Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Minggu, 14 Juni 2026 19:00 WIB

Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?

Minggu, 14 Juni 2026 18:49 WIB

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Minggu, 14 Juni 2026 17:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama
  • Video Full Durasi Cut Salwa di Hotel Banyak Diburu, Apa Isinya?
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Persib Masih Kena Transfer Ban FIFA! Bursa Transfer Maung Bandung Terancam Kacau?
  • Jangan Sampai Terlambat! WhatsApp akan Blokir Akses di iPhone dengan iOS Versi Ini
  • Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?
  • Drama Besar Timnas Jepang! Moriyasu Minta Maaf Usai Coret Wataru Endo
  • Terungkap! Ini Penyebab Persib Sempat Kacau di Awal Musim 2023/24
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Konten Promosi Wisata Borobudur Viral, Dituding Singgung Ibadah Umrah

By Aga GustianaSabtu, 7 Juni 2025 13:52 WIB3 Mins Read
Promosi wisata Candi Borobudur viral. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah video promosi destinasi wisata religi Buddha menuai kontroversi di media sosial setelah dianggap menyinggung praktik ibadah umat Islam, khususnya umrah. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok Ngobrol Syariat Indonesia dan dengan cepat menjadi viral sejak awal Juni 2025.

Dalam tayangan video, beberapa perempuan muda tampil menyampaikan ajakan berwisata ke sejumlah situs keagamaan Buddha, seperti Candi Borobudur, Candi Cetho, dan Candi Sukuh. Namun, yang menjadi sorotan adalah narasi yang menggunakan istilah “umrah” dalam konteks wisata tersebut.

“Minimal umrah ke Pringgodani, Gunung Lawu, Candi Cetho, Candi Sukuh, Candi Borobudur, tanah suci para leluhur,” ujar seorang model dalam video itu.

Penggunaan istilah “umrah” dalam konteks selain Islam menuai respons negatif dari berbagai kalangan. Istilah tersebut secara eksklusif merujuk pada ibadah ziarah ke Tanah Suci di Mekah dalam ajaran Islam. Narasi dalam video juga membandingkan biaya umrah dengan wisata lokal, menyebutkan bahwa umrah harus antre dan menelan biaya puluhan juta rupiah, sementara wisata religi di dalam negeri lebih terjangkau.

Baca Juga:  Guru SMA di KBB Diistirahatkan Usai Viral Tugasi Siswa Gambar Alat Reproduksi

Reaksi Tokoh Agama dan Masyarakat

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, Lc., MA., Ph.D, angkat bicara terkait kontroversi ini. Ia menyesalkan pemakaian istilah yang dianggap menyindir syariat agama lain.

“Ini kok istilahnya umrah ya, yang disuruh ngomong anak-anak,” tulis KH Cholil Nafis melalui akun media sosial X miliknya, Sabtu (7/6/2025).

Ia menegaskan bahwa Indonesia menjunjung tinggi kebebasan beragama, namun penggunaan istilah dan narasi yang menyentuh sensitivitas agama lain seharusnya dihindari.

“Mau wisata ke Borobudur atau ke sungai silakan saja, tapi jangan nyenggol agama lain. Yang umrah atau haji juga suka-suka, tidak perlu dibanding-bandingkan,” ujarnya.

Perdebatan Warganet: AI atau Propaganda?

Seiring viralnya video tersebut, perdebatan juga muncul di kalangan netizen. Sebagian warganet menduga konten tersebut dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Mereka menilai bahwa wajah model dan suara dalam video tampak tidak alami.

Baca Juga:  Viral Warga Bawa Pasien Pakai Odong-odong, Begini Penjelasan Camat Solokanjeruk

Namun, sejumlah komentar lain justru menekankan bahwa substansi pesanlah yang seharusnya dipermasalahkan, bukan sekadar teknologi yang digunakan.

“Masalahnya bukan AI-nya, tapi narasinya yang provokatif. Bisa menimbulkan gesekan antarumat beragama,” tulis akun @KusumaJ403***.

“Pesan yang disampaikan seolah menyindir ibadah umat lain. Ini bisa merusak kerukunan,” tulis akun lainnya.

Etika Komunikasi Lintas Agama

Dalam konteks pluralisme agama di Indonesia, penggunaan istilah dan simbol agama tertentu harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Dalam Panduan Komunikasi Multikultural oleh Kemenkominfo (2022), disebutkan bahwa penggunaan narasi atau simbol keagamaan lintas agama perlu mempertimbangkan sensitivitas serta nilai-nilai harmoni sosial.

Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA., CBE, dalam tulisannya di Jurnal Sosial Keagamaan Islamia (2021), menyatakan bahwa ruang publik yang sehat dalam negara demokrasi harus dijaga dari konten-konten yang bernuansa provokatif, apalagi yang dapat mengganggu toleransi antarumat.

“Kebebasan berekspresi tidak boleh digunakan untuk mendistorsi nilai agama lain. Negara harus hadir menjaga moderasi beragama,” tulis Prof. Azyumardi.

Baca Juga:  Yai Mim vs Sahara: Drama Sosial Viral Memanas, Kini Saling Lapor Polisi

Penelusuran Lebih Lanjut Diperlukan

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak pembuat konten terkait tujuan dan proses produksi video tersebut. Namun, banyak pihak mendesak agar otoritas terkait, termasuk Kominfo dan aparat penegak hukum, menelusuri asal muasal konten dan motif di baliknya.

Pemerintah dan tokoh masyarakat juga diharapkan terus mengedukasi pentingnya etika komunikasi publik dalam menyampaikan pesan, terutama yang berkaitan dengan keagamaan dan kepercayaan.

Kesimpulan

Konten video promosi wisata religi Buddha yang viral baru-baru ini memicu kontroversi karena penggunaan istilah yang erat kaitannya dengan ibadah Islam. Meski Indonesia menjamin kebebasan beragama, penyampaian pesan publik harus mengedepankan etika dan tidak menyinggung keyakinan lain. Perlu ada langkah edukatif dan pengawasan terhadap konten digital agar tidak merusak kerukunan umat beragama yang selama ini terjaga.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Candi Borobudur Konten Viral Promosi Wisata Borobudur umrah viral Wisata Religi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Luar Biasa! Irfan Hakim Sapu Bersih Gelar di Koi Show 2026, Kohaku Jadi Bintang Utama

Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri

Pro-Kontra Razia Outfit Jogging di Aceh: Aturan Daerah vs Gaya Hidup Modern, Siapa yang Salah?

Hasil PCMB Jabar 2026 Resmi Diumumkan, Ini Aturan Wajib Daftar Ulang atau Calon Siswa Bisa Gugur

Viral! Pencopetan di Mal Bandung Terekam CCTV, iPhone 17 Pro Max Raib Usai Salat Magrib

Rampok Uang Negara Rp18 Miliar, Ternyata Segini Isi Garasi dan Total Harta Wabup Indramayu

Terpopuler
  • Viral! Link Video Full Durasi Cut Salwa Ramai Diburu Netizen, Apa Isinya?
  • Dari Buku ‘Broken Strings’ Sampai Urusan Istri: Mengapa Eza Gionino dan Robby Tremonti Mendadak Panas?
  • Link Telegram Video Cut Salwa Full Durasi Ramai Dicari, Benarkah Ada?
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.