Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Wajib Coba! 5 Kuliner Legendaris Indramayu Ini Siap Manjakan Lidah dan Bikin Ketagihan

Minggu, 4 Oktober 2026 06:00 WIB

Jarang Diketahui Orang, 7 Tempat Wisata Indramayu Ini Siap Bikin Liburan Akhir Pekanmu Makin Berkesan

Minggu, 4 Oktober 2026 02:00 WIB
Bansos

Awas Link Palsu! Begini Cara Resmi Cek Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu Tanpa Perlu Daftar Mandiri

Minggu, 4 Oktober 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Wajib Coba! 5 Kuliner Legendaris Indramayu Ini Siap Manjakan Lidah dan Bikin Ketagihan
  • Jarang Diketahui Orang, 7 Tempat Wisata Indramayu Ini Siap Bikin Liburan Akhir Pekanmu Makin Berkesan
  • Awas Link Palsu! Begini Cara Resmi Cek Bantuan Subsidi Upah Rp900 Ribu Tanpa Perlu Daftar Mandiri
  • Bukan Karena Lemah, Ini Alasan Strategis Kenapa Thailand Sengaja Lepas Kemenangan Lawan Filipina
  • Jalur Penghubung Kawali-Sukadana Ciamis Lumpuh Total Usai Tebing Longsor 100 Meter, Irigasi Ikut Jebol
  • Kasus Tidak Unsur Pidana? Begini Akhir Tragis Dugaan Pungli Alkid Jogja yang Bikin Netizen Geram!
  • Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total
  • Diabaikan Negara Sendiri? Viral Cerita Atlet Indonesia Peraih 60 Medali Hasil Dukungan Sponsor Luar Negeri
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 4 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Persib

Ketua Viking Tak Setuju Pelaku Perusakan Fasilitas GBLA Dihukum Pidana

By Aga GustianaRabu, 28 Mei 2025 18:04 WIB2 Mins Read
Oknum Bobotoh rusak fasilitas Stadion GBLA. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Insiden perusakan fasilitas Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) beberapa waktu lalu menuai perhatian serius dari komunitas suporter Persib, Viking Persib Club.

Ketua Viking, Tobias Ginanjar, menegaskan bahwa aksi merusak fasilitas umum, khususnya stadion GBLA, tidak dapat dibenarkan. Ia menyebut GBLA sebagai simbol kebanggaan warga Bandung yang seharusnya dijaga, bukan dihancurkan.

“Kami di Viking tidak pernah membenarkan tindakan merusak fasilitas umum, apalagi GBLA yang menjadi simbol kebanggaan warga Bandung. Ini harus kita rawat bersama,” tegas Tobias dalam pernyataan resminya, Rabu (28/5/2025).

Tobias juga menyinggung bahwa fenomena serupa bukan hal asing dalam dunia sepak bola global. Ia mencontohkan kejadian baru-baru ini di Hamburg, Jerman. Namun, ia menilai kultur sepak bola di Indonesia belum cukup dewasa untuk merespons ekspresi spontan suporter tanpa menimbulkan polemik.

Baca Juga:  Jadwal Piala Presiden 2025: Persib vs Dewa United dan All Star vs Arema Tayang Hari Ini

“Di negara lain, kejadian seperti ini juga terjadi. Tapi memang secara kultur, masyarakat Indonesia belum bisa menerima, sehingga memunculkan banyak reaksi marah dan perdebatan,” katanya.

Meski menyesalkan insiden tersebut, Tobias menyatakan bahwa pihaknya kurang sepakat jika penyelesaian dilakukan melalui jalur hukum pidana. Menurutnya, pendekatan pidana bukan solusi jera yang efektif dan bisa menciptakan stigma baru tanpa menyelesaikan akar persoalan.

Baca Juga:  Saling Sikut di Bursa Transfer: Persija, Persib, dan Persebaya Rebutan 'Permata' Argentina dan Kolombia

“Kalau penyelesaiannya dipaksakan lewat jalur pidana, kami kurang sepakat. Bukan berarti kami membela, tapi karena kami merasa itu bukan cara yang paling tepat. Tidak semua pelaku kejahatan jera hanya karena masuk penjara. Ada yang berkali-kali dipidana tapi tetap mengulang,” jelasnya.

Sebagai alternatif, Viking mendukung penyelesaian melalui sanksi sosial dan mekanisme ganti rugi atas kerusakan yang ditimbulkan. Tobias menilai pendekatan ini lebih mendidik dan memberi ruang bagi pelaku untuk bertanggung jawab.

Baca Juga:  Semua Laga Final! Marc Klok Bikin Pernyataan Keras Jelang Duel Persib

“Kami mendukung penyelesaian dengan cara ganti rugi. Apa yang dirusak bisa diganti, dan itu lebih mendidik. Tapi tidak dengan hukuman pidana,” tutupnya.

Pernyataan Tobias ini mencerminkan keresahan sekaligus harapan dari komunitas suporter agar insiden serupa tidak terulang dan penanganannya mengedepankan pendekatan restoratif, bukan hanya hukuman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Persib Bandung Stadion GBLA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ujian Kedalaman Skuad Persib di Oktober 2026: 7 Laga Padat Bikin Maung Bandung Wajib Rotasi Total

GBLA Belum Siap, 3 Pertandingan Persib Oktober Digelar di Si Jalak Harupat

Stadion GBLA Masih Direnovasi, Persib Bandung Kembali Berpindah Markas ke SJH

Misi Persib Taklukkan ASEAN Dimulai, Peralta Soroti Ketatnya Persaingan Grup B

Jelang Port FC vs Persib, Maung Bandung Dihadapkan pada Ancaman Bruno Moreira

Catat Jadwal Persib Oktober 2026, Maung Bandung Tampil di 3 Kompetisi

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.