Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Era Baru Persib Bandung: Igor Tolic Pimpin Latihan Perdana Tatap Musim Padat

Sabtu, 11 Juli 2026 16:26 WIB

Pelarian Berakhir di Majalengka: Pengemudi Mobilio Penabrak Wanita di Pasteur Akhirnya Dibekuk Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 15:52 WIB

Single Mother Tangguh atau Istri Simpanan Jaksa Agung? Badai Isu Liar Seret Celine Evangelista

Sabtu, 11 Juli 2026 14:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Era Baru Persib Bandung: Igor Tolic Pimpin Latihan Perdana Tatap Musim Padat
  • Pelarian Berakhir di Majalengka: Pengemudi Mobilio Penabrak Wanita di Pasteur Akhirnya Dibekuk Polisi
  • Single Mother Tangguh atau Istri Simpanan Jaksa Agung? Badai Isu Liar Seret Celine Evangelista
  • Di Balik Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah: Sisi Lain Operasi Senyap di Sentul
  • Strategi ‘Senyap’ Igor Tolic di Bursa Transfer: Persib Bandung Tak Ingin Disalip Rival!
  • Spanyol vs Prancis di Semifinal! Magis Mikel Merino Pulangkan Belgia dari Piala Dunia 2026
  • Tangan Dingin Yenny Wahid Diuji! Di Balik Rekor Dunia Panjat Tebing & Misteri Klarifikasi Desak Made
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 11 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Logam Raksasa Misterius Berbentuk Cincin Jatuh dari Langit, Diduga Puing Roket

By Aga GustianaSabtu, 4 Januari 2025 11:40 WIB2 Mins Read
Cincin logam raksasa jatuh dari langit di Kenya. (Foto: KSA)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah logam raksasa misterius berbentuk cincin jatuh dari langit dan menghantam sebuah desa di Kenya. Logam tersebut diduga merupakan sampah antariksa berupa puing dari roket.

Dilaporkan Badan antariksa Kenya (KSA), objek misterius itu terjatuh di Mukuku Village di Makueni County pada 30 Desember 2024 lalu.

“Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa objek tersebut tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap keselamatan mereka,” kata KSA dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari Gizmodo, Sabtu (4/1/2025).

“Para ahli kami akan menganalisis objek, menggunakan framework yang ada untuk mengidentifikasi pemiliknya, dan terus memberi tahu masyarakat tentang langkah dan hasil selanjutnya,” sambungnya.

Cincin logam raksasa itu berdiameter sekitar 2,5 meter dan berat sekitar 500 kg.

Objek ini diyakini sebagai cincin pemisah, komponen yang dipakai untuk menghubungkan muatan kargo dengan roket saat peluncuran.

Cincin pemisah biasanya dirancang untuk terbakar saat reentry melalui atmosfer Bumi. Namun dalam kasus ini, cincin tersebut mampu bertahan dari panas di atmosfer.

Kendati demikian, para pakar belum bisa memastikan apakan objek tersebut adalah puing roket yang terbang dalam beberapa tahun terakhir.

Pakar astrofisika Jonathan McDowell mengatakan tidak ada kandidat luar angkasa yang jelas karena ia tidak bisa melihat bukti objek yang terbakar saat reentry.

Di sisi lain, pakar sampah antariksa Darren McKnight mengatakan kadang sampah antariksa ditutupi oleh ‘massa yang dikorbankan’ yang terbakar saat reentry dan menyisakan perangkat keras mentah untuk kembali ke Bumi.

Peninjauan awal yang dilakukan oleh Center for Orbital and Reentry Debris Studies (CORDS) mengindikasikan kemungkinan adanya hubungan antara sampah antariksa ini dengan sisa roket Atlas Centaur yang diluncurkan pada tahun 2004.

Puing roket tersebut, yang ditandai sebagai objek 28385, diprediksi akan kembali ke Bumi pada 30 Desember dengan jalur yang membawanya melewati Afrika. Namun, data U.S. Space Force menunjukkan komponen roket 28385 kembali ke Bumi di atas Danau Baikal di Rusia.

Semua informasi ini baru sekedar spekulasi dan masih menunggu informasi resmi dari otoritas Kenya. Namun insiden ini menyoroti kasus jatuhnya sampah antariksa yang makin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

cincin kenya logam puing raksasa roket
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pelarian Berakhir di Majalengka: Pengemudi Mobilio Penabrak Wanita di Pasteur Akhirnya Dibekuk Polisi

Di Balik Pengunduran Diri Jampidsus Febrie Adriansyah: Sisi Lain Operasi Senyap di Sentul

Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Jangan Sampai Terlewat! PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Penerima Pakai NIK KTP

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Segera Cair, Ini Jadwal Penyaluran dan Cara Cek Penerimanya

Diduga Diseret Buaya Saat Perbaiki Perahu, Jenazah Warga Bandung Barat Akhirnya Ditemukan

Terpopuler
  • Retaknya Panca Curiga di Tanah Purwakarta: Di Mana Batas ‘Heureuy’ Sunda Saat Tubuh Perempuan Jadi Bahan Jenaka?
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Kisah Keyshia, Mojang Bandung yang Rela Kurang Tidur Demi Kejar Prestasi: Hasil Tak Mengkhianati Proses!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Update Kode Redeem FF Terbaru Hari Ini 6 Juli 2026: Klaim Skin dan Diamond Gratis!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.