Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Update OB54C Resmi Hadir! Ini Cara Klaim Kode Redeem FF 19 Juni 2026 Sebelum Hangus

Jumat, 19 Juni 2026 17:07 WIB

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Jumat, 19 Juni 2026 16:34 WIB

Pemain Persib Ini Ternyata Jagokan Portugal Selain Brasil, Alasannya Bikin Kagum

Jumat, 19 Juni 2026 16:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Update OB54C Resmi Hadir! Ini Cara Klaim Kode Redeem FF 19 Juni 2026 Sebelum Hangus
  • Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi
  • Pemain Persib Ini Ternyata Jagokan Portugal Selain Brasil, Alasannya Bikin Kagum
  • Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya
  • Viral di Media Sosial Video Full Durasi, Siapa Sebenarnya Cut Salwa? Ini Faktanya
  • Detik-detik Mencekam Ojol Diburu Begal Bersenjata di Lengkong, Korban Luka Parah!
  • Pikiran yang Anggun, Keberanian yang Tajam: Mengenal Lebih Dekat Fatimah Azzahra, Singa Intelektual dari Salemba
  • Tragedi di Tengah Pesta Gol! Kaki Ismael Kone Diduga Patah Usai Tekel Brutal Lawan Qatar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Lengkap Munculnya Tagar Boikot Trans7 dan Gelombang Reaksi Publik

By Aga GustianaSelasa, 14 Oktober 2025 10:58 WIB2 Mins Read
Viral tagar boikot Trans7. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial tengah diramaikan oleh perbincangan seputar tagar #BoikotTrans7. Gelombang reaksi ini terutama datang dari komunitas santri dan masyarakat pesantren, yang merasa tersinggung dengan salah satu episode program XPOSE yang disiarkan Trans7.

Episode tersebut menampilkan judul yang dianggap provokatif:

“Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan di pondok?”

Potongan tayangan itu menyebar cepat di berbagai platform, khususnya TikTok dan Instagram, dan langsung menuai reaksi keras dari publik. Banyak pihak menilai konten tersebut merendahkan martabat kiai, santri, serta lembaga pesantren secara umum.

Meskipun tayangan itu kemungkinan dimaksudkan sebagai bentuk kritik sosial, narasi yang diangkat dinilai tidak seimbang. Penyajiannya dianggap menyudutkan kehidupan santri tanpa memberikan ruang klarifikasi kepada pihak pesantren, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Bantu Santri Jawab Tantangan Digital di Era Disrupsi

Selain itu, isi tayangan dianggap menyentuh ranah keagamaan secara sensitif dan menimbulkan stereotip negatif terhadap dunia pesantren. Kritik juga diarahkan pada cara penyajian yang hanya menonjolkan satu sisi, tanpa peliputan yang berimbang.

Isu ini menjadi semakin sensitif karena dalam beberapa waktu terakhir, pemberitaan mengenai kehidupan santri dan pesantren kerap dimunculkan di media sosial dengan nada provokatif dan kurang berlandaskan fakta.

Akibatnya, muncul seruan luas untuk memboikot Trans7. Tagar #BoikotTrans7 kini ramai digunakan dan trending di berbagai platform media sosial. Salah satu akun Instagram bernama “Santri Melawan” bahkan mengunggah video dengan tulisan tegas:

Baca Juga:  Malam Mencekam di Ponpes Ibun, Percobaan Pemerkosaan Berujung Kematian

“BOIKOT!!! Trans7 yang telah menghina kiai dan santri.”

Trans7 Sampaikan Permohonan Maaf Resmi

Menanggapi gelombang protes tersebut, Trans7 akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak Pondok Pesantren Lirboyo terkait tayangan program XPOSE Uncensored yang ditayangkan pada 13 Oktober.

“Kami dari Trans7 dengan segala kerendahan hati menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada segenap Kyai dan Keluarga, para Pengasuh, Santri, serta Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, khususnya di bawah naungan PP. Putri Hidayatul Mubtadiaat,” ujar Renny Andhita, Kepala Departemen Programming Trans7, melalui surat resmi yang dikirimkan kepada PP. Putri Hidayatul Mubtadiaat.

Dalam surat tersebut, Trans7 mengakui bahwa tayangan tersebut telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi keluarga besar pesantren. Mereka menyatakan bahwa insiden ini menjadi pembelajaran penting agar ke depan tidak lagi menayangkan konten yang berkaitan dengan ulama, kiai, dan kehidupan pesantren dalam program yang tidak relevan.

Baca Juga:  Tragedi, Polemik, dan Aksi Massa: Lika-liku Kasus Al Khoziny dan Atalia

Trans7 juga menegaskan komitmennya untuk menampilkan program yang mengangkat nilai-nilai positif dan keteladanan kehidupan pesantren di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan Pondok Pesantren Lirboyo.

“Kami berharap surat ini dapat diterima sebagai bentuk itikad baik dan komitmen kami untuk menjaga marwah lembaga pendidikan keagamaan, khususnya pesantren. Sekali lagi kami memohon maaf atas kekeliruan Trans7,” kata Renny dalam surat tersebut.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

#BoikotTrans7 kiai Pondok Pesantren Lirboyo santri Trans7 XPOSE
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Topeng Normalitas sang Buronan: Membaca Kelihaian Pelaku Penyekap Wanita Bandung yang Licin dari Kepungan Polisi

Padam Listrik

Pemadaman PLN Bikin Traffic Light Bandung Lumpuh, Ini Dampaknya

Begal

Detik-detik Mencekam Ojol Diburu Begal Bersenjata di Lengkong, Korban Luka Parah!

Pikiran yang Anggun, Keberanian yang Tajam: Mengenal Lebih Dekat Fatimah Azzahra, Singa Intelektual dari Salemba

Padam Listrik

Pemadaman Listrik Bandung 19 Juni 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak PLN UP3

Kasus Pembunuhan Sadis Paoman Memasuki Babak Akhir, Ririn Terancam Dieksekusi Mati

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.