Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Selasa, 3 November 2026 11:56 WIB

I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung

Selasa, 3 November 2026 11:48 WIB

Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang

Selasa, 3 November 2026 11:27 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!
  • I.League Cup 2026/2027 Kick Off Hari Ini: Cek Jadwal 6 Matchday Pertama dan Nasib Persib Bandung
  • Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang
  • Akhirnya Comeback! Dari Skandal Podcast Sampai Tutup Channel, Juan dan Eve Buka Lembaran Baru!
  • Ujian Fisik Skuad Persib: Usai Tarung di Australia, Langsung Tantang Java United di Pekan Ke-9
  • Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!
  • Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Marak Petisi Civitas Akademika, Guru Besar UPI: Mudah-mudahan Mengetuk Hati Pemimpin Bangsa

By Putra JuangSenin, 5 Februari 2024 12:31 WIB2 Mins Read
Civitas Akademika UPI. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Guru Besar Ilmu Politik UPI, Prof Cecep Darmawan memastikan, Civitas Akademika UPI selalu mencermati apa yang berkembang di kehidupan masyarakat saat ini.

Dengan maraknya petisi dan kritikan yang disampaikan banyak kampus kepada pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), kata Cecep, diharapkan hal itu dapat hati para pejabat publik.

“Kampus selalu mencermati apa yang berkembang di kehidupan masyarakat kita. Mudah-mudahan dengan maraknya pernyataan sikap dan mengingatkan dari kampus-kampus ini ya itu mengetuk hati para pemimpin bangsa,” kata Cecep di halaman Taman Partere Kampus UPI Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Senin (5/2/2024).

Cecep menegaskan, jika petisi “Bumi Siliwangi Kampus Pejuang Pendidikan” yang dikeluarkan Civitas Akademika UPI murni gerakan kebangsaan.

Baca Juga:  Sabar, Tol Bocimi Seksi 2 Bisa Dipakai Masyarakat Mulai 6 Agustus

Menurut Cecep, rentetan tindakan pengabaian etika, moral yang ditampilkan oleh para pejabat publik tanpa rasa malu, menjadi potret rusaknya bingkai kebangsaan dan kenegaraan saat ini.

“Kami tegaskan pentingnya role model dari pemimpin bangsa. Jadi ini jauh sekali dari gerakan politik praktis, ini semata-mata gerakan kebangsaan,” ucapnya.

Disinggung soal kritikan lambatnya kampus bergerak saat masyarakat mengalamai banyak kesusahan, Cecep menyadari, bahwa memang kampus hari ini mestinya bergerak secara moralitas.

Baca Juga:  Sekaligus Logo, Jokowi Bakal Resmikan Kereta Cepat Whoosh 2 Oktober

“Mestinya seluruh elemen kampus menyadari betul pentingnya Tridharma perguruan tinggi khususnya membela rakyat. Tetapi terlepas dari itu sebetulnya mahasiswa, dosen, para guru besar ini ingin menyatukan pendapat, menyatakan pendapat bahwa negeri ini tidak boleh dicederai oleh perbuatan-perbuatan yang melanggar konstitusi,” tuturnya.

Sementara itu, Presiden BEM Rema UPI, Hilal Syahbana memastikan, pihaknya akan terus memantau respon dari pemerintahan ataupun dari pejabat-pejabat terkait ramainya kritik dari petisi yang dikeluarkan banyak kampus.

Baca Juga:  Jokowi Kritik Format Debat: Tidak Edukatif Karena Saling Menjatuhkan

“Jika pada akhirnya nanti tidak ditanggapi secara serius, jika nanti ini dianggap sebagai omongan belaka, bukan tidak mungkin ini akan menjadi gerakan besar di mahasiswa itu sendiri,” tegasnya.

Hilal mengatakan, sejauh ini beberapa kampus sudah berkomunikasi dan berkonsolidasi untuk menentukan gerakan selanjutnya seperti apa.

“Detailnya seperti apa, mungkin belum bisa disampaikan. Akan tetapi, jika pada akhirnya itu harus dilakukan, itu bukan suatu hal yang tidak mungkin nanti untuk dilakukan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

jokowi UPI
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sinyal Bahaya Emiten Raffi-Nagita: Saham RANS Ambles Lebih dari 50 Persen!

Penertiban 48 Bangli Bundaran Cibiru Bandung dan Jeritan Kompensasi Pedagang

Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.