bukamata.id – Peran marbot serta pengurus masjid sering kali luput dari sorotan publik, padahal mereka adalah garda terdepan yang memastikan rumah ibadah tetap bersih, nyaman, dan hidup bagi masyarakat. Sebagai bentuk penghargaan nyata atas dedikasi tanpa kenal lelah tersebut, AQUA kembali berkolaborasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) untuk memberangkatkan puluhan marbot dan pengurus masjid menunaikan ibadah umroh.
Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, inisiatif sosial ini telah sukses memberangkatkan total 70 penggerak masjid dari berbagai penjuru nusantara. Berdasarkan data Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama, saat ini ada lebih dari 710 ribu masjid dan mushola terdaftar di Indonesia. Di balik masifnya angka tersebut, para marbot mendedikasikan waktu dan tenaga demi merawat pusat kegiatan umat tersebut.
Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, yang diwakili oleh K.H. Bukhori Sail Al-Tahiri, Lc., M.A selaku Kepala Bidang Penyelenggara Peribadatan BPMI, menyambut hangat keberlanjutan program mulia ini.
“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam program ini, baik dari unsur swasta maupun organisasi keumatan, yang memiliki semangat yang sama untuk memakmurkan masjid dan memuliakan para penggeraknya. Pengabdian para marbot dan pengurus masjid adalah inspirasi yang patut kita teladani bersama. Dari ketulusan mereka, kita diingatkan bahwa terdapat keberkahan dalam setiap upaya kita untuk berlomba-lomba menghadirkan kebaikan bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.
Sekretaris Jenderal DMI Pusat, Dr. H. Rahmat Hidayat, SE., MT., menegaskan bahwa kemitraan strategis ini dirancang untuk memberikan dampak langsung kepada ekosistem masjid.
“DMI memiliki perhatian besar untuk mendorong masjid agar semakin berdaya dan mampu menjalankan peran secara lebih luas di tengah masyarakat. Dalam hal ini, kemitraan dengan AQUA dapat memperkuat gerakan melalui program yang konkret dan menyentuh langsung mereka yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi. Kami melihat bahwa perhatian kepada marbot dan pengurus masjid tidak hanya penting sebagai bentuk penghargaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan peran masjid sebagai ruang pelayanan, pembinaan, dan penguatan umat,” ungkapnya.
Bagi sebagian besar penggerak masjid, impian berkunjung ke Baitullah adalah anugerah besar yang jarang terbayangkan. Melalui fasilitasi ini, para peserta mendapatkan kesempatan emas untuk merasakan perjalanan spiritual yang mendalam.
General Secretary Director Danone Indonesia, Agung Laksamana, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud komitmen jangka panjang perusahaan untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat luas.
“Bagi AQUA, kemitraan ini menjadi ruang untuk terus hadir membawa nilai yang menyejukkan bagi masyarakat melalui dukungan yang dapat dirasakan langsung oleh umat. Kami percaya bahwa pemberdayaan umat membutuhkan kolaborasi yang tulus dan berkelanjutan, sehingga AQUA berkomitmen untuk terus berjalan bersama berbagai mitra, termasuk organisasi keumatan, lembaga masjid, dan komunitas, dalam menghadirkan inisiatif yang memperkuat peran sosial masjid serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” tutur Agung.
Menyambung sinergi bersama AQUA tersebut, Sekretaris Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Jawa Barat, H. Lutfi Hermawansyah, M.M., menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian DMI bersama PT Tirta Investama (AQUA) untuk merangkul para garda terdepan masjid yang sebelumnya mungkin tidak pernah membayangkan memiliki kesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci.
“Jawa Barat mendapatkan kuota 17 orang dari total keseluruhan jemaah yang diberangkatkan, yang mencakup perwakilan dari Bogor, Sukabumi, Cianjur, Subang, Garut, serta Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Para marbot yang terpilih ini telah melalui proses seleksi yang ketat dan selektif untuk mengapresiasi kinerja serta prestasi mereka di masjid masing-masing,” ujar H. Lutfi Hermawansyah.
Lebih lanjut, H. Lutfi menegaskan bahwa pandangan terhadap seorang marbot kini sudah mengalami pergeseran signifikan ke arah yang lebih profesional. Dalam manajemen modern masjid, marbot tidak lagi dipandang sebelah mata atau sekadar disamakan dengan tenaga cleaning service biasa.
“Marbot bukan hanya tentang menjaga kebersihan fisik masjid, tetapi mereka juga paham tentang kesucian, menguasai bidang kelistrikan dan tata suara (sound system), bahkan ada yang merangkap sebagai imam di masjidnya. Mereka memegang tanggung jawab besar dan tepat waktu dalam mengelola operasional harian masjid. Ke depan, DMI bahkan memiliki pemikiran untuk merintis sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) khusus bagi marbot, melengkapi sertifikasi untuk imam dan khotib,” tambahnya.
Kebahagiaan yang mendalam turut dirasakan oleh Abdul Muaz, salah satu peserta rombongan umroh asal Bogor yang mewakili masjid di kawasan Jawa Barat.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur diberi kesempatan untuk berangkat umroh ke Baitullah. Perjalanan ini menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi kami, terlebih karena seluruh kebutuhan telah dipersiapkan dengan begitu baik, mulai dari telekomunikasi hingga keperluan sehari-hari. Dengan semua dukungan tersebut, kami bisa berangkat dengan hati yang tenang dan lebih fokus beribadah di Tanah Suci,” ucapnya penuh haru.
Selain program pemberangkatan umroh, sinergi antara AQUA, DMI, dan BPMI juga mencakup berbagai bidang lain seperti pengembangan ekonomi umat, inisiatif Masjid Hijau dan Sehat, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis masjid. Di luar kolaborasi ini, AQUA secara konsisten turut menggandeng organisasi Islam besar seperti PBNU, PP Muhammadiyah, serta jaringan pesantren di nusantara demi memperluas jangkauan kebaikan yang berkelanjutan.
“Bagi kami, program ini diharapkan dapat menjaga semangat kebaikan agar terus tumbuh dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal spiritual yang meneguhkan, sekaligus menghadirkan inspirasi baru bagi para peserta dalam melanjutkan pengabdian mereka di tengah masyarakat,” tutup Agung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










