Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sarapan di Bandung? 5 Tempat Makan Ini Punya Menu Unik, Harga Mulai Rp2.000

Jumat, 16 Oktober 2026 06:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026: Cek Penerima Lewat HP, Ada Bantuan hingga Rp2,7 Juta per Tahap

Jumat, 16 Oktober 2026 05:00 WIB

Jangan Cuma Lewat! 4 Tempat Sarapan di Purwakarta Ini Wajib Masuk Daftar Wisata Kuliner

Jumat, 16 Oktober 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sarapan di Bandung? 5 Tempat Makan Ini Punya Menu Unik, Harga Mulai Rp2.000
  • Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026: Cek Penerima Lewat HP, Ada Bantuan hingga Rp2,7 Juta per Tahap
  • Jangan Cuma Lewat! 4 Tempat Sarapan di Purwakarta Ini Wajib Masuk Daftar Wisata Kuliner
  • NIK KTP Bisa Dipakai Cek Bansos Oktober 2026, Ini Langkah dan Jadwal Penyalurannya
  • Bukan Sekadar Kuliner Biasa, 4 Tempat Makan Legendaris di Tasikmalaya Punya Resep Turun-Temurun
  • Masuk Desil 1–4 Belum Tentu Dapat Bansos, Begini Cara Cek PKH dan BPNT 2026
  • Generasi 2000-an Pasti Kenal! Sosok Cover Lagu MP3 Ini Meninggal Dunia
  • Viral Pemalakan Sopir di Bandung Barat, Royan Sulaeman alias Gayung Ditangkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 16 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Siap-siap Aturan Baru Beli LPG 3 Kg: Pakai Data Desil, Ini Daftar Tingkatannya

By Aga GustianaKamis, 27 Agustus 2026 13:17 WIB2 Mins Read
LPG 3 Kg. [Dok. Humas Pemprov Kaltim]
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Skema penyaluran tabung LPG 3 kg dipastikan bakal mengalami perombakan total agar lebih tepat sasaran. Pemerintah kini menggodok aturan pembatasan pembeli berbasis tingkatan ekonomi keluarga yang mengacu pada sistem desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Langkah penataan ini diambil menyusul pola konsumsi gas bersubsidi yang saat ini masih bisa diakses secara bebas oleh seluruh golongan masyarakat.

“Kita melihat bahwa pendistribusian LPG ini masih bersifat terbuka. Jadi, ini nanti yang akan kita atur. Yang dimaksud dengan bersifat terbuka bahwa pada hari ini sebenarnya LPG 3 kg itu masih bisa digunakan oleh semua kelas masyarakat. Ini nanti yang akan kita lakukan pengaturan,” ujar Laode, Kamis (27/8/2026).

Pilihan menggunakan indikator desil ditujukan untuk memetakan kondisi sosial-ekonomi penduduk ke dalam 10 tingkatan. Pemeringkatan tersebut diukur melalui variabel komprehensif, mencakup tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, kondisi fisik hunian, besaran daya listrik, hingga kepemilikan aset keluarga.

Baca Juga:  Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Juni 2026: Cek Besaran dan Syarat Penerima

Struktur Pembagian Kategori Desil DTSEN:

  • Desil 1: Penduduk berstatus miskin ekstrem / tingkat kesejahteraan paling bawah.
  • Desil 2: Kelompok masyarakat kategori miskin.
  • Desil 3: Komunitas masyarakat hampir miskin.
  • Desil 4: Golongan warga rentan miskin.
  • Desil 5: Kelompok ekonomi menengah ke bawah.
  • Desil 6: Kelompok masyarakat ekonomi menengah.
  • Desil 7: Masyarakat dengan tingkat ekonomi menengah.
  • Desil 8: Kelompok masyarakat menengah ke atas.
  • Desil 9: Masyarakat dengan tingkat kesejahteraan tergolong tinggi.
  • Desil 10: Penduduk dengan status ekonomi paling mapan / kaya.
Baca Juga:  Siap-siap! Bansos Kemensos Cair Februari 2026: Intip Skema Baru DTSEN dan Cara Cek Penerima Lewat HP

Kepastian Pengguna dan Alternatif Energi

Mengenai batasan pasti kelompok mana saja yang diizinkan memboyong gas melon, otoritas terkait menegaskan bahwa rumusan resminya masih diproses bersama instansi teknis seperti BPS dan Pertamina. Publik diimbau tak berspekulasi dini sebelum keputusan formal diumumkan.

Penyetopan sistem penyaluran bebas ini dipicu oleh pembengkakan kuota konsumsi yang terus melampaui patokan APBN. Pada 2024, penyaluran menembus angka 8,23 juta metrik ton dari plafon 8,03 juta metrik ton. Kondisi berlanjut pada 2025 dengan realisasi 8,52 juta metrik ton melebihi batasan 8,17 juta metrik ton, sementara potensi pemakaian pada 2026 diproyeksikan melonjak hingga 8,6 juta metrik ton.

Baca Juga:  Cara Cek dan Mengajukan Sanggah Desil NIK KTP Secara Mandiri Lewat Situs Resmi

Sebagai langkah pendukung, sinkronisasi data terus digencarkan lewat perapihan data kependudukan bersama Dukcapil. Di samping itu, pengujian tabung alternatif berupa Compressed Natural Gas (CNG) ukuran 3 kg sebanyak 17 unit juga tengah berjalan di Lemigas guna menekan ketergantungan pada pasokan LPG.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

desil DTSEN LPG 3 kg
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sarapan di Bandung? 5 Tempat Makan Ini Punya Menu Unik, Harga Mulai Rp2.000

Jangan Cuma Lewat! 4 Tempat Sarapan di Purwakarta Ini Wajib Masuk Daftar Wisata Kuliner

Bukan Sekadar Kuliner Biasa, 4 Tempat Makan Legendaris di Tasikmalaya Punya Resep Turun-Temurun

Generasi 2000-an Pasti Kenal! Sosok Cover Lagu MP3 Ini Meninggal Dunia

Colenak

Berburu Kuliner di Purwakarta? Ini 5 Makanan Tradisional yang Cocok Jadi Oleh-Oleh

Beda Kelas atau Beda Nasib? Aiswarya Bawa Pulang Mahkota, Reno Pulang Dihujat Satu Indonesia!

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.