Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia

Kamis, 29 Oktober 2026 11:02 WIB

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Kamis, 29 Oktober 2026 10:39 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli

Kamis, 29 Oktober 2026 10:26 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Melesat 12 Tingkat! Persib Jadi Penyelamat Peringkat Sepak Bola Indonesia di Asia
  • Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin
  • Harga Emas Antam Anjlok Rp11.000 Hari Ini! Cek Daftar Lengkapnya Sebelum Beli
  • Video Lama Bocor Lagi! Reaksi Dingin Eve Saat Tahu Hamil Bikin Warganet Geleng-geleng Kepala
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
  • Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mengenal Kapten Zulmi Aditya, Perwira Akmil Asal Cimahi yang Syahid dalam Misi UNIFIL

By SusanaRabu, 1 April 2026 14:41 WIB4 Mins Read
Kapten Inf Zulmi Aditya dan Sersan Satu (Sertu) Ikhwan, gugur dalam insiden ledakan saat menjalankan tugas misi perdamaian di Lebanon Selatan. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kabar duka menyelimuti dunia militer Indonesia. Dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kapten Inf Zulmi Aditya dan Sersan Satu (Sertu) Ikhwan, gugur dalam insiden ledakan saat menjalankan tugas misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.00 waktu setempat di wilayah Bani Hayyan. Saat itu, keduanya tengah mengawal konvoi logistik pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Selain dua prajurit yang gugur, sejumlah personel lain juga mengalami luka-luka. Hingga kini, penyebab ledakan masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.

Misi Perdamaian UNIFIL dan Kronologi Insiden

Insiden bermula ketika Task Force Bravo (TFB) INDOBATT melaksanakan misi pengawalan logistik sekaligus evakuasi jenazah prajurit lain dalam operasi kemanusiaan. Konvoi tersebut mengawal kendaraan dari Combat Support Service Unit (CSSU) Spanyol yang bergerak di sektor 7-2 menuju sektor 7-1.

Dalam rangkaian perjalanan, dua kendaraan TNI mengawal enam kendaraan logistik, termasuk kendaraan pembawa peti jenazah. Namun saat melintas di Bani Hayyan dan hendak berbelok, tiba-tiba terjadi ledakan yang menghantam kendaraan pertama.

Kendaraan tersebut ditumpangi Kapten Inf Zulmi Aditya bersama sejumlah personel lainnya. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan parah dan menewaskan dua prajurit di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Satu Orang Meninggal, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan Truk di Cimahi

Akibat insiden itu:

  • Kapten Inf Zulmi Aditya gugur di tempat
  • Sertu Ikhwan gugur dalam tugas
  • Kapten Inf Sulthan dan Praka Deni mengalami luka-luka
  • Sejumlah personel lain turut mengalami luka-luka

Hingga saat ini, penyelidikan terkait sumber ledakan masih terus dilakukan.

Profil Kapten Inf Zulmi Aditya: Prajurit Kopassus yang Gugur di Usia 33 Tahun

Kapten Inf Zulmi Aditya merupakan perwira TNI dari Kopassus, tepatnya Grup 2. Ia adalah lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 2015 dan telah mengabdi dalam berbagai penugasan, termasuk misi perdamaian dunia di Lebanon.

Dalam penugasannya sebagai bagian dari Satgas TNI Kontingen Garuda XXIII-S UNIFIL, almarhum dikenal disiplin dan berdedikasi tinggi.

Rencananya, jenazah Kapten Zulmi akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya.

Duka Mendalam di Rumah Keluarga di Cimahi

Suasana haru menyelimuti rumah duka di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Sejak kabar duka tersebar, kerabat dan pelayat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir.

Baca Juga:  Pemkot Cimahi Sosialisasikan Legalitas Tanah Ulayat, Wujud Perlindungan Hak Adat

Karangan bunga duka cita juga memenuhi area rumah, termasuk dari sejumlah pejabat dan tokoh nasional sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum dalam misi perdamaian dunia.

Keluarga mengaku sempat belum mendapatkan kepastian kabar hingga akhirnya konfirmasi resmi diterima pada Selasa (31/3/2026).

“Kami sangat kehilangan. Dia sosok yang baik, religius, dan selalu menjadi kebanggaan keluarga,” ungkap kakak sepupu almarhum, Risman Efendi.

Sosok Sederhana, Religius, dan Dikenang Lingkungan

Di mata keluarga dan tetangga, Kapten Zulmi dikenal sebagai pribadi sederhana, sopan, dan religius. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia militer.

Setelah lulus SMA di Cimahi, ia berhasil lolos Akademi Militer pada percobaan pertama. Keputusannya menjadi prajurit TNI juga dipengaruhi oleh latar belakang keluarga yang memiliki keterkaitan dengan dunia militer.

Tetangga almarhum juga mengenangnya sebagai sosok yang tidak pernah bermasalah dan selalu menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar.

Pemerintah Daerah Sampaikan Duka Mendalam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya prajurit TNI asal Jawa Barat tersebut.

Ia menegaskan bahwa pengabdian para prajurit dalam misi perdamaian dunia merupakan bagian dari sejarah penting Indonesia di kancah internasional.

Baca Juga:  Penemuan Jasad Wanita di Cimahi Gegerkan Warga, Mulut Korban Disumpal Kain

“Atas nama masyarakat Jawa Barat, kami menyampaikan duka mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Respons Warganet: Doa dan Penghormatan Mengalir

Di media sosial, ucapan duka dan doa terus mengalir untuk almarhum. Banyak warganet yang memberikan penghormatan atas dedikasi Kapten Zulmi dalam menjalankan tugas negara.

Sejumlah komentar di kolom media sosial turut menggambarkan rasa kehilangan dan apresiasi atas pengabdiannya:

  • “Terima kasih atas pengabdianmu, semoga husnul khatimah,” tulis salah satu akun.
  • “InsyaAllah syahid, pahlawan perdamaian dunia,” tulis warganet lainnya.
  • “Semoga keluarga diberi kekuatan dan ketabahan,” tulis komentar lain.

Gelombang simpati ini menunjukkan besarnya penghormatan publik terhadap para prajurit yang bertugas dalam misi kemanusiaan internasional.

Edukasi: Risiko dan Beratnya Tugas Misi Perdamaian

Insiden ini kembali mengingatkan bahwa tugas dalam misi perdamaian internasional bukan tanpa risiko. Prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL harus menghadapi situasi kompleks di wilayah konflik aktif.

Selain ancaman fisik, misi ini juga menuntut kesiapan mental, disiplin tinggi, dan pengorbanan besar demi stabilitas global.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cimahi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Dendam Lama Berujung Maut, Ini Sosok Eksekutor Penusukan di Pasar Caringin

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.