Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!

Selasa, 3 November 2026 10:02 WIB

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

Selasa, 3 November 2026 09:00 WIB

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Selasa, 3 November 2026 08:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dilarang Nge-Vape di Area Kantor Polisi, Nekat Bakal Disanksi!
  • Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
  • Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Jasa Masa Lalu Diungkit! Niat Sindir Raffi Ahmad, Borok Jerome Polin Malah Dibongkar Kubu RANS?

By SusanaSelasa, 3 November 2026 09:00 WIB7 Mins Read
Sindir Raffi Ahmad soal hoaks, Jerome Polin malah diserang balik asisten Raffi dan warganet. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Niat menyentil, Jerome Polin justru ikut tersentil. YouTuber yang dikenal vokal itu menjadi sasaran serangan balik setelah mengunggah sindiran soal hoaks di akun Threads pribadinya, yang oleh warganet dinilai mengarah kepada Raffi Ahmad. Bukan hanya warganet, orang-orang terdekat Raffi pun ikut pasang badan dan mengungkit jasa sang presenter di awal karier Jerome.

Dari tudingan “kacang lupa kulit” hingga tuduhan pernah menyebarkan hoaks, polemik ini berkembang jauh melampaui satu kalimat yang diunggah Jerome. Berikut kronologi lengkapnya.

Berawal dari Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI

Semua bermula dari Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang diinisiasi Polda Metro Jaya di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Kamis (29/10/2026). Acara bertema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” itu dihadiri Raffi Ahmad dalam kapasitasnya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

Di hadapan peserta, Raffi mengajak generasi muda untuk aktif melawan penyebaran berita bohong atau hoaks di media sosial.

Namun, acara itu kemudian menuai kontroversi. Muncul pengakuan dari sejumlah peserta bahwa mereka bukan mahasiswa dan diduga mendapat bayaran. Beberapa orang berkemeja almamater yang diwawancarai awak media bahkan diduga merupakan mahasiswa sewaan.

Gelombang kritik pun mengarah kepada Raffi, dan sejumlah figur publik ikut bersuara. Salah satunya Jerome Polin.

Satu Kalimat yang Memantik Badai

Di tengah polemik, Jerome menulis sindiran pendek di akun Threads @jeromepolin.

“Disuruh melawan hoax sama yang bikin hoax,” tulis Jerome.

Jerome tidak menyebut nama siapa pun. Namun, warganet langsung mengaitkan unggahan itu dengan Raffi Ahmad. Sorotan makin tajam setelah Jerome kedapatan tidak lagi mengikuti akun Instagram bersama Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, @raffinagita1717.

Bagi sebagian publik, unfollow itu bukan sekadar urusan media sosial. Pasalnya, Jerome dan keluarga Raffi selama ini dikenal memiliki hubungan pertemanan yang cukup dekat. Dari sinilah serangan balik bermula.

Kubu Raffi Pasang Badan: “Tanpa Raffi Nagita Bukan Siapa-siapa”

Reaksi paling keras justru datang dari lingkaran terdekat Raffi. Asisten pribadi Raffi, Merry, melontarkan sindiran yang menilai Jerome tidak tahu berterima kasih atas masa lalunya.

Baca Juga:  Jajal Kereta Cepat di Samping Jokowi, Raffi Ahmad: Jakarta-Bandung Cuman 25 Menit

“Jerome tanpa Raffi Nagita bukan siapa-siapa, jleb banget,” tulis akun Merry.

Tak hanya Merry, Mbak Lala, pengasuh Rafathar, turut mengunggah ulang potongan video yang memperlihatkan Jerome mengakui namanya dikenal publik berkat bantuan Raffi. Unggahan dari akun @merryraffiahmad dan @shela_lala96 itu langsung memancing perdebatan, dan cap “kacang lupa kulit” pun melekat pada Jerome.

“Kacang lupa kulitnya Lo parah @jeromepolin,” tulis seorang warganet.

Kisah 2018 yang Kembali Diungkit

Video yang diunggah ulang itu membawa publik kembali ke tahun 2018. Dalam sebuah percakapan, Jerome pernah menceritakan awal perkenalannya dengan Raffi.

Saat itu, Jerome masih kuliah di Jepang. Dalam sebuah podcast pada 2021, ia mengungkapkan bahwa kala itu pengikut Instagram-nya belum mencapai 100 ribu dan kanal YouTube-nya masih di kisaran 500 ribu subscriber. Ketika Raffi hendak berkunjung ke Jepang, Jerome ikut mengirim pesan meski tak berharap dibalas. Tak disangka, Raffi justru menghubunginya lewat pesan langsung dan mengajaknya bertemu.

Setelah Raffi menandai akun Jerome dalam unggahannya, jumlah pengikut Instagram Jerome melonjak hingga menembus 100 ribu. Jerome sendiri pernah menyebut momen itu sebagai salah satu pengalaman yang mengubah hidupnya.

Pengakuan itulah yang kini dijadikan “amunisi” untuk menyerang balik Jerome.

Senjata Makan Tuan? Jerome Dituding Pernah Sebar Hoaks

Serangan tidak berhenti pada soal balas budi. Karena Jerome menyindir soal hoaks, sejumlah warganet di kolom komentar TikTok dan Instagram berbalik menudingnya munafik. Mereka mengungkit sejumlah hal yang dianggap sebagai kesalahan atau “hoaks” masa lalu Jerome.

Salah satu tudingan yang paling banyak beredar menyangkut uang Rp150 juta. Banyak warganet menuding Jerome pernah menyebarkan hoaks terkait angka tersebut. Padahal, narasi ini keliru dan justru terbalik dari fakta sebenarnya.

Pada akhir Agustus 2025, Jerome membongkar tangkapan layar percakapan dari sebuah agensi yang menawarinya bayaran Rp150 juta untuk membuat konten berisi ajakan damai dari pemerintah, DPR, Brimob, ojol, dan masyarakat. Jerome menolak tegas tawaran tersebut, dan menilai uang sebesar itu untuk sekali unggahan lebih baik dipakai untuk menyejahterakan guru. Kakaknya, Jehian Sijabat, juga menegaskan bahwa pesan tawaran itu memang masuk ke tim partnership agensi Mantappu Corp.

Baca Juga:  Pamit ke Hengky Kurniawan, Raffi Ahmad Umbar Janji Investasi di Bandung Barat

Selain itu, sebagian warganet juga menyentil konten kritik politik Jerome, seperti pembahasan tunjangan DPR, isu Chromebook, hingga kasus Nadiem Makarim. Mereka menilai konten-konten tersebut terlalu hiperbola atau mengandung misinformasi demi kepentingan opini pribadi. Namun, tudingan ini sebatas penilaian warganet dan belum disertai bukti yang jelas.

Warganet Terbelah

Meski serangan datang bertubi-tubi, tidak sedikit warganet yang membela Jerome. Mereka mengingatkan bahwa Jerome membangun popularitasnya sendiri melalui kanal YouTube Nihongo Mantappu dan konten bersama Waseda Boys.

“Gue tau Jerome bukan dari RANS,” tulis seorang pengguna Instagram.

Ada pula yang menilai kritik terhadap Raffi tidak semestinya dibalas dengan persoalan utang budi.

“Mindsetnya ‘Benar adalah benar, Salah adalah Salah’ jangan karena pernah dibantu terus tutup mata sama kesalahannya, teman yang benar adalah yang mengingatkan jika salah,” tulis warganet lain.

Perdebatan ini memperlihatkan dua cara pandang yang berbeda. Satu pihak menekankan pentingnya balas budi dalam hubungan pribadi, sementara pihak lain menilai kritik terhadap pejabat publik harus dipisahkan dari urusan kedekatan personal.

Jerome Polin: “Nobody Can Buy My Integrity”

Di tengah gelombang hujatan dan cap “kacang lupa kulit”, Jerome tidak tinggal diam. Melalui akun Threads miliknya, ia kembali mengunggah respons singkat pada Senin (2/11/2026).

“Nobody can buy my integrity,” tulis Jerome, yang berarti tidak ada yang bisa membeli integritasnya.

Kalimat pendek itu dibaca warganet sebagai penegasan sikap: bahwa kedekatan atau jasa di masa lalu tidak akan membuatnya berhenti bersuara.

Jehian Ikut Bersuara

Kakak Jerome, Jehian Panangian Sijabat, turut merespons ramainya pembahasan soal unfollow melalui akun Threads @jehianps. Ia mempertanyakan mengapa urusan mengikuti akun Instagram justru menjadi perdebatan, sementara isu kebakaran hutan masih membutuhkan perhatian.

Jehian juga mengaku sudah lebih dulu berhenti mengikuti Raffi sejak tahun lalu. “Saya sendiri udah unfoll dari tahun lalu gara-gara ditelfon perihal ngepost tentang ojol yang meninggal dilindas. Langsung hilang respect,” tulisnya.

Baca Juga:  Dituding NCW Terlibat Pencucian Uang Koruptor, Raffi Ahmad: Gedung Aja Masih Nyicil

Hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan dari pihak Raffi Ahmad terkait pernyataan Jehian tersebut.

Raffi Ahmad Minta Maaf untuk Kedua Kalinya

Sebelum ramai soal Jerome, Raffi Ahmad telah dua kali menyampaikan permintaan maaf atas polemik kehadirannya di Bundaran HI. Permintaan maaf kedua disampaikan lewat video di akun Instagram resmi @ukp_mudaseni_raffiahmad, Minggu (1/11/2026).

Dalam video tersebut, Raffi menegaskan kehadirannya hanya sebagai tamu undangan, merujuk pada penjelasan Polda Metro Jaya selaku penyelenggara.

“Saya Raffi Ahmad. Dengan kerendahan hati saya, izinkan saya menyampaikan beberapa hal terkait acara pada tanggal 29 Oktober lalu. Sebagaimana telah dijelaskan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara, saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut,” ungkap Raffi.

Suami Nagita Slavina itu menjelaskan, memenuhi undangan sudah menjadi kebiasaannya sejak lama.

“Sudah menjadi kebiasaan dari sejak dulu di setiap ada undangan siapa pun yang mengundang saya, InsyaAllah saya selalu mengupayakan untuk hadir walaupun sebentar,” ucapnya.

Raffi juga mengakui niat baik tetap harus dibarengi ketelitian.

“Saya mohon maaf dari hati saya atas kegaduhan yang timbul dari kehadiran saya. Saya sangat memahami bahwa niat baik tetap perlu disertai ketelitian pada setiap kegiatan yang akan dihadiri,” kata Raffi.

“Dan kejadian ini menjadi pengingat bagi saya untuk lebih teliti, memahami informasi, dan lebih berhati-hati dalam mengambil langkah,” ujarnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bijak menyikapi informasi.

“Selama ini saya mengajak masyarakat seluruhnya untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, menjauhkan dari ujaran kebencian, apalagi yang diiringi dengan caci maki sampai dengan fitnah,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Raffi berterima kasih atas kritik dan masukan publik.

“Terima kasih sekali lagi atas perhatian, kritik, dan masukan yang diberikan. Semuanya ini pastinya menjadi pembelajaran bagi saya untuk terus memperbaiki diri. Saya berharap penjelasan yang telah disampaikan dapat membantu memperjelas situasi yang sebenar-benarnya terjadi, sekaligus ini menjadi bahan pembelajaran dan evaluasi bagi semua pihak termasuk saya,” pungkas Raffi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

asisten Raffi Ahmad Jerome Polin Jerome Polin sindir Raffi Ahmad Raffi Ahmad
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Mau Beli atau Jual Emas Hari Ini? Cek Dulu Harga Antam dan Buyback Terbaru

Dari Resepsionis Bank Jadi Ratu Horor No. 1! Rahasia Nadia Omara ‘Menyihir’ 87 Juta Penonton

Stop Kebiasaan Makan Telur Setengah Matang, Hati-hati Kena Bakteri Salmonella dan Diare

Anti Berisik! 5 Kafe Tersembunyi di Bandung Ini Bikin Kerja Makin Fokus

Penantian 8 Tahun! dr. Gia Pratama Menangis Dengar Detak Jantung Calon Buah Hati

Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.