Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal

Minggu, 28 Juni 2026 01:00 WIB

Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia

Sabtu, 27 Juni 2026 21:53 WIB

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Sabtu, 27 Juni 2026 21:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal
  • Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia
  • Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius
  • Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis
  • Siap-siap Begadang! Ini Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Minggu 28 Juni 2026 di TVRI
  • Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha
  • Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya
  • Nestapa Wakil Timur Tengah di Piala Dunia 2026: Gagal Total di Fase Grup, Jadi Bulan-bulanan Netizen Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kebakaran di LA, Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang Jadi Faktor Penyebaran Titik Api

By Putra JuangSabtu, 11 Januari 2025 21:10 WIB2 Mins Read
Kondisi kebakaran dahsyat yang melanda Los Angeles, Amerika Serikat. (Foto: The Times)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kebakaran Palisades dan Eaton menjadi bencana kebakaran hutan paling merusak di Los Angeles, Amerika Serikat sejak Selasa (7/1/2024).

Mengutip Reuters, kebakaran ini telah menelan 10 orang korban jiwa, 180.000 orang dievakuasi, serta menghanguskan lebih dari 10.000 bangunan.

Secara keseluruhan, ada lima titik kebakaran yang terjadi di Los Angeles, California Selatan, Amerika Serikat. Dari kelima peristiwa kebakaran, kebakaran Palisades dan Eaton menjadi yang terbesar dan merusak lebih dari 90 persen.

Salah satu faktor yang membuat kebakaran ini dapat menyebar dengan cepat adalah bertiupnya angin kencang Santa Ana dan cuaca musim dingin yang kering.

Baca Juga:  Hengky Kurniawan Tetapkan Status Darurat Bencana Imbas Kebakaran TPA Sarimukti

Menurut koresponden Vox tentang sains di Washington DC, Umair Irfan, angin Santa Ana sebenarnya merupakan fenomena tahunan bertiupnya angin kencang yang terjadi pada musim dingin.

“Tahun ini, anginnya sangat kencang, dengan hembusan angin mencapai 100 mil per jam. Itu sebagian karena sistem tekanan tinggi yang tertahan di atas pegunungan yang membantu menekan lebih banyak udara ke luar dan ke arah barat menuju kota, dan menambah hembusan angin tambahan,” kata Umair dikutip dari Science Friday, Sabtu (11/1/2025).

Baca Juga:  BPBD Catat 23 Desa di Kabupaten Sukabumi Terdampak Banjir hingga Pergerakan Tanah

Selain bertiupnya angin musim dingin yang sangat kencang, kondisi vegetasi yang kering juga menjadi faktor api mudah menjalar. Padahal pada 2024 lalu, musim dingin dinilai lebih basah sehingga banyak rumput dan semak yang tumbuh pesat.

Banyaknya rumput dan semak yang telah tumbuh dan mengering, juga menjadi faktor yang membuat hutan-hutan di Los Angeles mudah dilalap api. Meskipun ribuan petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan dan berjibaku berhari-hari, api masih belum dapat dipadamkan.

Kondisi cuaca dan dampak langsung dari perubahan iklim diperkirakan akan memicu kebakaran yang terus meluas selama beberapa hari ke depan.

Baca Juga:  New York Dilanda Kebakaran Hutan Dahsyat, Status Darurat Diberlakukan

Kebakaran Palisades antara Santa Monica dan Malibu di sisi barat kota dan Kebakaran Eaton di sisi timur dekat Pasadena merupakan kebakaran besar dalam sejarah Los Angeles yang menghabiskan lebih dari 34.000 hektar lingkungan dan mengubahnya menjadi abu.

Perusahaan Perkiraan Cuaca Swasta AccuWeather memperkirakan kerusakan dan kerugian ekonomi mencapai $135 miliar hingga $150 miliar, menandakan pemulihan yang sulit dan melonjaknya biaya asuransi pemilik rumah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Amerika Serikat angin kencang Cuaca Ekstrem kebakaran LA los angeles
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Lari ke Berbagai Daerah demi Kelabuhi Petugas, Taufik Hidayat Sempat Menggelandang dan Tidur di SPBU

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.