Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Sabtu, 20 Juni 2026 15:49 WIB

Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara

Sabtu, 20 Juni 2026 15:27 WIB

Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat

Sabtu, 20 Juni 2026 12:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng
  • Goncang Dunia! Kisah Miyu Pranoto, Dancer Cilik Indonesia yang Ditakuti Lawan Lintas Negara
  • Saep ‘Bos Copet’ Preman Pensiun Meninggal Dunia, Sempat Koma di ICU RSUD Cibabat
  • Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat
  • Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan
  • Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya
  • Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Menang Tipis 1-0 atas Skotlandia Lewat Drama Gol Cepat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Memanas di Samudra Hindia: Kapal Perang Iran Karam Dihantam Torpedo AS, Puluhan Orang Tewas

By Aga GustianaJumat, 6 Maret 2026 11:29 WIB3 Mins Read
Kapal Iran diserang AS. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan di Timur Tengah kini meluas hingga ke perairan internasional. Sebuah kapal perang milik Iran dilaporkan karam di Samudra Hindia setelah menjadi target serangan torpedo bawah laut yang dilepaskan oleh kapal selam Amerika Serikat. Insiden fatal ini menandai eskalasi baru dalam konflik terbuka yang melibatkan AS-Israel melawan Iran.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, memberikan konfirmasi implisit mengenai serangan tersebut. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa kapal Iran tersebut tidak menduga akan adanya serangan di perairan yang sebelumnya dianggap aman bagi mereka.

“Kapal itu merasa aman di perairan internasional, tapi justru dihantam torpedo,” ujar Hegseth dalam agenda yang dikutip dari BBC Indonesia pada Kamis (5/3/2026).

Meskipun Pentagon tidak merinci identitas kapal tersebut secara resmi, laporan dari pihak Angkatan Laut Sri Lanka memberikan petunjuk kuat bahwa kapal yang karam adalah kapal fregat IRIS Dena. Pihak berwenang memperkirakan setidaknya 140 kru berada di dalam kapal saat serangan terjadi, dengan puluhan di antaranya kini dinyatakan hilang.

Baca Juga:  Iran Gempur Israel dengan Tiga Gelombang Rudal, Korban Jiwa dan Kerusakan Meluas

Hegseth menegaskan bahwa aksi militer ini adalah bentuk unjuk kekuatan yang terukur, namun ia memberikan peringatan keras bahwa konflik ini belum mencapai puncaknya. “Ini memang bukan pertarungan yang seimbang, dan tidak dimaksudkan sebagai pertarungan yang seimbang. Gelombang yang lebih besar akan datang. Kami baru memulainya,” tegas Hegseth.

Korban Jiwa dan Upaya Penyelamatan

Dampak dari serangan ini sangat tragis. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Angkatan Laut Sri Lanka pada Kamis (5/3/2026), proses evakuasi dan pencarian korban terus dilakukan secara intensif. Berikut adalah rincian kondisi personel:

  • Tewas: 87 tentara Iran telah berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
  • Hilang: Sebanyak 61 tentara lainnya masih belum ditemukan di lokasi kejadian.
  • Selamat: 32 tentara Iran berhasil diselamatkan oleh Angkatan Laut Sri Lanka dan saat ini sedang dalam perawatan intensif di rumah sakit kota Galle.
Baca Juga:  Iran Nyatakan Siap Perang Panjang dengan Israel: Dunia Akan Lihat Inovasi Kami di Medan Tempur

Seorang pejabat Angkatan Laut Sri Lanka, yang enggan disebutkan namanya, mengonfirmasi bahwa operasi pencarian di lokasi kapal karam masih terus berjalan. “Kami telah mengevakuasi 87 jenazah, dan pencarian masih dilakukan untuk yang lainnya yang masih hilang,” ungkapnya kepada AFP.

Baca Juga:  Gencatan Senjata Berantakan! Pakistan Meradang Lihat Israel Gempur Lebanon di Tengah Perundingan Damai

Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, juga secara terpisah mengonfirmasi bahwa pasukan negaranya terlibat langsung dalam mengevakuasi korban yang selamat dari fregat tersebut. Suasana duka menyelimuti fasilitas medis di kota Galle, di mana para saksi mata melaporkan kedatangan puluhan jenazah tentara Iran pada Rabu (4/3) malam.

Kejadian ini terjadi di tengah memanasnya situasi geopolitik yang dipicu oleh serangan gabungan AS dan Israel sejak akhir pekan lalu. Eskalasi ini memicu kekhawatiran meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah ke jalur-jalur pelayaran vital di Samudra Hindia.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita internasional Kapal Perang Iran Tenggelam Konflik Iran AS Pete Hegseth Samudra Hindia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Liburan Berujung Panik, Sejumlah Mobil Terjebak Gelombang Pasang di Pantai Ujung Genteng

Padam Listrik

Terungkap! Ini Penyebab Utama Pemadaman Listrik Bergilir yang Landa Sejumlah Wilayah Jawa Barat

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.