Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Klaim Saldo DANA Gratis Spesial Sambut Hari Kemerdekaan 15 Agustus 2026

Sabtu, 15 Agustus 2026 06:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 15 Agustus 2026 05:00 WIB

Persib Hadapi Sabah FC, 14 Pemain Tak Bisa Main! Ini Strategi Igor Tolic

Sabtu, 15 Agustus 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Saldo DANA Gratis Spesial Sambut Hari Kemerdekaan 15 Agustus 2026
  • NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Persib Hadapi Sabah FC, 14 Pemain Tak Bisa Main! Ini Strategi Igor Tolic
  • BPNT Rp600 Ribu Belum Masuk Agustus 2026? Cek 6 Penyebabnya di Sini
  • Klaim Saldo DANA Gratis Edisi Sabtu, 15 Agustus 2026: Intip Cara Aman Dapatkan hingga Ratusan Ribu Rupiah
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru 15 Agustus 2026: Dapatkan Skin Senjata Spesial dan Voucher Gratis
  • Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan
  • Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 15 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Misteri Luka Tusuk Pejabat BKAD Purwakarta: Keluarga Cium Kejanggalan, Tolak Isu Bunuh Diri

By Aga GustianaSelasa, 16 Juni 2026 11:48 WIB3 Mins Read
Ilustrasi jenazah. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kematian tragis Yogi Saleh, Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah di BKAD Kabupaten Purwakarta, masih menyisakan teka-teki besar. Almarhum ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kediamannya, Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, pada Minggu (14/6). Kondisi jasad yang dipenuhi luka tusukan memicu tanda tanya besar mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Di balik peristiwa memilukan ini, pihak kepolisian membeberkan fakta bahwa birokrat tersebut sempat menghilang dari aktivitas kantornya sebelum ditemukan tewas.

Absen Bekerja Dua Hari Sebelum Ditemukan Tewas

Pihak kepolisian sejauh ini masih meraba-raba motif di balik tragedi ini. Berdasarkan hasil penelusuran awal, almarhum diketahui sempat mangkir dari tugasnya di pemerintahan daerah selama dua hari berturut-turut.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengonfirmasi bahwa korban tidak menunjukkan keberadaannya di tempat kerja menjelang akhir pekan, meski motif absennya belum bisa dipastikan.

“Bahwa sejak hari Kamis dan Jumat korban tidak masuk bekerja,” kata Hendra Rochmawan, Selasa (16/6/2026).

Hingga saat ini, kejelasan mengenai penyebab utama hilangnya nyawa korban masih terus didalami oleh Satreskrim Polres Purwakarta melalui proses penyelidikan intensif.

Pihak Keluarga Desak Polisi Bongkar Fakta dan Hasil Autopsi

Kondisi fisik jenazah yang tidak wajar membuat pihak keluarga tersentak. Mereka secara terbuka menyatakan adanya indikasi yang tidak beres dan mendesak kepolisian bertindak cepat serta transparan.

Eka Yusuf, selaku perwakilan dari keluarga almarhum, mengungkapkan rasa tidak percayanya atas kondisi luka yang diderita sang kakak. Saat diwawancarai di rumah duka pada Senin (15/6), ia meminta keadilan ditegakkan jika terbukti ada unsur kriminalitas.

“Saya melihat ada kejanggalan. Banyak luka di tubuh kakak saya, di leher dan bagian lainnya. Kalau takdir saya terima, tapi kalau memang ada tindakan pidana, keluarga meminta keadilan dan meminta polisi mengungkap kasus ini usut tuntas,” kata Eka.

Selain itu, pihak keluarga kini tengah menanti laporan hitam di atas putih terkait hasil bedah mayat (autopsi) yang dilakukan tim kedokteran forensik.

“Kami belum menerima hasil resminya. Kalau memang ada luka-luka seperti yang disampaikan, tentu harus dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai ada yang ditutupi,” katanya.

Membantah Isu Depresi dan Adanya Curhatan Soal Beban Kerja

Di tengah simpang siurnya informasi, sempat berembus spekulasi liar yang menyebutkan korban nekat mengakhiri hidupnya sendiri. Namun, tuduhan tersebut langsung ditepis mentah-mentah oleh pihak keluarga yang mengenal baik kepribadian Yogi.

“Kalau ada yang mengatakan bunuh diri karena depresi, saya pribadi sulit percaya. Kakak saya orang yang religius, rajin beribadah,” ujarnya.

Eka berharap penuh agar Pemerintah Kabupaten Purwakarta turut mengawal kasus ini agar tidak menguap begitu saja tanpa kepastian hukum.

“Kami minta kasus ini diusut tuntas. Kalau memang ada pelaku, harus ditangkap. Jangan sampai kasus ini berhenti tanpa kejelasan,” tuturnya.

Meski menolak narasi bunuh diri, Eka tidak menampik bahwa almarhum sempat memikul beban pikiran terkait kedinasan. Berdasarkan informasi internal keluarga, korban sempat mengutarakan keluh kesah mengenai pekerjaannya kepada sang istri sebelum insiden berdarah itu terjadi.

“Saya hanya mendengar dari keluarga, jika korban bercerita ke istrinya ada keluhan terkait pekerjaan. Detailnya saya tidak tahu, mungkin istrinya yang lebih mengetahui,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Misteri Kematian Pejabat Pejabat Purwakarta Tewas Pembunuhan Purwakarta 2026 Yogi Saleh BKAD
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

NIK Tidak Terdaftar PKH Agustus 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BPNT Rp600 Ribu Belum Masuk Agustus 2026? Cek 6 Penyebabnya di Sini

El Nino

Ribuan Hektare Sawah Sukabumi Terancam Puso: El Nino Picu Krisis Air di Lumbung Pangan Selatan

Modal Ngaku Intel dan Tuduh Bawa Narkoba, Pria Ini Gasak Uang Warga Rp600 Ribu

Suarakan Jeritan Warga Garut Selatan, Band Metal VoB Soroti Jalan Rusak 10 Tahun

program MBG

Prabowo Sebut ‘Biadab’ Tapi MBG Lanjut Terus? Tragedi Keracunan Massal Karo Bikin Gempar!

Terpopuler
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.