Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 17:39 WIB

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali

Minggu, 2 Agustus 2026 16:43 WIB

Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial

Minggu, 2 Agustus 2026 15:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
  • Kisah Rahmania Shafiatu Zahra: Mojang Bandung yang Percantik Gerobak UMKM Lewat Konten Sosial
  • Nasib Gianni Infantino Dipertaruhkan, Kontroversi Bisnis FIFA Guncang Sepak Bola Dunia
  • 3 Kali Menang Tanpa Kebobolan, Persib Kirim Sinyal Bahaya Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine
  • Liburan ke Bandung? Jangan Pulang Sebelum Beli 4 Oleh-Oleh Hits Ini
  • Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menag Sebut Program Pembelajaran Harus Berpihak pada Kebutuhan Anak

By Putra JuangJumat, 7 Februari 2025 20:00 WIB2 Mins Read
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar. (Foto: Kemenag)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menaruh perhatian besar terhadap proses pembelajaran anak Indonesia.

Oleh karena itu, pihaknya menyarankan ada empat hal yang harus diperhatikan dalam setiap penyusunan kebijakan pembelajaran harus memperhatikan empat hal.

“Setiap program pembelajaran itu harus berpihak pada (kebutuhan) anak. Karenanya ada empat program yang harus jadi perhatian dalam menyusun kebijakan pembelajaran,” ucap Menag Nasaruddin saat bertemu praktisi pendidikan Najeela Shihab di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Jenis program pertama, terkait kerukunan yang mencakup kajian tentang moderasi dan toleransi. Menurut Menag, kerukunan harus menjadi kerangka utama dalam upaya menciptakan harmoni di tengah masyarakat.

“Di dalam program kerukunan masuklah program tentang moderasi, kajian-kajian toleransi, dan sejenisnya. Jadi isinya mengenai moderasi dan toleransi, tapi cover-nya adalah kerukunan,” ungkapnya.

Kedua, terkait pendidikan berbasis kurikulum yang jelas. Menag menekankan pentingnya membangun kurikulum berdasarkan visi dan misi yang jelas.

“Sesuatu yang punya isi, sesuatu yang punya misi harus diwujudkan. Lahirlah nanti disebut kurikulum. Tidak mungkin kita bisa melahirkan kurikulum tanpa mengetahui ontologinya apa,” imbuhnya.

Ketiga, terkait kepedulian terhadap lingkungan hidup. Menag menyoroti pentingnya memandang lingkungan sebagai bagian dari kehidupan manusia, bukan sekadar objek eksploitasi.

“Seolah-olah tidak ada dosa kalau kita membakar hutan untuk kemaslahatan manusia, padahal di situ juga membunuh berbagai ekosistem. Bahkan kita tidak menganggap dosa kalau menjadikan sungai sebagai tong sampah umum,” katanya.

Keempat, terkait penguatan nasionalisme. Menag menilai bahwa Indonesia yang sangat plural perlu memiliki strategi budaya yang konstruktif untuk menjaga identitas bangsa.

“Wajahnya mirip Indonesia, tapi perilakunya dan pikirannya sudah bukan Indonesia lagi. Kita ini mengarah kepada krisis identitas,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak Menag Nasaruddin Umar pembelajaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Temu Media di Bandung, Ledia Hanifa Bahas MBG hingga Pendidikan

Viral Lautan Manusia Antar Jenazah Kades Pegiringan Pemalang, Terungkap Amalan Semasa Hidup

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.