Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik

Minggu, 23 Agustus 2026 14:40 WIB

72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 13:31 WIB

Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar

Minggu, 23 Agustus 2026 13:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik
  • 72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia
  • Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar
  • Thailand Kena Mental? Vietnam Curi Kemenangan 2-0 di Rajamangala, Comeback Jadi Misi Mustahil
  • Persib Mulai Panaskan Mesin! Igor Tolic Bongkar Kondisi Skuad Jelang Play-off ACL Two
  • Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN
  • Auto Cuan Hadiah! Kode Redeem Free Fire 23 Agustus 2026, Ada 50 Evolution Stone Menanti
  • Persib Mulai Serius! Klok Kirim Sinyal Bahaya untuk Manila Digger di ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jurus Jitu Kang DS Dongkrak Omzet UMKM: ASN Kabupaten Bandung Kini Jadi ‘Marketing’ Produk Lokal

By Aga GustianaSenin, 23 Februari 2026 19:13 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lesunya daya beli dan sulitnya pemasaran yang dihadapi pelaku IKM (Industri Kecil Menengah) serta pedagang pasar di Kabupaten Bandung memicu langkah nyata dari orang nomor satu di Bumi Penanjung. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, resmi menerbitkan instruksi khusus yang menyasar seluruh jajaran pegawai pemerintah untuk menjadi “motor penggerak” ekonomi lokal.

Melalui Surat Edaran (SE) Nomor: 500./006/0375/DISPERDAGIN tertanggal 23 Februari 2026, pria yang akrab disapa Kang DS ini meminta seluruh Kepala Perangkat Daerah, BUMD, hingga RSUD untuk mengubah pola belanja institusi maupun pribadi.

Surat Edaran Sebagai Bentuk Kehadiran Negara

Kebijakan ini lahir sebagai respon atas kondisi ekonomi yang menantang, di mana banyak pelaku usaha kecil mengeluhkan sepinya pembeli. Kang DS menegaskan bahwa optimalisasi produk lokal memerlukan dukungan nyata dari birokrasi, bukan sekadar imbauan lisan.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diimbau untuk mengutamakan produk/jasa IKM/UMKM lokal dalam setiap pelaksanaan kegiatan,” tegas Kang DS dalam keterangannya.

Instruksi ini mencakup penggunaan barang dan jasa lokal dalam setiap agenda kedinasan, selama standar harga, kualitas, dan ketersediaannya terpenuhi.

Dari Konsumsi Rapat Hingga Kebutuhan Dapur

Tak hanya untuk urusan kantor, Bupati Bandung juga mendorong adanya perubahan gaya hidup bagi para ASN. Berikut adalah poin-poin utama dalam instruksi tersebut:

  • Prioritas Pengadaan Kecil: Acara konsumsi rapat, pengadaan suvenir, hingga perlengkapan pelatihan wajib mengutamakan produk IKM/UMKM sesuai aturan perundangan.
  • Budaya Belanja Rakyat: Para pegawai diminta menghidupkan kembali keramaian di pasar-pasar tradisional.
  • “Membudayakan berbelanja di pasar rakyat, untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” harap Kang DS.

Bupati menekankan agar setiap pimpinan perangkat daerah mampu menggerakkan bawahannya untuk melaksanakan aturan ini dengan penuh tanggung jawab demi menjaga napas ekonomi rakyat kecil.

Dorongan dari Disperdagin

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menyebut bahwa sosialisasi masif terus dilakukan agar ASN terbiasa mengonsumsi produk lokal.

“Dengan adanya Surat Edaran ini membuktikan bahwa pemerintah hadir dan Pak Bupati Bandung peduli untuk membantu memasarkan dan menggunakan produk IKM/UMKM Kabupaten Bandung, juga mendorong ASN untuk belanja di pasar rakyat di tengah kondisi pasar dan IKM omsetnya menurun dan sepi,” ungkap Dicky.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kembali omzet para perajin dan pedagang pasar yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jelang Muktamar NU ke-35, PKB Kabupaten Bandung Gelar Mujahadah dan Tirakat Politik

72 Ribu Hektare Lebih Dilalap Api! Ini Daftar Wilayah dengan Karhutla Terluas di Indonesia

Arcamanik Membiru! Ratusan Warga Meriahkan Pesta Rakyat Demokrat Jabar

Bansos

Cek Bansos 2026 Lewat HP Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status dan Desil DTSEN

Dari Buruh Sawit ke Crazy Rich 100 Triliun: Alasan Haji Isam Ditunjuk Pimpin Pemadaman Karhutla Kalsel!

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.