bukamata.id – Penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Triwulan III 2026 dijadwalkan mulai disalurkan secara bertahap pada Senin, 20 Juli 2026.
Menjelang pencairan tersebut, masyarakat mulai mencari cara untuk memastikan apakah mereka masuk dalam daftar penerima manfaat. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengecek status desil kesejahteraan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP melalui layanan resmi Kementerian Sosial (Kemensos).
Melalui sistem ini, masyarakat dapat mengetahui apakah keluarganya termasuk dalam kelompok yang menjadi prioritas penerima bansos PKH maupun BPNT.
Apa Itu Desil Bansos?
Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang digunakan pemerintah dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penyaluran berbagai program bantuan sosial.
Kelompok masyarakat dibagi menjadi 10 tingkat desil, mulai dari kelompok ekonomi paling rendah hingga kelompok ekonomi paling tinggi.
Semakin kecil angka desil yang dimiliki suatu keluarga, semakin besar peluangnya untuk menjadi prioritas penerima bantuan sosial.
Berikut pembagian tingkat desil dalam DTSEN:
- Desil 1: Masyarakat miskin ekstrem.
- Desil 2: Masyarakat miskin.
- Desil 3: Masyarakat hampir miskin.
- Desil 4: Masyarakat rentan miskin.
- Desil 5: Kelompok menuju kelas menengah.
- Desil 6 hingga 10: Kelompok masyarakat kelas menengah hingga ekonomi atas.
Berdasarkan ketentuan Kemensos, kelompok Desil 1, Desil 2, Desil 3, dan Desil 4 menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial, termasuk PKH dan BPNT, sepanjang memenuhi persyaratan program dan tercatat dalam DTSEN.
Link Resmi Cek Desil Bansos 20 Juli 2026
Pemerintah menyediakan layanan resmi yang dapat diakses masyarakat untuk mengetahui status penerima bansos sekaligus posisi desil keluarga.
Pengecekan dapat dilakukan secara online tanpa harus datang ke kantor kelurahan atau dinas sosial.
Berikut langkah-langkah cek desil bansos menggunakan NIK KTP:
- Buka situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di HP atau komputer.
- Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
- Ketik kode keamanan (captcha) yang muncul di layar. Jika kurang jelas, klik ikon refresh untuk mendapatkan kode baru.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Tunggu beberapa saat hingga sistem menampilkan hasil pencarian.
Apabila data ditemukan, sistem akan menampilkan informasi berupa:
- Nama penerima manfaat.
- Jenis bantuan sosial yang diterima.
- Periode penyaluran bantuan.
- Status kepesertaan dalam DTSEN.
- Kelompok desil keluarga.
Bisa Dicek Lewat Aplikasi Cek Bansos
Selain melalui website, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan menggunakan aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Google Play Store maupun App Store.
Aplikasi tersebut tidak hanya menampilkan status penerima bantuan, tetapi juga menyediakan sejumlah fitur tambahan, seperti:
- Pengajuan usulan penerima bansos baru.
- Penyampaian sanggahan apabila terdapat data yang dinilai tidak sesuai.
- Pemantauan status usulan dan verifikasi data.
Penyaluran PKH dan BPNT Dimulai 20 Juli 2026
Kemensos menjadwalkan penyaluran PKH dan BPNT Triwulan III 2026 mulai berlangsung pada 20 Juli 2026 secara bertahap kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah memenuhi syarat.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk memastikan data kependudukan tetap valid dan rutin mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi pemerintah agar memperoleh informasi yang akurat mengenai pencairan bantuan sosial.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










