Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal

Senin, 3 Agustus 2026 07:08 WIB

Prediksi Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026: Momentum Skuad Garuda Jegal Langkah Golden Star Warriors

Senin, 3 Agustus 2026 06:43 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026

Senin, 3 Agustus 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal
  • Prediksi Indonesia vs Vietnam Piala AFF 2026: Momentum Skuad Garuda Jegal Langkah Golden Star Warriors
  • Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kisah Dika, Bocah Banjaran Penangkap Ular: Nyali Besar Demi Uang Jajan

By SusanaSelasa, 30 Desember 2025 10:17 WIB3 Mins Read
Muhammad Nandika Saepulloh, bocah penangkap ular asal Banjaran. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di usianya yang masih sangat belia, Muhammad Nandika Saepulloh telah menunjukkan keteguhan hati yang jarang ditemui.

Bocah 11 tahun asal Banjaran, Kabupaten Bandung, ini mendadak menjadi perhatian publik setelah kisah kesehariannya berburu ular demi uang jajan dan membantu perekonomian keluarga viral di media sosial.

Dika, sapaan akrabnya menghabiskan hari-harinya menyusuri sawah, kebun, dan pematang yang lembap di sekitar tempat tinggalnya.

Berbekal keberanian, naluri bertahan, serta pengetahuan dasar tentang reptil, ia mencari ular yang bersembunyi di balik lumpur dan rerumputan. Aktivitas tersebut telah ia jalani selama kurang lebih lima bulan terakhir.

Dijual ke Tetangga, Penghasilan Capai Rp50 Ribu per Hari

Setiap ular yang berhasil ditangkap tidak disimpan lama. Dika menjual hasil buruannya kepada seorang tetangga bernama Moel, yang dikenal sebagai pawang ular sekaligus pemerhati satwa reptil. Jenis ular yang ditangkap pun beragam, mulai dari sanca, ular koros, hingga ular pucuk.

Pendapatan yang diperoleh Dika bervariasi. Dalam sehari, ia bisa mengantongi uang antara Rp10 ribu hingga Rp50 ribu, tergantung jumlah dan jenis ular yang didapat.

Keberanian bocah sekolah dasar ini membuat warga sekitar takjub. Meski terlihat ekstrem, Dika tidak bertindak asal-asalan. Ia mendapat arahan langsung dari Moel tentang cara membedakan ular berbisa dan tidak berbisa, sekaligus memahami risiko yang mungkin terjadi.

“Kalau ular berbisa, saya tidak izinkan disentuh. Dia hanya boleh melihat dan belajar,” ujar Moel.

Ketertarikan Dika terhadap dunia ular bermula secara tak sengaja. Saat sedang memancing belut di sawah, ia melihat Moel tengah memandikan seekor ular kadut. Rasa penasaran membuatnya mendekat, mengamati, hingga akhirnya mencoba memegang ular tersebut di bawah pengawasan.

Uang hasil berburu ular tidak hanya dipakai Dika untuk jajan. Sebagian besar ia serahkan kepada sang ibu guna membantu kebutuhan rumah tangga dan mencukupi keperluan tiga adiknya. Ayah Dika bekerja sebagai buruh bangunan, sementara ibunya berjualan perabotan rumah tangga.

Di balik kegigihannya, tersimpan kisah lain yang menyentuh. Dika diketahui tidak lagi bersekolah. Ia seharusnya duduk di bangku kelas 5 SD, namun berhenti sekolah sejak kelas 4 setelah sempat berpindah sekolah. Dugaan perundungan disebut menjadi salah satu alasan ia enggan kembali ke sekolah.

Didatangi Panji Petualang dan Dede Inoen

Kisah Dika menarik perhatian pawang ular sekaligus konten kreator edukasi satwa, Panji Petualang, serta Dede Inoen. Keduanya turun langsung menemui Dika di Banjaran.

Panji Petualang memberikan edukasi penting terkait bahaya menangani ular sembarangan, terutama bagi anak-anak. Ia menegaskan bahwa ular merupakan satwa liar yang tidak mudah diprediksi.

Terima Beasiswa Pendidikan, Simpan Cita-Cita Jadi Polisi

Selain edukasi, Dika juga menerima bantuan santunan dan beasiswa pendidikan dari Tuku Emas Bandung. Bantuan tersebut diharapkan bisa membuka kembali akses pendidikan bagi Dika.

Di tengah keterbatasan hidup, Dika menyimpan mimpi sederhana namun mulia. Ia bercita-cita menjadi seorang polisi.

Kisah Dika bukan sekadar tentang keberanian menangkap ular, tetapi potret nyata keteguhan seorang anak yang berjuang demi keluarga, sekaligus pengingat bahwa masa depan anak-anak membutuhkan perhatian dan perlindungan bersama.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak berani tangkap ular bocah penangkap ular Dika Banjaran kisah viral media sosial Panji Petualang
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Korban Salah Sasaran, Santri di Karawang Dianiaya hingga Alami Luka Bakar Usai Dituduh Begal

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Jangan Sampai Gagal Cair! Ini Cara Mudah Ambil Bansos PKH, BPNT, dan Beras Agustus 2026

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.