Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Sabtu, 1 Agustus 2026 22:16 WIB

Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI

Sabtu, 1 Agustus 2026 21:57 WIB

Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 21:15 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan
  • Dosen Ini Gunakan Trik untuk Bongkar 32 Mahasiswa yang Ketahuan Menyontek Pakai AI
  • Daftar Lengkap 35 Cabang Olahraga yang Diikuti Kontingen Indonesia di Asian Games 2026
  • Ketika Negara Lain Punya Pahlawan Sendiri, Bogor Punya ‘The Sanitizer’ yang Bekerja dalam Senyap
  • Jalan Terjal Menuju Semifinal: Persija Bantai PSMS 4-1, Skenario El Clasico Kontra Persib di Depan Mata!
  • Duka Bertubi-tubi Hantam Pas Band, Kehilangan Beruntun dari Istri Personel hingga Trisnoize
  • Rumor Jay Idzes Diincar PSG, Benarkah Ada Ketertarikan dari Raksasa Prancis?
  • Skenario Semifinal Piala Presiden 2026: Menakar Calon Lawan Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lawan 80 Persen Lahan Kritis, PP Jabar Hijaukan Gunung Manglayang dengan 5.000 Pohon

By Mulki AlbarSenin, 1 Juni 2026 12:50 WIB3 Mins Read
Ketua MPW Pemuda Pancasila Jabar, Dian Rahadian. Foto: Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Senin (1/6/2026), Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jawa Barat memilih jalan aksi nyata. Bukan sekadar seremonial, ribuan kader PP di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Barat turun ke lapangan untuk menanam lebih dari 5.000 pohon secara serentak.

Langkah masif ini diambil sebagai respons konkret terhadap kondisi lingkungan di Jawa Barat yang kian memprihatinkan. Adapun jenis pohon yang ditanam cukup beragam, mulai dari tanaman buah seperti durian, rambutan, dan lengkeng hingga tanaman keras seperti rasamala dan jati yang disesuaikan dengan kondisi lahan masing-masing daerah.

Menjawab Rapor Merah Lahan Kritis

Ketua MPW Pemuda Pancasila Jabar, Dian Rahadian mengungkapkan bahwa aksi penghijauan ini didasari oleh data sosiologis yang mengkhawatirkan terkait wilayah hutan di Jabar.

“Sekitar 80 persen lahan hutan di Jawa Barat saat ini berada dalam kondisi kritis. Berangkat dari persoalan besar inilah, seluruh kader bergerak. Kita harus menciptakan mata air untuk masa depan, jangan sampai yang kita wariskan kepada anak cucu justru air mata,” kata Dian di Gunung Manglayang, Kabupaten Bandung.

Gerakan ini, lanjut Dian, merupakan kelanjutan dari program pelestarian lingkungan yang sudah diinisiasi sejak Februari lalu di kawasan Gunung Ciremai.

Ke depan, PP Jabar berkomitmen menyasar wilayah pesisir melalui penanaman mangrove serta kawasan pegunungan dengan pohon produktif (durian, rambutan, lengkeng) dan tanaman keras (rasamala, jati).

Kolaborasi Lintas Sektor & Desakan Target 30% Hutan Lindung

Aksi lingkungan PP Jabar ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Kementerian Kehutanan, Perum Perhutani Divre Jabar-Banten, Dinas Kehutanan, Bank BJB, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta sejumlah anggota DPR RI.

Tak hanya itu, apresiasi tinggi juga diberikan oleh Ketua Forum Penyelamat Hutan Jawa, Eka Santosa. Menurutnya, sudah saatnya organisasi kemasyarakatan (ormas) menggeser fokus gerakan ke arah isu-isu ekologis yang kian kompleks, seperti kerusakan hutan, pencemaran sungai, hingga darurat sampah.

Eka mengingatkan ada target besar yang harus dikejar bersama demi keselamatan Pulau Jawa.

“Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat yang luar biasa atas kesadaran dan implementasi gagasan Pemuda Pancasila untuk masuk ke wilayah-wilayah yang rawan lingkungan,” kata Eka.

Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi contoh bagi organisasi kemasyarakatan lainnya untuk turut berperan dalam menjaga lingkungan hidup.

“Kita sudah saatnya kembali ke alam dan menghijaukan kembali serta menyelamatkan Jawa Barat. Target kita bersama adalah mencapai minimal 30 persen kawasan hutan yang berfungsi lindung, baik di Jawa Barat maupun Pulau Jawa,” ujarnya.

Eka mengingatkan bahwa kegagalan menjaga kawasan lindung akan berdampak pada generasi mendatang.

“Kalau itu tidak tercapai, maka yang kita wariskan adalah air mata kepada anak cucu kita, bukan mata air,” tegasnya.

Selain persoalan hutan, Eka juga menyoroti kondisi darurat sampah yang terjadi di Bandung Raya. Karena itu, pihaknya berkomitmen berkolaborasi dengan Pemuda Pancasila dan berbagai komunitas lingkungan untuk mengawal percepatan penanganan sampah di kawasan tersebut.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bandung, Asep Romy menyebut program penanaman pohon menjadi salah satu bentuk tanggung jawab organisasi terhadap lingkungan.

Menurutnya, gerakan penghijauan sangat penting untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mengurangi risiko bencana seperti longsor dan erosi.

“Program penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk penanggulangan terhadap longsor dan berbagai kerusakan lingkungan lainnya. Ini bentuk kesungguhan kami untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Asep.

Ia menegaskan bahwa Pemuda Pancasila ingin menunjukkan kontribusi positif melalui kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Yang penting bagaimana caranya kita berbuat baik untuk kemaslahatan dan kepentingan masyarakat banyak,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dian Rahadian Gunung Manglayang Hari Lahir Pancasila 2026 hutan lindung Jawa Barat lahan kritis Jawa Barat pelestarian lingkungan Pemuda Pancasila Jabar penghijauan Jawa Barat tanam 5000 pohon
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi Pertamina, Resmi Turun Per 1 Agustus 2026

Tanggal 1 Agustus Jatuh Hari Sabtu, Apakah Gaji Pensiunan PNS Tetap Cair? Ini Jawaban Taspen

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos Kemensos Tahap 3 2026 Cair! Cek NIK KTP Sekarang, Ada PKH dan BPNT Rp600 Ribu

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.