Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak

Selasa, 20 Oktober 2026 08:28 WIB

Bukan Cuma Dijemur, Ini Metode Paling Ampuh Membasmi Kutu Busuk dan Telurnya Sampai Tuntas

Selasa, 20 Oktober 2026 08:20 WIB

Berburu Sarapan di Bandung? Ini 5 Tempat Lontong Kari yang Bisa Dicoba

Selasa, 20 Oktober 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak
  • Bukan Cuma Dijemur, Ini Metode Paling Ampuh Membasmi Kutu Busuk dan Telurnya Sampai Tuntas
  • Berburu Sarapan di Bandung? Ini 5 Tempat Lontong Kari yang Bisa Dicoba
  • Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?
  • 5 Wisata Kuliner Malam Cirebon 2026, Wajib Coba Empal Gentong!
  • Pencairan Bansos Tahap 4 Bertahap! Begini Cara Cek PKH & BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP
  • Eropa Membara! Berawal dari Aksi Pelajar Prancis, Gelombang Unjuk Rasa Meluas Hingga Bentrokan di 6 Negara
  • Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kota Bandung Dinilai Konsisten dalam Penerapan Smart City, Kemenkominfo Harap Bisa Ditiru Daerah Lain

By SusanaSenin, 24 Juni 2024 22:39 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kota Bandung dinilai sebagai kota yang memiliki kontinuitas yang konsisten terhadap penerapan smart city.

Penilaian itu dilontarkan oleh Tim Asesor Evaluasi Program Smart City Kelas A, Surahyo Sumarsono pada penilaian Evaluasi Tahap I Penerapan Program Smart City 2024 yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Hotel Meru Sanur, Denpasar, Bali, Senin (24/6/2024).

“Bandung ini sedikit dari kota yang kontinu program smart city. Kami berharap berbagai praktik baik yang dilakukan Pemkot Bandung bisa ditiru dan direplikasi pemerintah daerah lain,” ujarnya.

Ia juga menilai, sudah terlihat kemajuannya dari tahun ke tahun dengan konsisten menerapkan smart city.

“Dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup baik,” tuturnya.

Sebelumnya, pada penilaian tersebut Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono sempat memaparkan kinerja penyelenggaraan smart city yang telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung selama ini.

Baca Juga:  DPRD Kota Bandung Sebut Selama Sosialisasi Perda Minol Bisa Dilakukan Penindakan

Bambang memaparkan, poin penting dari program smart city Kota Bandung adalah memberikan kemudahan dalam pelayanan baik untuk warga maupun pendatang.

“Esensinya kami ingin memberikan kemudahan pelayanan publik untuk kesejahteraan masyarakat. Kita mengelola dan intervensi smart city di Kota Bandung dengan melakukan terobosan untuk memudahkan pelayanan publik,” bebernya.

Menurutnya, terdapat enam pilar dalam program smart city, mulai dari Smart Government, Smart Branding, Smart Economy, Smart Society, Smart Living, dan Smart Environment.

Dalam dimensi Smart Government, Pemkot Bandung meningkatkan tata kelola pemerintahan dengan integrasi layanan publik melalui single sign on Bandung Sadayana. Menurutnya dari 350 aplikasi dapat diintegrasikan menjadi hanya 150 aplikasi.

Selain itu, untuk meng akselerasinya, Pemkot Bandung juga terus memperkuat kebijakan dalam mendukung program Smart City tersebut.

“Penguatan itu dituangkan dalam bentuk peraturan kepala daerah. Poin penting yang akan diintervensi bagaimana harus kolaborasi antar perangkat daerah dengan reformasi birokrasi tematik bagaimana mengatasi kemiskinan, infrastruktur dan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga:  Selain Palasari, Ini Daftar 5 Pasar Buku di Bandung

Dalam dimensi Smart Branding, Pemkot Bandung terus melakukan inovasi guna meningkatkan pariwisata, investasi dan wajah kota. Ia menyebut, investasi di Kota Bandung naik 118 persen melebihi target Rp1,1 triliun. Sementara untuk tingkat kunjungan wisatawan naik 17 persen dari tahun 2022.

Untuk Smart Economy, Pemkot Bandung juga terus mengakselerasi pengendalian inflasi daerah. Inflasi kota bandung mencatat 1,1 atau turun 0,8 dari tahun sebelumnya.

Sedangkan untuk Smart Living, Pemkot Bandung telah memiliki 3 rumah sakit yang bertaraf internasional, transportasi publik serta sinergitas layanan call center terintegrasi. Dalam dimensi ini juga Pemkot Bandung juga mengakselerasi penurunan prevalensi stunting dengan aplikasi e-Penting.

Pada dimensi Smart Society, tersebarnya akses sarana pelatihan, komunitas, dan kolaborasi stakeholder dalam upaya penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran.

Terakhir, pada dimensi Smart Environment, Pemkot Bandung melakukan percepatan pengelolaan sampah dan lingkungan melalui pengelolaan sampah mandiri serta peningkatan tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST).

Baca Juga:  Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Tanpa Oleh-Oleh Unik dan Kekinian Ini

Bambang menyebut tindak lanjut smart city tahun 2024, Pemkot Bandung fokus pada empat hal yakni pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), regulasi, infrastruktur dan integrasi aplikasi.

“Untuk yang paling berat merubah mindset, kalau kita sandingkan merubah mindset, penguatan regulasi menjadi kata kunci, konsep besar tata kelola, dan penguatan SDM dalam penguatan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan, kolaborasi pentahelix penting dalam pelaksanaan smart city di Kota Bandung. Salah satunya, melalui Forum Smart City, Ngulik, Badami dan Bandung connecticity.

“Setiap tiga bulan kami mengadakan Forum Smart City, di akhir tahun ada Bandung connecticity. Semua pentahelix hadir untuk mengevaluasi dan membuat ide gagasan berikutnya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bambang Tirtoyuliono Kota Bandung Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ancaman Asap Karhutla Belum Usai, Kasus ISPA Lampaui 300 Ribu Orang: Ini Daerah yang Paling Terdampak

Bantuan Subsidi Upah 2026 Total Rp900 Ribu, Kapan Cair ke Rekening Pekerja?

Eropa Membara! Berawal dari Aksi Pelajar Prancis, Gelombang Unjuk Rasa Meluas Hingga Bentrokan di 6 Negara

Demo Jakarta

Jelang Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran, Disdik Jabar Tebar Ancaman Sanksi Bagi Pelajar yang Nekat Ikut Aksi

Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat

Misteri Perempuan Hilang di Kaki Gunung Burangrang, Ditemukan Luka di Kepala hingga Kaki

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.