Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat

Kamis, 4 Juni 2026 19:52 WIB

GBLA Dibongkar Total demi Standar Asia, Persib Bandung Bersiap Jadi Musafir?

Kamis, 4 Juni 2026 19:34 WIB

Meski Dunia Gelap Gulita, Mantan Musisi Ini Sukses Jadi Barista Handal, Omzet Jutaan!

Kamis, 4 Juni 2026 19:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat
  • GBLA Dibongkar Total demi Standar Asia, Persib Bandung Bersiap Jadi Musafir?
  • Meski Dunia Gelap Gulita, Mantan Musisi Ini Sukses Jadi Barista Handal, Omzet Jutaan!
  • Federico Barba Jadi Rebutan Klub Eropa, Sampdoria Siap Bajak Bek Andalan Persib
  • Rok Hijau Tosca Viral Jadi Buruan Warganet, Benarkah Ada Video 2 Menit 21 Detik?
  • The Real Mengayomi! Aksi Briptu Rifqi Sulap Kaum Marginal Jadi ‘Ganteng Maksimal’
  • Jadi Andalan Bojan Hodak, 5 Pemain Persib Ini Catat Menit Bermain Fantastis
  • Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jurus Jitu Kang DS Dongkrak Omzet UMKM: ASN Kabupaten Bandung Kini Jadi ‘Marketing’ Produk Lokal

By Aga GustianaSenin, 23 Februari 2026 19:13 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: dok Pemkab Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Lesunya daya beli dan sulitnya pemasaran yang dihadapi pelaku IKM (Industri Kecil Menengah) serta pedagang pasar di Kabupaten Bandung memicu langkah nyata dari orang nomor satu di Bumi Penanjung. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, resmi menerbitkan instruksi khusus yang menyasar seluruh jajaran pegawai pemerintah untuk menjadi “motor penggerak” ekonomi lokal.

Melalui Surat Edaran (SE) Nomor: 500./006/0375/DISPERDAGIN tertanggal 23 Februari 2026, pria yang akrab disapa Kang DS ini meminta seluruh Kepala Perangkat Daerah, BUMD, hingga RSUD untuk mengubah pola belanja institusi maupun pribadi.

Surat Edaran Sebagai Bentuk Kehadiran Negara

Kebijakan ini lahir sebagai respon atas kondisi ekonomi yang menantang, di mana banyak pelaku usaha kecil mengeluhkan sepinya pembeli. Kang DS menegaskan bahwa optimalisasi produk lokal memerlukan dukungan nyata dari birokrasi, bukan sekadar imbauan lisan.

“Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diimbau untuk mengutamakan produk/jasa IKM/UMKM lokal dalam setiap pelaksanaan kegiatan,” tegas Kang DS dalam keterangannya.

Instruksi ini mencakup penggunaan barang dan jasa lokal dalam setiap agenda kedinasan, selama standar harga, kualitas, dan ketersediaannya terpenuhi.

Dari Konsumsi Rapat Hingga Kebutuhan Dapur

Tak hanya untuk urusan kantor, Bupati Bandung juga mendorong adanya perubahan gaya hidup bagi para ASN. Berikut adalah poin-poin utama dalam instruksi tersebut:

  • Prioritas Pengadaan Kecil: Acara konsumsi rapat, pengadaan suvenir, hingga perlengkapan pelatihan wajib mengutamakan produk IKM/UMKM sesuai aturan perundangan.
  • Budaya Belanja Rakyat: Para pegawai diminta menghidupkan kembali keramaian di pasar-pasar tradisional.
  • “Membudayakan berbelanja di pasar rakyat, untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” harap Kang DS.

Bupati menekankan agar setiap pimpinan perangkat daerah mampu menggerakkan bawahannya untuk melaksanakan aturan ini dengan penuh tanggung jawab demi menjaga napas ekonomi rakyat kecil.

Dorongan dari Disperdagin

Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menyebut bahwa sosialisasi masif terus dilakukan agar ASN terbiasa mengonsumsi produk lokal.

“Dengan adanya Surat Edaran ini membuktikan bahwa pemerintah hadir dan Pak Bupati Bandung peduli untuk membantu memasarkan dan menggunakan produk IKM/UMKM Kabupaten Bandung, juga mendorong ASN untuk belanja di pasar rakyat di tengah kondisi pasar dan IKM omsetnya menurun dan sepi,” ungkap Dicky.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kembali omzet para perajin dan pedagang pasar yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bandung.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Detik-Detik Truk Tangki Terbakar di Cisumdawu, Arus Lalu Lintas Tersendat

Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Viral! Truk Box Tabrak Palang Pintu KA di Cimindi, Perlintasan Sempat Terganggu

Ogah Pikirkan Pemulihan Nama Baik Pasca-SP3, Erwin Pilih Pasrahkan Derajatnya pada Ketetapan Allah

Pasca-SP3 Kejari Bandung: Erwin Akui Tetap Kerja Senyap dan Langsung Sowan ke Pimpinan Pesantren

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.