bersama suami dan anak-anaknya di Jakarta. Di rumah tersebut, mereka sudah tinggal selama 9 tahun. Keputusan menjual aset itu hasil ngobrol Nunung dengan suaminya.

“Kalau suami sebetulnya ya, ‘Yang penting kamu bahagianya di mana saja’. Aku bilang, ‘Ya udah kita ngekos, kalau kita ngontrak, nanti kita pasti beli perabotan lagi, repot lagi pindah-pindahannya’, pikiran aku gitu. Kalau ngekos pikiran aku tinggal bawa baju aja, nggak usah bawa apa-apa. Kalau mau pindah-pindah enak, kalau kita bosan mau pindah-pindah lagi enak,” tutur Nunung.

Nunung juga mengungkapkan pendapat keluarganya di Solo saat dia memutuskan menjual semua asetnya.

“Ya mereka nggak bisa ngapa-ngapain. Mereka kan cuma, ‘Itukan punyanya Mama’, nggak ada yang larang. Mereka juga butuh, saya butuh berobat, berobat harus jalan terus nggak bisa putus,” ucap perempuan 61 tahun bernama lengkap Tri Retno Prayudati itu.

Sementara itu suami Nunung, Iyan Sambiran, mengatakan tinggal di kos adalah keputusan berat dan mereka harus beradaptasi.

“Ini sebenarnya sangat berat keputusan ini, saat kita ngekos berdua ada perubahan. Biasa keluarga ramai, ada cucu, kos berdua jadi kosong berdua aja di kamar. Kalau kita berdua di kamar akhirnya saya cari cara enaknya ajak jalan-jalan keliling,” kata Iyan Sambiran.

“Suasana kos emang nggak bagus kalau untuk tinggal bertahun-tahun, boring ya karena cuma ke kamar mandi dan tempat tidur saja. Kadang sedih, tapi mau gimana lagi, keadaan,” sambung Nunung.

Iyan Sambiran menambahkan, dia dan Nunung kuat menjalani kondisi saat ini.

“Ini yang harus dijalani. Inilah kehidupan, ada di bawah, atas, tengah, kita berusaha harus di tengah terus lebih baik daripada di atas terus, jatuhnya lebih sakit,” ucap Iyan Sambiran.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dari Sumedang Jadi Diva Dunia! Kisah Rahasia Rossa yang Jarang Orang Tahu!

Sasar Mahasiswa Jabar, inDrive Rampungkan Edukasi Keselamatan Berkendara ‘Drive Your Future Phase 2’

Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP

Harga Emas Antam Hari Ini 13 Oktober 2026 Anjlok Rp20.000, Cek Daftar Lengkap Semua Ukuran

Berusia Puluhan Tahun! Ini 12 Kuliner Legendaris Bekasi yang Paling Dicari Pemburu Cita Rasa

Liburan ke Sumedang? Ini 5 Tempat Wisata Instagramable, Ada Kastil Warna-Warni

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.