Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Cek Jadwal Pencairan BLT Dana Desa September 2026: KPM Bisa Kantongi Rp900 Ribu Sekaligus?

Kamis, 17 September 2026 08:57 WIB

317 Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Ratusan PKL Cirebon Terkatung-katung Kehilangan Tempat Cari Makan

Kamis, 17 September 2026 08:51 WIB

Bukti Nyata Persib Raja Asia Tenggara? Rekor 30 Tahun Pecah, Maung Bandung Sang Pencetak Sejarah!

Kamis, 17 September 2026 08:25 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cek Jadwal Pencairan BLT Dana Desa September 2026: KPM Bisa Kantongi Rp900 Ribu Sekaligus?
  • 317 Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Ratusan PKL Cirebon Terkatung-katung Kehilangan Tempat Cari Makan
  • Bukti Nyata Persib Raja Asia Tenggara? Rekor 30 Tahun Pecah, Maung Bandung Sang Pencetak Sejarah!
  • Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri
  • Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya
  • Borneo FC Dibikin Tak Berkutik! Dewa United Cetak Dua Gol di Menit 90+ dan Rebut Puncak
  • Tak Cuma 3 Poin! Persib Bawa Pulang Bonus Rp883 Juta Usai Menang atas FC Seoul
  • Menjelajah Kelezatan Karawang: 10 Wisata Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Maulana Yusuf Sentil Proyek Dedi Mulyadi, Prioritas Rakyat Dipertanyakan

By SusanaMinggu, 19 April 2026 09:25 WIB3 Mins Read
Anggota DPRD Jabar Maulana Yusuf . Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana revitalisasi kawasan Gedung Sate kembali menuai sorotan. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Maulana Yusuf Erwinsyah, menilai proyek tersebut belum menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

Proyek yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi ini diketahui telah dimulai sejak 8 April dan ditargetkan rampung pada 8 Agustus 2026, dengan estimasi anggaran mencapai Rp15 miliar.

Menurut Maulana, di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, alokasi anggaran sebesar itu seharusnya diprioritaskan untuk sektor yang lebih fundamental.

“Masih banyak persoalan rakyat yang belum terselesaikan, sehingga revitalisasi ini belum menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Prioritas Anggaran Jadi Sorotan

Baca Juga:  Heran Anggaran Disdik Jabar Paling Tinggi, Dedi Mulyadi: PPDB Ribut Wae

Maulana menekankan bahwa pemerintah daerah perlu lebih fokus pada sektor pendidikan serta sosial keagamaan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.

Ia berpandangan bahwa setiap kebijakan anggaran harus diarahkan pada program yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar penataan fisik kawasan.

“Alokasi anggaran daerah harus difokuskan pada kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Kekhawatiran Hilangnya Nilai Sejarah

Selain aspek anggaran, Maulana juga menyoroti pentingnya menjaga nilai historis kawasan yang meliputi Lapangan Gasibu dan Jalan Diponegoro.

Ia mengingatkan agar revitalisasi tidak menghilangkan karakter kawasan yang telah lama menjadi identitas Kota Bandung.

“Jangan sampai revitalisasi ini justru menghilangkan karakter kawasan yang sudah memiliki nilai historis,” katanya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Soroti Peran Ormas yang Mengganggu Dunia Usaha

Potensi Dampak pada Akses Publik

Lebih jauh, Maulana mengungkapkan kekhawatiran terkait rencana perubahan infrastruktur di sekitar kawasan, termasuk kemungkinan penyesuaian ruas Jalan Diponegoro dan Jalan Majapahit.

Menurutnya, langkah tersebut berpotensi memengaruhi aksesibilitas masyarakat serta mobilitas di pusat kota.

Ia juga menilai bahwa perluasan kawasan pemerintahan dapat menciptakan jarak, baik secara fisik maupun simbolik, antara pemerintah dan masyarakat.

“Jangan sampai ini memperluas batas antara pemerintah dengan rakyat,” ujarnya.

Soroti Perencanaan dan Sumber Anggaran

Dari sisi kebijakan, Maulana menilai proyek revitalisasi ini belum memiliki dasar perencanaan yang kuat. Ia menyebut program tersebut belum tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Baca Juga:  KemenHAM Jabar Nilai Program Pendidikan Karakter Dedi Mulyadi Sebagai Solusi Konkret

Selain itu, sumber pendanaan proyek juga disebut masih menunggu anggaran perubahan, yang menurutnya menimbulkan ketidakpastian.

Kondisi ini dinilai kontras dengan masih banyaknya program prioritas yang belum terealisasi, termasuk bantuan pendidikan seperti dana BPMU.

Minta Kajian Lebih Mendalam

Maulana pun meminta agar pemerintah melakukan kajian komprehensif sebelum melanjutkan proyek tersebut.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan publik harus berbasis pada analisis yang matang, bukan sekadar keinginan atau instruksi semata.

“Kebijakan publik harus berbasis kajian komprehensif,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, ia kembali mengingatkan agar pemerintah mendahulukan program yang memiliki urgensi tinggi dibandingkan proyek yang bersifat estetika.

“Dahulukan kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DPRD Jabar Gedung Sate
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

317 Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Ratusan PKL Cirebon Terkatung-katung Kehilangan Tempat Cari Makan

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.