Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Satpol PP Kota Bandung Tindak 145 Pelanggar Perda, Denda Tembus Rp176,6 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 14:02 WIB

Mengenal Botok Pati! Dari Tersangka Jadi Pahlawan Rakyat, Bikin Pimpinan DPR Siap Mundur Demi RUU Perampasan Aset

Kamis, 27 Agustus 2026 13:56 WIB

PSSI Akhirnya Restui Persija vs Persib di SUGBK, Ini Alasan Laga Tetap Digelar

Kamis, 27 Agustus 2026 13:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Satpol PP Kota Bandung Tindak 145 Pelanggar Perda, Denda Tembus Rp176,6 Juta
  • Mengenal Botok Pati! Dari Tersangka Jadi Pahlawan Rakyat, Bikin Pimpinan DPR Siap Mundur Demi RUU Perampasan Aset
  • PSSI Akhirnya Restui Persija vs Persib di SUGBK, Ini Alasan Laga Tetap Digelar
  • Farhan Ungkap CFD dan Braga Beken Jadi Temuan BPK, Pemkot Bandung Kaji Agar Bisa Dibuka Lagi
  • Siap-siap Aturan Baru Beli LPG 3 Kg: Pakai Data Desil, Ini Daftar Tingkatannya
  • HTWF 2026 Digelar di Bandung, Dorong Medical Tourism dan Hadirkan Cek Kesehatan Gratis
  • Jakarta Memanas! 62 Aksi Demo Digelar Hari Ini, Ini 12 Tuntutan Massa
  • Jangan Sampai Telat! Kode Redeem Free Fire Terbaru, Hadiah M1887 Menanti
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 27 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Siap-siap Aturan Baru Beli LPG 3 Kg: Pakai Data Desil, Ini Daftar Tingkatannya

By Aga GustianaKamis, 27 Agustus 2026 13:17 WIB2 Mins Read
LPG 3 Kg. [Dok. Humas Pemprov Kaltim]
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Skema penyaluran tabung LPG 3 kg dipastikan bakal mengalami perombakan total agar lebih tepat sasaran. Pemerintah kini menggodok aturan pembatasan pembeli berbasis tingkatan ekonomi keluarga yang mengacu pada sistem desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Langkah penataan ini diambil menyusul pola konsumsi gas bersubsidi yang saat ini masih bisa diakses secara bebas oleh seluruh golongan masyarakat.

“Kita melihat bahwa pendistribusian LPG ini masih bersifat terbuka. Jadi, ini nanti yang akan kita atur. Yang dimaksud dengan bersifat terbuka bahwa pada hari ini sebenarnya LPG 3 kg itu masih bisa digunakan oleh semua kelas masyarakat. Ini nanti yang akan kita lakukan pengaturan,” ujar Laode, Kamis (27/8/2026).

Pilihan menggunakan indikator desil ditujukan untuk memetakan kondisi sosial-ekonomi penduduk ke dalam 10 tingkatan. Pemeringkatan tersebut diukur melalui variabel komprehensif, mencakup tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, kondisi fisik hunian, besaran daya listrik, hingga kepemilikan aset keluarga.

Baca Juga:  Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima

Struktur Pembagian Kategori Desil DTSEN:

  • Desil 1: Penduduk berstatus miskin ekstrem / tingkat kesejahteraan paling bawah.
  • Desil 2: Kelompok masyarakat kategori miskin.
  • Desil 3: Komunitas masyarakat hampir miskin.
  • Desil 4: Golongan warga rentan miskin.
  • Desil 5: Kelompok ekonomi menengah ke bawah.
  • Desil 6: Kelompok masyarakat ekonomi menengah.
  • Desil 7: Masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah.
  • Desil 8: Kelompok masyarakat menengah ke atas.
  • Desil 9: Masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tergolong tinggi.
  • Desil 10: Penduduk dengan status ekonomi paling mapan / kaya.
Baca Juga:  Gus Ipul Ajak Pemprov Jabar Perkuat Sinergi dan Akurasi Data Sosial Lewat DTSEN

Kepastian Pengguna dan Alternatif Energi

Mengenai batasan pasti kelompok mana saja yang diizinkan memboyong gas melon, otoritas terkait menegaskan bahwa rumusan resminya masih diproses bersama instansi teknis seperti BPS dan Pertamina. Publik diimbau tak berspekulasi dini sebelum keputusan formal diumumkan.

Penyetopan sistem penyaluran bebas ini dipicu oleh pembengkakan kuota konsumsi yang terus melampaui patokan APBN. Pada 2024, penyaluran menembus angka 8,23 juta metrik ton dari plafon 8,03 juta metrik ton. Kondisi berlanjut pada 2025 dengan realisasi 8,52 juta metrik ton melebihi batasan 8,17 juta metrik ton, sementara potensi pemakaian pada 2026 diproyeksikan melonjak hingga 8,6 juta metrik ton.

Baca Juga:  Cek Bansos Kemensos: Panduan Lengkap Mengetahui Status Penerima Bantuan Sosial

Sebagai langkah pendukung, sinkronisasi data terus digencarkan lewat perapihan data kependudukan bersama Dukcapil. Di samping itu, pengujian tabung alternatif berupa Compressed Natural Gas (CNG) ukuran 3 kg sebanyak 17 unit juga tengah berjalan di Lemigas guna menekan ketergantungan pada pasokan LPG.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

desil DTSEN LPG 3 kg
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kode Redeem FF

Jangan Sampai Telat! Kode Redeem Free Fire Terbaru, Hadiah M1887 Menanti

Harga Emas Antam Hari Ini 27 Agustus 2026 Anjlok, 1 Gram Turun Rp18 Ribu

Demo Jakarta

Senayan Berpotensi Macet Total! Pantau Titik Demo DPR Hari Ini Lewat Link CCTV Berikut

Dari Pelukan Ketakutan Sampai Ciuman Hangat: Momen Indah Jack Kembali ke Rimba!

WhatsApp Bawa Senjata Baru Lawan Penipu, Nomor Asing Kini Bisa Lebih Mudah Dikenali

Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Banjir Rezeki! Cara Klaim Saldo DANA Gratis 27 Agustus 2026 Hari Ini, Langsung Cair ke Dompet Digital

Terpopuler
  • Janji Penguatan UMKM Dipertanyakan di Tengah Masifnya Penertiban PKL Kota Bandung
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Lepas Saat Dijemur, Pitbull Ngamuk Serang Anak 9 Tahun di Arjasari Bandung
  • Loyalis Fanatik Mulai Tergerus, Warga Makin Berani Kritik Dedi Mulyadi!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.