Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Selasa, 16 Juni 2026 19:49 WIB
Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Selasa, 16 Juni 2026 18:00 WIB

Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!

Selasa, 16 Juni 2026 17:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?
  • Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!
  • Kisah Gila dari Piala Dunia 2026: Kiper 40 Tahun Tahan Imbang Spanyol, Followers IG Naik 10.000 Persen!
  • Prancis vs Senegal di Piala Dunia 2026: Les Bleus Waspadai Sadio Mane, Duel Sengit Pembuka Grup I
  • Heboh Video Cut Salwa ‘No Sensor’ Viral, Ini Fakta yang Belum Banyak Diketahui
  • Persib dan Persija Saling Sikut? Bek Juara Liga India Rp3,48 Miliar Jadi Rebutan
  • Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman
  • Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 16 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Menag Sebut Program Pembelajaran Harus Berpihak pada Kebutuhan Anak

By Putra JuangJumat, 7 Februari 2025 20:00 WIB2 Mins Read
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar. (Foto: Kemenag)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menaruh perhatian besar terhadap proses pembelajaran anak Indonesia.

Oleh karena itu, pihaknya menyarankan ada empat hal yang harus diperhatikan dalam setiap penyusunan kebijakan pembelajaran harus memperhatikan empat hal.

“Setiap program pembelajaran itu harus berpihak pada (kebutuhan) anak. Karenanya ada empat program yang harus jadi perhatian dalam menyusun kebijakan pembelajaran,” ucap Menag Nasaruddin saat bertemu praktisi pendidikan Najeela Shihab di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Jenis program pertama, terkait kerukunan yang mencakup kajian tentang moderasi dan toleransi. Menurut Menag, kerukunan harus menjadi kerangka utama dalam upaya menciptakan harmoni di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Jelang Keberangkatan Haji, Menag Cek Persiapan Akhir Layanan di Arafah, Muzdalifah dan Mina

“Di dalam program kerukunan masuklah program tentang moderasi, kajian-kajian toleransi, dan sejenisnya. Jadi isinya mengenai moderasi dan toleransi, tapi cover-nya adalah kerukunan,” ungkapnya.

Kedua, terkait pendidikan berbasis kurikulum yang jelas. Menag menekankan pentingnya membangun kurikulum berdasarkan visi dan misi yang jelas.

Baca Juga:  Harapan Menag di Natal 2024: Semoga Membawa Kedamaian dan Kebahagiaan Abadi

“Sesuatu yang punya isi, sesuatu yang punya misi harus diwujudkan. Lahirlah nanti disebut kurikulum. Tidak mungkin kita bisa melahirkan kurikulum tanpa mengetahui ontologinya apa,” imbuhnya.

Ketiga, terkait kepedulian terhadap lingkungan hidup. Menag menyoroti pentingnya memandang lingkungan sebagai bagian dari kehidupan manusia, bukan sekadar objek eksploitasi.

“Seolah-olah tidak ada dosa kalau kita membakar hutan untuk kemaslahatan manusia, padahal di situ juga membunuh berbagai ekosistem. Bahkan kita tidak menganggap dosa kalau menjadikan sungai sebagai tong sampah umum,” katanya.

Baca Juga:  Anak Kelas 2 SD di Kuningan Alami Perundungan sampai Luka, Pelaku Sempat Ancam Korban

Keempat, terkait penguatan nasionalisme. Menag menilai bahwa Indonesia yang sangat plural perlu memiliki strategi budaya yang konstruktif untuk menjaga identitas bangsa.

“Wajahnya mirip Indonesia, tapi perilakunya dan pikirannya sudah bukan Indonesia lagi. Kita ini mengarah kepada krisis identitas,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

anak Menag Nasaruddin Umar pembelajaran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Ilustrasi gempa

Palu Diguncang Gempa M 6,7, BMKG Catat 9 Gempa Susulan dalam Kurang dari 1 Jam!

Respons Demo MBG Pakai Kalimat Kasar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Panen Kecaman

Kronologi Lengkap Kecelakaan Tragis Pesepeda vs Truk di Bandung

Sentimen Damai AS-Iran Pecah, Rupiah Menguat Jadi Mata Uang Terbaik di Asia

Kenaikan BBM Nonsubsidi Bebani Pemkot Bandung, Farhan Akui Harus Lakukan Efisiensi Besar-besaran

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Viral! Daftar Nama yang Diserahkan Sony Sonjaya ke Kejagung Terkait Kasus BGN, Siapa Saja?
  • Video Cut Salwa di Hotel Full Durasi Viral, Warganet Cari Link Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.