Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya

Minggu, 23 Agustus 2026 06:00 WIB
Begini cara dapat saldo DANA gratis, awas hati-hati kena tipu.

Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!

Minggu, 23 Agustus 2026 03:00 WIB
Game Free Fire

Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif

Minggu, 23 Agustus 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Banjir Hadiah Akhir Pekan! Daftar Kode Redeem FF 23 Agustus 2026 dan Cara Klaimnya
  • Klaim Saldo DANA Gratis Hingga Ratusan Ribu Rupiah Hari Ini, 23 Agustus 2026!
  • Klaim Skin & Diamond Gratis! Kode Redeem FF Terbaru 23 Agustus 2026 yang Masih Aktif
  • Bongkar Kasus Argopuro: Bahaya Fatal Mandi Sabun di Sungai Qolbu yang Bikin Netizen Murka!
  • Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom
  • Rumor Transfer Mepet: Persib dan Persija Kompak Berburu Kiper Asal Eropa
  • Kejutan Buat Nasabah dan Bobotoh: bank bjb Sediakan 1.500 Kuota Early Access Jersey Persib Musim Baru
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 23 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Memanas di Samudra Hindia: Kapal Perang Iran Karam Dihantam Torpedo AS, Puluhan Orang Tewas

By Aga GustianaJumat, 6 Maret 2026 11:29 WIB3 Mins Read
Kapal Iran diserang AS. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan di Timur Tengah kini meluas hingga ke perairan internasional. Sebuah kapal perang milik Iran dilaporkan karam di Samudra Hindia setelah menjadi target serangan torpedo bawah laut yang dilepaskan oleh kapal selam Amerika Serikat. Insiden fatal ini menandai eskalasi baru dalam konflik terbuka yang melibatkan AS-Israel melawan Iran.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, memberikan konfirmasi implisit mengenai serangan tersebut. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa kapal Iran tersebut tidak menduga akan adanya serangan di perairan yang sebelumnya dianggap aman bagi mereka.

“Kapal itu merasa aman di perairan internasional, tapi justru dihantam torpedo,” ujar Hegseth dalam agenda yang dikutip dari BBC Indonesia pada Kamis (5/3/2026).

Meskipun Pentagon tidak merinci identitas kapal tersebut secara resmi, laporan dari pihak Angkatan Laut Sri Lanka memberikan petunjuk kuat bahwa kapal yang karam adalah kapal fregat IRIS Dena. Pihak berwenang memperkirakan setidaknya 140 kru berada di dalam kapal saat serangan terjadi, dengan puluhan di antaranya kini dinyatakan hilang.

Baca Juga:  Operasi Berjalan Sulit, Kebakaran Kompleks Hong Kong Tewaskan 44 Orang

Hegseth menegaskan bahwa aksi militer ini adalah bentuk unjuk kekuatan yang terukur, namun ia memberikan peringatan keras bahwa konflik ini belum mencapai puncaknya. “Ini memang bukan pertarungan yang seimbang, dan tidak dimaksudkan sebagai pertarungan yang seimbang. Gelombang yang lebih besar akan datang. Kami baru memulainya,” tegas Hegseth.

Korban Jiwa dan Upaya Penyelamatan

Dampak dari serangan ini sangat tragis. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Angkatan Laut Sri Lanka pada Kamis (5/3/2026), proses evakuasi dan pencarian korban terus dilakukan secara intensif. Berikut adalah rincian kondisi personel:

  • Tewas: 87 tentara Iran telah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
  • Hilang: Sebanyak 61 tentara lainnya masih belum ditemukan di lokasi kejadian.
  • Selamat: 32 tentara Iran berhasil diselamatkan oleh Angkatan Laut Sri Lanka dan saat ini sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit kota Galle.
Baca Juga:  Peringatan Keras Iran di Jalur Minyak Dunia: AS Dituding Manipulasi Pasar Energi

Seorang pejabat Angkatan Laut Sri Lanka, yang enggan disebutkan namanya, mengonfirmasi bahwa operasi pencarian di lokasi kapal karam masih terus berjalan. “Kami telah mengevakuasi 87 jenazah, dan pencarian masih dilakukan untuk yang lainnya yang masih hilang,” ungkapnya kepada AFP.

Baca Juga:  Iran dalam Guncangan: Teka-teki Nasib Alireza Arafi, Sang Pemimpin Tertinggi Sementara di Tengah Krisis

Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, juga secara terpisah mengonfirmasi bahwa pasukan negaranya terlibat langsung dalam mengevakuasi korban yang selamat dari fregat tersebut. Suasana duka menyelimuti fasilitas medis di kota Galle, di mana para saksi mata melaporkan kedatangan puluhan jenazah tentara Iran pada Rabu (4/3) malam.

Kejadian ini terjadi di tengah memanasnya situasi geopolitik yang dipicu oleh serangan gabungan AS dan Israel sejak akhir pekan lalu. Eskalasi ini memicu kekhawatiran meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah ke jalur-jalur pelayaran vital di Samudra Hindia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita internasional
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Turun Langsung ke Lokasi Karhutla Kalbar, Presiden Prabowo Perintahkan Mobilisasi 1.500 Pasukan dan Helikopter Boom

Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung

Viral Pengakuan Wisatawan Talaga Bodas Garut, Kena Pungli Berdalih Uang Ojek ‘Saredona’

Ke Luar Negeri Gercep, Bencana NTT Malah ‘Direncanakan’? Beda Gaya Prabowo vs SBY Bikin Netizen Amuk!

Viral! Keberanian Dua Bocah Palangka Raya Duel Mulut dan Ungkap Terduga Pembakar Lahan

Aksi Pemotor Piting dan Hajar Pemobil Gara-gara Suara Klakson, Polisi Buru Pelaku

Terpopuler
  • Deretan Kode Redeem FF 19 Agustus 2026: Amankan Evolution Stone dan Skin Spesial Kemerdekaan!
  • Garena Free Fire
    Kode Redeem FF Terbaru 21 Agustus 2026: Serbu Evolution Stone dan Skin Senjata Gratis!
  • Mengenang 50 Tahun Kebersamaan, Alumni ITB 76 Unjuk Budaya Lokal Lewat Karnaval Sisingaan di Bandung
  • Menembus Angka 75,90: Menguji Rekor IPM Jawa Barat di Tengah Bayang Ketimpangan
  • Jabar Masih Dibelit Masalah, Kehadiran Dedi Mulyadi di NTT Dinilai Tak Urgent
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.