Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 28 Juni 2026 13:03 WIB

Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung

Minggu, 28 Juni 2026 12:22 WIB

Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!

Minggu, 28 Juni 2026 12:09 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya
  • Bukan Penyiksaan? Ini Penjelasan Komnas Perempuan Soal Kasus YTR Bandung
  • Bos Hartono Angkat Topi, Koleksi Ikan Irfan Hakim Rajai All Indonesia Young Koi Show 2026!
  • Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi
  • Talenta Muda Persib Dilepas Sementara, Zulkifli Lukmansyah Punya Misi Baru
  • Afrika Selatan vs Kanada 32 Besar Piala Dunia 2026: Prediksi Skor dan Line Up Lengkap!
  • Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?
  • Absen Lengkap Tapi Dituduh Lalai?! Guru Senior Ini Tetap Mengajar Walau Haknya Dirampok 73 Bulan!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Mengenang Perjuangan Panjang, Sejarah di Balik Peringatan Hari Buruh Setiap 1 Mei

By Putra JuangKamis, 1 Mei 2025 09:30 WIB2 Mins Read
Hari Buruh atau May Day. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Setiap tanggal 1 Mei, jutaan pekerja di seluruh dunia memperingati Hari Buruh atau May Day. Lebih dari sekadar hari libur, tanggal ini menyimpan sejarah panjang perjuangan kelas pekerja untuk mendapatkan hak-hak yang layak.

Akar peringatan Hari Buruh dapat ditelusuri hingga akhir abad ke-19 di Amerika Serikat. Pada saat itu, kondisi kerja sangat memprihatinkan: jam kerja yang panjang, upah yang rendah, dan lingkungan kerja yang tidak aman menjadi pemandangan sehari-hari. Gerakan buruh pun tumbuh pesat menuntut perubahan.

Puncak dari perjuangan ini terjadi pada tanggal 1 Mei 1886. Federasi Serikat Pekerja Amerika (American Federation of Labor) menyerukan aksi mogok umum untuk menuntut pemberlakuan delapan jam kerja sehari. Ratusan ribu pekerja turun ke jalan di berbagai kota, termasuk Chicago.

Di Chicago, aksi damai berubah menjadi tragedi pada tanggal 4 Mei 1886, yang dikenal sebagai Peristiwa Haymarket. Sebuah bom dilemparkan ke arah polisi yang membubarkan demonstrasi, menyebabkan korban jiwa di kedua belah pihak.

Baca Juga:  Misteri Nama Kecamatan di Bandung, Cibiru hingga Antapani Ternyata Punya Cerita Unik!

Meskipun tidak jelas siapa pelaku pelemparan bom tersebut, peristiwa ini memicu penangkapan dan pengadilan terhadap sejumlah aktivis buruh. Empat di antaranya kemudian dihukum gantung.

Peristiwa Haymarket justru menyulut solidaritas di kalangan pekerja secara internasional. Pada tahun 1889, Kongres Sosialis Internasional di Paris menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional untuk mengenang para martir Haymarket dan melanjutkan perjuangan untuk hak-hak pekerja.

Baca Juga:  Menyusuri Jejak Sejarah Jalan Braga, dari Jalan Culik hingga Ikon Kota Bandung

Sejak saat itu, Hari Buruh menjadi momentum penting bagi gerakan buruh di seluruh dunia untuk menyuarakan tuntutan mereka terkait upah yang adil, kondisi kerja yang aman, kebebasan berserikat, dan hak-hak pekerja lainnya.

Di berbagai negara, peringatan Hari Buruh diisi dengan aksi unjuk rasa, pawai, pidato, dan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan isu-isu pekerja.

Di Indonesia sendiri, Hari Buruh memiliki sejarah yang panjang dan dinamis. Setelah kemerdekaan, 1 Mei secara resmi diakui sebagai Hari Buruh dan menjadi hari libur nasional.

Baca Juga:  Mu’awiyah bin Abi Sufyan dan Awal Mula Gagasan Monarki dalam Sejarah Islam

Peringatan Hari Buruh di Indonesia seringkali diwarnai dengan aksi unjuk rasa pekerja yang menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah dan pengusaha.

Memperingati Hari Buruh bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang merefleksikan kondisi pekerja saat ini dan memperjuangkan masa depan yang lebih baik.

Di tengah tantangan globalisasi dan perubahan dunia kerja yang pesat, semangat solidaritas dan perjuangan yang diwariskan sejak 1 Mei 1886 tetap relevan dan penting untuk terus diperjuangkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

1 Mei Hari Buruh May Day sejarah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih di TikTok Ramai Dicari, Ini Fakta Sebenarnya

Update Harga Emas Hari Ini! Emas Perhiasan 24 Karat Masih Bertahan, Saatnya Beli?

Game Free Fire

Gas Keun! Kode Redeem FF Terbaru 28 Juni 2026, Klaim Token SG2 dan Bundle Keren Gratis Sebelum Hangus

Update Hari Ini! Kode Redeem Genshin Impact 28 Juni 2026, Buruan Klaim Primogems Gratis Sebelum Hangus

Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya

Kisah Oma Grace: Menangis di Depan Kamera, Melawan Kekejaman Cyberbullying dengan Doa

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.