Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Kamis, 17 September 2026 21:25 WIB

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

Kamis, 17 September 2026 21:08 WIB

Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang

Kamis, 17 September 2026 20:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini
  • Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali
  • Julio Cesar Bawa Persib Menang, Jejak PSM di Korea Selatan Kembali Terulang
  • Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang
  • Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung
  • Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan
  • Kabar Baik dari Ruang Pemulihan: Bek Andalan Persib Pastikan Kondisinya Aman Usai Insiden di ACL 2
  • Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Lindungi Reputasi Merek Asep Hendro, AHRS Lawan Merek Kembar di Pengadilan

By Putra JuangJumat, 12 Desember 2025 09:21 WIB2 Mins Read
Tim kuasa hukum AHRS. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – PT Cahaya Kusumah Putra, selaku pemegang hak penggunaan profesional atas merek suku cadang otomotif terkemuka AHRS, resmi mengajukan gugatan pembatalan merek ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Langkah hukum ini ditempuh sebagai upaya proaktif untuk memastikan keaslian dan integritas identitas merek AHRS yang telah lama eksis di industri otomotif, sekaligus mencegah kebingungan di kalangan konsumen.

Merek AHRS sendiri berasal dari nama tokoh balap nasional dan Asia, Asep Hendro, dan telah terdaftar secara sah di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) sejak tahun 2022 dengan etiket merek “AHRS” Nomor IDM001034984.

Kronologi Pengajuan Gugatan: Melawan Kemiripan yang Membingungkan

Pengajuan gugatan ini bermula dari penemuan adanya pendaftaran merek-merek lain yang dinilai memiliki kemiripan esensial dengan AHRS, baik dari unsur nama, tampilan visual, maupun gaya logo. Kemunculan pendaftaran merek-merek serupa ini terjadi pada tahun 2023 dan 2024.

Baca Juga:  Tok! Gugatan Rp5 Triliun Panji Gumilang ke Mahfud MD Resmi Dicabut

Setelah merek AHRS resmi tercatat dan digunakan secara profesional oleh PT Cahaya Kusumah Putra di pasar suku cadang otomotif, kemunculan merek kembar ini menimbulkan potensi kebingungan publik dan ketidakpastian hukum.

Kemiripan elemen visual dan fonetik tersebut dinilai berpotensi menciptakan persepsi “sama padahal bukan”, terutama mengingat reputasi kuat AHRS yang telah lebih dahulu digunakan secara konsisten.

Menyikapi hal ini, AHRS bersama kuasa hukumnya melakukan analisis mendalam. Berdasarkan penilaian bahwa persamaan tersebut dapat merugikan konsumen dan mencederai persaingan usaha yang sehat, mereka menyusun gugatan dengan dasar prinsip “first to file”, prinsip yang memberikan perlindungan hukum lebih kuat kepada pihak yang mendaftarkan mereknya lebih dahulu.

Baca Juga:  Luis Milla Menang di Pengadilan Arbitrase, Persib Wajib Bayar Rp300 Juta

Pada akhirnya, PT Cahaya Kusumah Putra resmi mengajukan permohonan pembatalan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Gugatan ini meminta Majelis Hakim untuk mempertimbangkan dan, bila terbukti memenuhi ketentuan Undang-Undang Merek, membatalkan pendaftaran merek-merek yang dianggap menyerupai identitas AHRS.

Menjaga Integritas Brand dan Kepastian Hukum

Kuasa hukum AHRS, Fammy M.A. Mulyana, SH, MH, menegaskan bahwa fokus utama gugatan ini bukan pada konflik, melainkan pada penegasan kepastian hukum.

Baca Juga:  Tolak Semua Dalil Gugatan Pegi Setiawan, Polda Jabar: Kita Sudah Punya 3 Alat Bukti

“Fokus kami bukan pada konflik, tetapi pada kepastian hukum. Identitas brand harus jelas agar konsumen tidak keliru dan persaingan usaha tetap berjalan sehat,” ucap Fammy dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025).

Gugatan ini secara luas juga ditujukan untuk menjaga ekosistem industri otomotif tetap sehat dan beretika, di mana setiap pelaku usaha didorong untuk mengedepankan inovasi serta menghormati identitas brand yang telah lebih dahulu eksis.

Dengan proses hukum ini, AHRS menegaskan komitmennya untuk melindungi konsumen dari mispersepsi dan memberikan kepastian identitas yang adil bagi seluruh pelaku usaha di Indonesia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gugatan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi gempa

Terjadi 118 Kali, Rangkaian Gempa Kabupaten Bandung Ternyata Berada di Area Ini

Polisi Amankan Pengrajin Kayu di Parongpong, Diduga Racik Bom hingga Uji Coba Puluhan Kali

pembunuhan

Cuma Gegara Rp600 Ribu? Rekonstruksi Ungkap Detik-Detik Kasus Handi di Sumedang

Terbongkar! Kakak Beradik Produksi Uang Palsu hingga Rp1 Miliar di Kabupaten Bandung

Jejak KM Arupadatu I Tak Kunjung Ditemukan, Pencarian Jurnalis di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Lapas Sumedang

Over Kapasitas, Lapas Sukabumi Pindahkan 25 Napi ke Dua Daerah Ini

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.