Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bukan Striker Biasa! Aymen Hussein Masuk Radar Persib Bandung 2026/2027

Kamis, 30 April 2026 11:57 WIB

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kamis, 30 April 2026 10:59 WIB

Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein, Sahabat Frans Putros Siap Merapat?

Kamis, 30 April 2026 10:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bukan Striker Biasa! Aymen Hussein Masuk Radar Persib Bandung 2026/2027
  • Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan
  • Bursa Transfer Memanas! Persib Bandung Incar Bomber Irak Aymen Hussein, Sahabat Frans Putros Siap Merapat?
  • Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah
  • Persaingan Juara Memanas! Persib Wajib Putus Tren Imbang di Kandang Bhayangkara FC
  • Harga Emas Antam Terkoreksi Tipis! Cek Rincian Harga Terbaru Kamis 30 April 2026 Sebelum Investasi
  • Banjir Hadiah! Kode Redeem FF 30 April 2026: Amankan Skin SG2 Terompet dan Bundle Langka Sekarang
  • Cairkan Segera! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Kamis 30 April 2026 Lewat Fitur Resmi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kontras Kehidupan Ciumbuleuit, Gedung Mewah dan Rumah Tua yang Hampir Runtuh

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSelasa, 12 Agustus 2025 20:00 WIB2 Mins Read
Rumah tua di Ciumbuleuit. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Di tengah pesatnya perkembangan kawasan Ciumbuleuit dengan deretan gedung mewah, apartemen tinggi, dan kafe estetik, terselip kisah haru di balik sebuah rumah tua yang hampir rubuh.

Rumah itu milik Aye Sutisna (79), warga Kampung Kebon 7, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung. Bangunan sederhana yang dibangun sejak 1977 ini kini nyaris tak layak huni dan telah runtuh sebagian karena faktor usia dan minimnya perawatan.

Ironisnya, rumah tersebut sudah masuk dalam program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada 2023.

Semua dokumen seperti sertifikat tanah, Kartu Keluarga, hingga KTP sudah diserahkan ke RT, RW, dan kelurahan. Bahkan, tiga hari sebelum runtuh, petugas sempat datang untuk mendokumentasikan kondisi rumah. Namun, janji perbaikan sampai saat ini belum terealisasi.

Pada pagi hari, runtuhan plafon bagian depan rumah mengagetkan keluarga. Alvin, saudara Aye yang tinggal tak jauh dari lokasi, bercerita, “Kaget banget, langsung beberes supaya tidak ada paku jatuh yang bisa melukai anak-anak.”

Rumah yang dihuni oleh kakak laki-laki ayah Alvin ini sudah tidak direnovasi selama 48 tahun. Kayu penyangga telah lapuk, atap rapuh, dan ventilasi yang minim menyebabkan kondisi lembap. Dapur tradisional dengan tungku api menjadi satu-satunya ruang memasak.

Kini, Kakek Aye tinggal bersama satu anak dan tiga cucu dalam ruang sempit yang hanya memiliki satu kamar tidur tanpa kamar mandi. Pada malam hari, mereka tidur berdesakan di ruang yang sebagian atapnya sudah bocor.

Kesulitan ekonomi membuat Aye hanya bisa mengandalkan bantuan tetangga dan keluarga untuk kebutuhan sehari-hari. “Kalau makan seadanya, kadang cuma tahu, tempe, atau ikan asin,” katanya lirih.

Cucu pertamanya yang menjadi pengemudi ojek online berusaha membantu, namun penghasilannya belum cukup untuk memperbaiki rumah.

Kondisi rumah yang memprihatinkan turut memengaruhi kesehatan keluarga. Salah satu cucunya mengidap TBC, sedangkan Aye sendiri sudah lanjut usia dengan berbagai penyakit.

“Abah mah sudah tua, mungkin sebentar lagi meninggal. Saya berharap rumah ini bisa diperbaiki agar anak cucu punya tempat tinggal yang layak,” tuturnya.

Kisah Kakek Aye menggambarkan kontras nyata perkembangan Ciumbuleuit hari ini: di satu sisi penuh dengan gedung pencakar langit dan properti mewah, namun di sisi lain masih ada warga asli yang bertahan dalam kondisi rumah yang memprihatinkan, menunggu janji bantuan yang belum juga datang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kondisi sosial Ciumbuleuit rumah tidak layak huni Bandung rumah tua Ciumbuleuit
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Miris! Potret Getir Bocah di Bandung Barat: Makan Rumput Demi Bertahan di Balik Keterbatasan

Kisah Rizki yang Viral Makan Rumput, Kini Dapat Perhatian Pemerintah

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.