Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Jumat, 2 Oktober 2026 22:18 WIB

Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas

Jumat, 2 Oktober 2026 21:53 WIB

Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara

Jumat, 2 Oktober 2026 20:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi
  • Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas
  • Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara
  • Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027
  • Perumda Pasar Juara Segel 243 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom Bandung
  • Bukan Kebetulan! John Herdman Ungkap Rahasia Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2
  • Keren Banget! Skill Futsal Bocah SD Asal Deli Serdang Bikin Pelatih Timnas Indonesia Putri Kepincut
  • Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 3 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Luhut Sebut Ada 7 Sumber Pencemaran DAS Citarum, Salah Satunya Persampahan

By Putra JuangSelasa, 29 Agustus 2023 17:00 WIB1 Min Read
Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Lemhannas)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, saat ini ada tujuh permasalahan yang menjadi sumber pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, salah satunya terkait persampahan.

Hal itu disampaikan Menko Marves saat Rapat Koordinasi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan (PPK) DAS Citarum bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil beserta seluruh anggota Satgas Citarum Harum, Selasa (29/8/2023).

Oleh karena itu, Menko Marves meminta seluruh persoalan ini harus menjadi fokus penanganan Satgas Citarum Harum.

“Sumber pencemaran ada limbah peternakan, pertanian, industri, limbah cair domestik, limbah dari perikanan, sedimentasi, dan terakhir persampahan,” ucap Luhut.

Baca Juga:  Iriana Jokowi Apresiasi Produk Kriya IKM di Jawa Barat

Dari sumber pencemaran ini, kata Luhur, ada beberapa kerusakan di DAS Citarum salah satunya terjadinya banjir. Mengingat kondisi banjir di Bandung ini, dirasakannya ada faktor dari DAS Citarum.

Baca Juga:  Bima Arya Pede Pemilu 2024 di Kota Bogor Nol Konflik

“Kerusakan di DAS Citarum ini ada lahan kritis, alih fungsi lahan, dan banjir,” ujarnya.

Luhut mengatakan, dalam menangani pencemaran di DAS Citarum penanganan dan fasilitas harus mulai diutamakan. Sebab, dengan penanganan yang maksimal maka akan meminimalisir terjadinya tindakan pencemaran.

Baca Juga:  Kunjungi Istana, PP Hima Persis Undang Jokowi ke Jambore Nasional ke-7

“Di DAS Citarum masih minimnya penegakkan dan fasilitas penegakkan hukum, edukasi, fasilitas limbah terpadu, fasilitas perampasan, fasilitas sumber daya air,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rekor Baru Purwakarta! 500 Ribu Genteng Plered Resmi Meluncur untuk Program Gentengisasi

Aksi Mencekam Pelajar Bawa Celurit Jumbo di Majalengka, Warga: Motor Dibacok hingga Helm Dirampas

Drive Your Future Phase 2 InDrive Sasar Mahasiswa Bandung, Ada Edukasi Keselamatan Berkendara

Bandung Siapkan Kolam Retensi Baru untuk Atasi Banjir, Dibangun 2027

Perumda Pasar Juara Segel 243 Ruang Dagang di Pasar Ciroyom Bandung

BSU Kemnaker

Jangan Tertipu Info Palsu! BSU 2026 Rp900 Ribu Disiapkan untuk 13,3 Juta Pekerja

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.