Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama

Minggu, 1 November 2026 16:29 WIB

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Minggu, 1 November 2026 15:55 WIB

Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC

Minggu, 1 November 2026 14:39 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
  • Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Maulana Yusuf Sentil Proyek Dedi Mulyadi, Prioritas Rakyat Dipertanyakan

By SusanaMinggu, 19 April 2026 09:25 WIB3 Mins Read
Anggota DPRD Jabar Maulana Yusuf . Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Rencana revitalisasi kawasan Gedung Sate kembali menuai sorotan. Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Maulana Yusuf Erwinsyah, menilai proyek tersebut belum menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

Proyek yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi ini diketahui telah dimulai sejak 8 April dan ditargetkan rampung pada 8 Agustus 2026, dengan estimasi anggaran mencapai Rp15 miliar.

Menurut Maulana, di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, alokasi anggaran sebesar itu seharusnya diprioritaskan untuk sektor yang lebih fundamental.

“Masih banyak persoalan rakyat yang belum terselesaikan, sehingga revitalisasi ini belum menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Prioritas Anggaran Jadi Sorotan

Baca Juga:  Era Dedi Mulyadi: UMK Jawa Barat 2025 Naik, Bekasi Tertinggi Banjar Terendah

Maulana menekankan bahwa pemerintah daerah perlu lebih fokus pada sektor pendidikan serta sosial keagamaan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.

Ia berpandangan bahwa setiap kebijakan anggaran harus diarahkan pada program yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar penataan fisik kawasan.

“Alokasi anggaran daerah harus difokuskan pada kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Kekhawatiran Hilangnya Nilai Sejarah

Selain aspek anggaran, Maulana juga menyoroti pentingnya menjaga nilai historis kawasan yang meliputi Lapangan Gasibu dan Jalan Diponegoro.

Ia mengingatkan agar revitalisasi tidak menghilangkan karakter kawasan yang telah lama menjadi identitas Kota Bandung.

“Jangan sampai revitalisasi ini justru menghilangkan karakter kawasan yang sudah memiliki nilai historis,” katanya.

Baca Juga:  Kata Dedi Mulyadi Soal Polemik Penjualan Gas LPG 3 Kg: Seharusnya...

Potensi Dampak pada Akses Publik

Lebih jauh, Maulana mengungkapkan kekhawatiran terkait rencana perubahan infrastruktur di sekitar kawasan, termasuk kemungkinan penyesuaian ruas Jalan Diponegoro dan Jalan Majapahit.

Menurutnya, langkah tersebut berpotensi memengaruhi aksesibilitas masyarakat serta mobilitas di pusat kota.

Ia juga menilai bahwa perluasan kawasan pemerintahan dapat menciptakan jarak, baik secara fisik maupun simbolik, antara pemerintah dan masyarakat.

“Jangan sampai ini memperluas batas antara pemerintah dengan rakyat,” ujarnya.

Soroti Perencanaan dan Sumber Anggaran

Dari sisi kebijakan, Maulana menilai proyek revitalisasi ini belum memiliki dasar perencanaan yang kuat. Ia menyebut program tersebut belum tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Baca Juga:  Di Balik Sengkarut SPMB Jabar 2026: Mengulas Profil, Rekam Jejak, dan Kekayaan Kadisdik Purwanto

Selain itu, sumber pendanaan proyek juga disebut masih menunggu anggaran perubahan, yang menurutnya menimbulkan ketidakpastian.

Kondisi ini dinilai kontras dengan masih banyaknya program prioritas yang belum terealisasi, termasuk bantuan pendidikan seperti dana BPMU.

Minta Kajian Lebih Mendalam

Maulana pun meminta agar pemerintah melakukan kajian komprehensif sebelum melanjutkan proyek tersebut.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan publik harus berbasis pada analisis yang matang, bukan sekadar keinginan atau instruksi semata.

“Kebijakan publik harus berbasis kajian komprehensif,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, ia kembali mengingatkan agar pemerintah mendahulukan program yang memiliki urgensi tinggi dibandingkan proyek yang bersifat estetika.

“Dahulukan kebutuhan yang mendesak bagi masyarakat,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DPRD Jabar Gedung Sate
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.