Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan

Sabtu, 19 September 2026 16:19 WIB

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Sabtu, 19 September 2026 14:23 WIB

Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar

Sabtu, 19 September 2026 14:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Karma Dibayar Kontan? Deretan Kontroversi Jule dari Lepas Hijab hingga Berakhir di Sel Tahanan
  • Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat
  • Jatuh Sakit Sepulang Dampingi Persib di Korsel, Begini Kondisi Terkini Haji Umuh Muchtar
  • Marc Klok hingga Beckham Putra Hilang dari Daftar, Ini Alasan John Herdman Rombak Timnas Indonesia
  • Xabi Alonso Kecewa Berat! Chelsea Remuk Redam Dihajar Brentford Tiga Gol Tanpa Balas
  • Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi
  • Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?
  • Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Kisruh Bandung Zoo: YMT Tegaskan Penutupan Dilakukan Sepihak

By Aga GustianaJumat, 8 Agustus 2025 18:01 WIB2 Mins Read
Bandung Zoo
Penutupan sementara Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo diwarnai kericuhan. (Foto: bukamata.id/Rafki R)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pembina Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), Gantira Bratakusuma, memberikan klarifikasi terkait keributan yang terjadi di Bandung Zoo pada Rabu (6/8/2025). Ia menegaskan, penghentian aktivitas operasional kebun binatang tersebut dilakukan secara sepihak oleh pihak yang mengatasnamakan YMT, namun bukan bagian resmi dari pengelola.

Menurut Gantira, insiden bermula ketika sekelompok organisasi masyarakat (ormas) mendatangi area Bandung Zoo dan menghadang seluruh pegawai agar tidak dapat melaksanakan tugas harian, termasuk memberi makan dan merawat satwa.

“Kehadiran ormas tersebut bukanlah atas perintah dari Yayasan Margasatwa Tamansari, tetapi instruksi dari oknum yang mengatasnamakan YMT. Oknum tersebut bukan pihak resmi pengelola Bandung Zoo,” ujar Gantira dalam sebuah video yang beredar, dikutip Jumat (8/8/2025).

Ia menjelaskan, aksi penutupan paksa itu juga melibatkan pihak pengamanan bernama Red Guard, yang menurutnya tidak memiliki hubungan kerja sama dengan YMT maupun Bandung Zoo.

Baca Juga:  Manajemen Baru YMT Dukung Pencabutan Izin Bandung Zoo, Satwa Pinjaman Segera Dikembalikan

Akibat kejadian tersebut, kata Gantira, banyak pihak terdampak, mulai dari pelaku UMKM di sekitar area kebun binatang, vendor penyedia pakan satwa, hingga para satwa itu sendiri.

“Yang paling menyedihkan adalah kerugian terhadap kesehatan dan kesejahteraan satwa karena pegawai kami tidak dapat masuk untuk memberi makanan dan merawat satwa sesuai jadwal,” tegasnya.

Baca Juga:  Bandung Zoo: Dari Kandang Satwa ke Meja Hijau, Pengelola Gugat Wali Kota Farhan

Gantira mengapresiasi langkah aparat yang turun tangan meredam ketegangan. Ia menilai tindakan sepihak yang dilakukan oknum tersebut justru mengganggu ketertiban umum dan mengorbankan kehidupan satwa.

“Bandung Zoo selama ini berkomitmen penuh terhadap kesejahteraan satwa dan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi yang tidak sesuai kenyataan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, penutupan sementara Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) berujung kisruh, Rabu (6/8/2025). Sekelompok orang dilaporkan memaksa masuk ke area kebun binatang dengan menjebol gerbang utama, memicu ketegangan antara dua pihak yang mengklaim kepemilikan pengelolaan.

Baca Juga:  Pembukaan Bandung Zoo Dinilai Prematur di Tengah Dugaan Stres Satwa

Insiden bermula ketika gerbang depan Bandung Zoo yang tengah ditutup sementara berhasil didobrak oleh massa. Mereka kemudian menerobos hingga ke lobi utama dan berupaya masuk ke area dalam kebun binatang. Ketegangan pun meningkat ketika massa yang merangsek masuk terlibat bentrok fisik dengan petugas keamanan yang berada di bawah manajemen baru.

Polisi yang dikerahkan untuk meredam situasi sempat kewalahan mengendalikan amukan massa. Namun, setelah upaya mediasi, kondisi dapat dikendalikan dan kedua pihak akhirnya sepakat untuk menenangkan suasana guna menghindari konflik lanjutan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Zoo
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Innalillahi, Mantan Gubernur Jabar Danny Setiawan Tutup Usia

Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi

Gagal Bayar Denda, WNI Dibui Gara-gara Buang Puntung Rokok Sembarangan di Malaysia

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.