Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA

Rabu, 21 Oktober 2026 10:27 WIB

Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC

Rabu, 21 Oktober 2026 08:25 WIB

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Rabu, 21 Oktober 2026 08:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Guncang Tahta Infantino, David Beckham Dilaporkan Masuk Bursa Presiden FIFA
  • Persib & Borneo FC Tampil Gemilang di Asia, Posisi Liga Indonesia Melesat Tajam di Ranking AFC
  • Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka
  • Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran
  • Bosen Macet-macetan di Puncak? Ini 5 Tempat Nongkrong Syahdu di Bogor Berlatar Gunung Salak
  • Aturan Baru Bansos 2026: Cara Turunkan Desil di Aplikasi Cek Bansos Agar Dapat Bantuan PKH & BPNT
  • Tak Harus Mahal! 5 Tempat Wisata Kuliner Cimahi Ini Punya Pilihan Menu Beragam
  • Bukan Cuma Kafe Kekinian, Ini 7 Kopitiam Bandung yang Cocok buat Sarapan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 21 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kongres GMNI XXII 2025 di Bandung Kembali Tertunda akibat Ancaman Kekerasan

By Aga GustianaSenin, 28 Juli 2025 17:55 WIB2 Mins Read
Penundaan itu disebabkan ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh peserta kongres kepada Badan Pekerja Kongres (BPK). (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pelaksanaan Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ke-22 yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025, di Kota Bandung, kembali harus ditunda. Keputusan ini diambil menyusul munculnya ancaman pembunuhan terhadap Badan Pekerja Kongres (BPK) oleh sejumlah peserta.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa ancaman tersebut muncul dalam sebuah grup pendukung salah satu calon ketua umum pada malam Minggu (27/7/2025). Pesan-pesan tersebut disebut ditujukan untuk memicu emosi peserta agar segera mengejar anggota BPK yang dianggap tidak bertanggung jawab.

Dalam salah satu pesan, yang diduga berasal dari Ketua DPC GMNI Banyuwangi Rino Bachtiar, tertulis: “Patra (Patra Dewa, Sekretaris BPK) Ari (Marianus Rawa Tamba, Ketua BPK) jangan sampai keliatan yaa, kami cari malam ini sampai ketemu!!! Hidup atau mati, sudah emosi semua kondisi kawan2 ketua.”

Tak hanya mengincar kedua tokoh tersebut, pesan lain menyebutkan rencana pergerakan massa ke dua hotel—Hotel Golden Flower dan Grand Preanger—yang letaknya tidak jauh dari lokasi kongres, untuk menuntut pertanggungjawaban dari panitia.

Baca Juga:  Wajib Dicoba, Ini Tiga Tempat Makan di Punclut Bandung

Ancaman serupa kembali dilontarkan oleh peserta lainnya. “Jangan sampai kawan-kawan berbuat hal-hal yang tidak diinginkan,” demikian bunyi pesan tersebut.

Ketua BPK GMNI, Marianus Rawa Tamba alias Ari, membenarkan adanya ancaman tersebut. Ia menyatakan bahwa penundaan kongres merupakan langkah yang diambil demi menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga:  Perubahan Jadwal Laga Pamungkas dan Konvoi Juara Persib Bandung!

“Saat ada kondisi yang mengancam nyawa, tidak ada pilihan lain selain menunda sementara kegiatan Kongres XXII GMNI 2025 demi keselamatan dan kondusivitas seluruh pihak,” ujar Ari dalam keterangan resminya, Senin (28/7/2025).

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan kongres hanya sah apabila diselenggarakan oleh BPK GMNI. “Kegiatan lain selain kongres yang diselenggarakan BPK adalah ilegal dan tidak mematuhi AD/ART,” tegasnya.

Terkait dengan ancaman yang diterimanya, Ari menyebut bahwa kemungkinan untuk membawa persoalan ini ke jalur hukum tidak tertutup. “Membawa hal ini ke ranah hukum adalah bukan sesuatu yang tidak mungkin,” pungkasnya.

Baca Juga:  Cocok Dijadikan Menu Sarapan, Ini 3 Lontong Sayur Padang di Bandung

Kongres GMNI XXII sendiri telah dibuka pada 15 Juli 2025 di Gedung Merdeka, Bandung, dan sidang-sidangnya berjalan hingga 23 Juli 2025. Namun, karena kondisi yang tidak kondusif, BPK memutuskan untuk menundanya hingga 27 Juli, seperti disampaikan melalui akun Instagram resmi mereka, @kongres_gmni.

Dalam pernyataan tersebut, BPK menjelaskan bahwa keputusan penundaan berkaitan dengan situasi yang kacau, tekanan psikologis yang dialami panitia, serta kelelahan para peserta akibat proses yang berkepanjangan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Truk Dalmas Diserang Molotov dan Batu di Dago Bandung, 3 Anggota Polisi Luka-luka

Massa Berbaju Hitam Diduga Bakar Truk Polisi di Bandung Pasca-Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran

Cek Bansos Oktober 2026: PKH, BPNT hingga Beras 30 Kg, Ini Daftar dan Nominalnya

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.