Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Catat Tanggalnya! PKH, BPNT, hingga Bantuan Sembako Juli 2026 Segera Disalurkan Pemerintah

Jumat, 17 Juli 2026 03:00 WIB

Bansos Cair Mulai 20 Juli, Begini Cara Cek Status KPM Lewat HP

Jumat, 17 Juli 2026 02:00 WIB

Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 17 Juli 2026: Banjir Reward Gratis Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Catat Tanggalnya! PKH, BPNT, hingga Bantuan Sembako Juli 2026 Segera Disalurkan Pemerintah
  • Bansos Cair Mulai 20 Juli, Begini Cara Cek Status KPM Lewat HP
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF Terbaru 17 Juli 2026: Banjir Reward Gratis Hari Ini
  • Resmi Jadi WNI, Luke Anthony Vickery Siap Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
  • Saldo DANA Gratis Jadi Rebutan, Ini Cara Klaim DANA Kaget Resmi dan Tips Hindari Penipuan
  • Update SAR KLM Nurul Salsa: 52 Korban Ditemukan, 16 Penumpang Masih Hilang
  • Adam Alis Ungkap Perkembangan Persib Jelang Piala Presiden 2026, Siap Kejutkan Arema FC!
  • Atasi Macet! Ini Daftar Lengkap 18 Rute BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 17 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mahasiswa Demo di Depan Gedung Sate, Protes Kenaikan Harga Pangan

By Putra JuangJumat, 22 Maret 2024 19:20 WIB2 Mins Read
Mahasiswa Demo di Depan Gedung Sate, Protes Kenaikan Harga Pangan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ratusan mahasiswa di Bandung Raya menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, pada Jumat (22/3/2024). Dalam unjuk rasa bertajuk ‘Bandung Lautan Api’ ini, massa aksi membawa 12 tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah.

Perwakilan aliansi mahasiswa yang juga Ketua BEM Kema Unpad 2024, Fawwaz Ihza Mahendra mengatakan, tema besar dari 12 tuntutan tersebut terkait persoalan harga pangan, demokrasi dan adili rezim jokowi.

“Kegiatan sore ini aksi unjuk rasa yang kami lakukan, kurang lebih ada 12 tapi memang tema-tema utamanya itu mengenai stabilitas harga bahan pokok yang kedua itu permasalahan demokrasi yang ketiga overprotect legalizm,” ucap Fawwaz.

Selain itu, pihaknya juga turut menyoroti sikap pemerintah yang selalu berbohong dalam setiap pernyataannya.

Baca Juga:  Perkuat Aksi Sosial, Pemkot Bandung Canangkan Bulan Dana PMI 2026

“Kami memandang bahwa istana ini menjadi pembohong, kenapa? Karena mereka selalu menyatakan demi rakyat demi rakyat, bahwa mereka mengatakan demi rakyat tapi tidak pernah melakukan sebuah kebijakan yang pro rakyat,” tegasnya.

Fawwaz mengatakan, dampak kenaikan harga bahan pokok ini tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa saja, namun juga oleh masyarakat luas.

“Harga saat ini tak kunjung kembali ke harga normal dan kami melihat bukan hanya kawan-kawan mahasiswa saja yang merasakan naiknya bahan pokok, tapi kami melihat masyarakat di sekitar kampus merasakan harga bahan pokok ini menyulitkan mereka untuk melanjutkan hidup,” tuturnya.

Baca Juga:  Ciptakan Kenyamanan, Aparat Pemkot Bandung Gencarkan Program Jumat Bersih

Berikut ini 12 tuntutan aksi mahasiswa Bandung Raya terhadap pemerintah:

1. Melaksanakan reforma agraria seiati dan industrialisasi nasional untuk mewujudian ketahanan pangan nasional dan stabilkan harga
bahan pokok serta tolak politisasi bantuan sosial.

2. Kembalikan independensi KPK

3. Cabut pasal tni polri yang dapat mengisi jabatan ASN

4. Cabut uu no. 6 tahun 2023 tentang cipta keria dan tolak psn yang merampas dan memonopoli tanah

Baca Juga:  14 Tuntutan Menggema dalam Aksi 'Indonesia Gelap' Mahasiswa Bandung untuk Prabowo Subianto

5. Revisi uu no. 1 tahun 2023 tentang kump pada pasal-pasal yang membatasi kebebasan berekspresi

6. Jamin partisipasi masyarakat yang bermakna dalam sebuah proses pembentukan peraturan dan kebijakan publik

7. Berantas korupsi, kolusi dan nepotisme (kkni dan tolak politisasi yudisial

8. Tindak tegas pelanggaran etik yang dilakukan oleh penyelenggara pemilihan umum (Pemilu)

9. Tindak tegas aparatur negara yang berpihak dan adili peserta pemilu yang mengunakan fasilitas negara

10. Cegah intervensi dan penyalahgunaan kekuasaan dalam pilkada

11. Tolak perpanjangan masa jabatan kepala desa 8 tahun

12. Mengutamakan riset dan data dalam perancangan kebijakan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Gedung Sate jokowi Kenaikan Harga Pangan Kota Bandung mahasiswa unjuk rasa
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Catat Tanggalnya! PKH, BPNT, hingga Bantuan Sembako Juli 2026 Segera Disalurkan Pemerintah

Update SAR KLM Nurul Salsa: 52 Korban Ditemukan, 16 Penumpang Masih Hilang

Atasi Macet! Ini Daftar Lengkap 18 Rute BRT Bandung Raya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Bansos BPNT Tahap 3 2026 Segera Cair, Ini Jadwal dan Cara Pencairan Rp600 Ribu

Bukan Soal Gizi, Farhan Bongkar Faktor Besar Pemicu Stunting di Kota Bandung

Kemensos Pastikan Bansos Juli 2026 Cair 20 Juli, Berikut Cara Cek PKH dan BPNT

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • PMJB Resmi Berdiri, Mitra MBG Jawa Barat Soroti Perubahan Kebijakan BGN
  • Bongkar Defisit APBD Jabar Rp5,7 Triliun: Salah Hitung, Salah Kelola, atau Ada Faktor Lain?
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
  • Plot Twist Insiden Lamborghini di Malaysia: Klarifikasi Karyn Putri yang Bikin Netizen Berbalik Arah
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.