Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga

Jumat, 18 September 2026 06:00 WIB

Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul

Jumat, 18 September 2026 05:00 WIB

Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972

Jumat, 18 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Destinasi Wisata Pilihan di Bandung Barat untuk Liburan Keluarga
  • Statistik Bicara! Teja Paku Alam Pimpin Rating Pemain Persib vs FC Seoul
  • Wajib Coba Saat ke Bandung! Cendol Legendaris Ini Sudah Ada Sejak 1972
  • Shin Tae-yong Buka Suara Jelang Persija vs Java United FC di Bali
  • Redmi Note 17 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Baterai 10.000 mAh
  • Resmi Meluncur, Ini Deretan Fitur Canggih One UI 9 di Jajaran Galaxy S26 Series Beserta Cara Instalasinya
  • Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kasus Covid-19 Naik di Singapura dan Thailand, Bagaimana Situasi di Indonesia?

By Aga GustianaSelasa, 20 Mei 2025 13:58 WIB2 Mins Read
Ilustrasi COVID-19. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa negara Asia Tenggara seperti Singapura dan Thailand, Indonesia dilaporkan masih dalam kondisi aman. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, dalam keterangan resminya, Selasa (20/5/2025).

Sebagai informasi, Singapura mencatat 14.200 kasus Covid-19 dalam sepekan, yakni sejak 27 April hingga 3 Mei 2025. Sementara itu, Thailand melaporkan 33.030 kasus, dengan 6.000 kasus terjadi di ibu kota Bangkok. Varian yang mendominasi di Singapura adalah LF.7 dan NB.1.8, keduanya merupakan turunan dari varian JN.1 yang dikenal lebih mudah menular.

Indonesia Masih Dalam Zona Aman

Meski dua negara tetangga mengalami lonjakan signifikan, Aji memastikan bahwa Indonesia tidak berada dalam kondisi serupa. Ia menegaskan bahwa sistem pengawasan dan respons pemerintah tetap berjalan optimal.

“Kondisi di Indonesia tetap aman. Surveilans penyakit menular, termasuk Covid-19, terus kami perkuat, baik melalui sistem sentinel maupun pemantauan di pintu masuk negara,” kata Aji.

Baca Juga:  Pemain Wolverhompton Iri ke Justin Hubner: 'Bisa Gak Saya Pindah ke Timnas Indonesia?'

Menurut Aji, peningkatan kasus di Singapura tergolong wajar karena termasuk pola musiman yang biasanya terjadi setiap tahun. Selain itu, varian yang beredar saat ini tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan yang mengkhawatirkan.

Baca Juga:  Prabowo Yakin Bisa Wujudkan Swasembada Pangan Paling Lambat 4-5 Tahun

“Lonjakan kasus Covid-19 di Singapura terjadi salah satunya karena menurunnya imunitas populasi,” ungkapnya.

Vaksinasi Booster Jadi Langkah Pencegahan Utama

Melihat kondisi regional, Kementerian Kesehatan tetap mengimbau masyarakat untuk waspada. Salah satu langkah yang dianjurkan adalah vaksinasi booster, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti lansia dan penderita penyakit komorbid.

“Terutama bagi mereka yang belum mendapatkannya atau kelompok rentan seperti lansia dan penderita komorbid,” ujar Aji.

Selain vaksinasi, masyarakat juga diimbau untuk kembali membiasakan protokol kesehatan dasar, seperti mencuci tangan, menggunakan masker ketika batuk atau pilek, serta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala flu atau infeksi saluran pernapasan.

Baca Juga:  Bikin Heboh! Penyanyi Keturunan Indonesia Sebut Batik ‘from Malaysia’ ke Ariana Grande

Langkah Pencegahan Tetap Diperkuat

Meski situasi masih terkendali, pemerintah terus memperkuat sistem deteksi dini. Pemantauan dilakukan baik melalui fasilitas kesehatan sentinel (pengamatan penyakit menular melalui sampel terbatas), maupun pengawasan di bandara dan pelabuhan internasional.

Langkah-langkah ini diambil sebagai antisipasi agar penyebaran varian baru tidak masuk dan menyebar di Indonesia, sekaligus untuk memastikan bahwa sistem kesehatan nasional tetap siap siaga menghadapi segala kemungkinan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Indonesia Kemenkes Singapura Thailand
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Lapas Sumedang

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.