Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Rabu, 12 Agustus 2026 05:00 WIB

Apple Bikin Gebrakan! 3 Produk Ultra Segera Meluncur, Ada iPhone Lipat

Rabu, 12 Agustus 2026 04:00 WIB

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Rabu, 12 Agustus 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos
  • Apple Bikin Gebrakan! 3 Produk Ultra Segera Meluncur, Ada iPhone Lipat
  • Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP
  • Klaim Saldo DANA Gratis Ratusan Ribu Hari Ini, Rabu 12 Agustus 2026: Intip Cara Cepat Tanpa Aplikasi Tambahan!
  • Klaim Skin Senjata dan Bundel Gratis! Daftar Kode Redeem FF Terbaru Rabu 12 Agustus 2026
  • 4 Toko Donat Enak di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Mulai Rp7 Ribuan!
  • Kembali Bertemu Manila Digger FC, Ini Jadwal Tanding Persib Bandung di Kualifikasi ACL Two
  • Mirip Zendaya, Dancer Asal Lombok Ini Punya Skill Silat bak Spider-Man
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebakaran di LA, Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang Jadi Faktor Penyebaran Titik Api

By Putra JuangSabtu, 11 Januari 2025 21:10 WIB2 Mins Read
Kondisi kebakaran dahsyat yang melanda Los Angeles, Amerika Serikat. (Foto: The Times)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebakaran Palisades dan Eaton menjadi bencana kebakaran hutan paling merusak di Los Angeles, Amerika Serikat sejak Selasa (7/1/2024).

Mengutip Reuters, kebakaran ini telah menelan 10 orang korban jiwa, 180.000 orang dievakuasi, serta menghanguskan lebih dari 10.000 bangunan.

Secara keseluruhan, ada lima titik kebakaran yang terjadi di Los Angeles, California Selatan, Amerika Serikat. Dari kelima peristiwa kebakaran, kebakaran Palisades dan Eaton menjadi yang terbesar dan merusak lebih dari 90 persen.

Salah satu faktor yang membuat kebakaran ini dapat menyebar dengan cepat adalah bertiupnya angin kencang Santa Ana dan cuaca musim dingin yang kering.

Menurut koresponden Vox tentang sains di Washington DC, Umair Irfan, angin Santa Ana sebenarnya merupakan fenomena tahunan bertiupnya angin kencang yang terjadi pada musim dingin.

“Tahun ini, anginnya sangat kencang, dengan hembusan angin mencapai 100 mil per jam. Itu sebagian karena sistem tekanan tinggi yang tertahan di atas pegunungan yang membantu menekan lebih banyak udara ke luar dan ke arah barat menuju kota, dan menambah hembusan angin tambahan,” kata Umair dikutip dari Science Friday, Sabtu (11/1/2025).

Selain bertiupnya angin musim dingin yang sangat kencang, kondisi vegetasi yang kering juga menjadi faktor api mudah menjalar. Padahal pada 2024 lalu, musim dingin dinilai lebih basah sehingga banyak rumput dan semak yang tumbuh pesat.

Banyaknya rumput dan semak yang telah tumbuh dan mengering, juga menjadi faktor yang membuat hutan-hutan di Los Angeles mudah dilalap api. Meskipun ribuan petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan dan berjibaku berhari-hari, api masih belum dapat dipadamkan.

Kondisi cuaca dan dampak langsung dari perubahan iklim diperkirakan akan memicu kebakaran yang terus meluas selama beberapa hari ke depan.

Kebakaran Palisades antara Santa Monica dan Malibu di sisi barat kota dan Kebakaran Eaton di sisi timur dekat Pasadena merupakan kebakaran besar dalam sejarah Los Angeles yang menghabiskan lebih dari 34.000 hektar lingkungan dan mengubahnya menjadi abu.

Perusahaan Perkiraan Cuaca Swasta AccuWeather memperkirakan kerusakan dan kerugian ekonomi mencapai $135 miliar hingga $150 miliar, menandakan pemulihan yang sulit dan melonjaknya biaya asuransi pemilik rumah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat angin kencang Cuaca Ekstrem kebakaran LA los angeles
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

PKH dan BPNT Agustus 2026 Cair! Begini Cara Cek Status Penerima Bansos

Bansos Ibu Hamil 2026 Cair Rp750 Ribu! Cek Penerima PKH Pakai NIK KTP

Niat Cari Untung Malah Dikejar Debt Collector: Gadis Ciamis Kena Tipu Investasi Bodong Berkedok Paylater

Anggaran RTH Bandung ‘Bolong’, Akademisi Soroti Putusnya Rantai RPJMD hingga APBD

Skandal ‘Suap Seksual’ Guncang Sepak Bola Korea Selatan: KFA Diduga Fasilitasi Panti Pijat untuk Wasit Asing

Ganti Pohon yang Ditebang di Jalan Riau, Pemkot Bandung Siapkan 10 Mahoni Setinggi 5 Meter

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.