Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Selasa, 3 November 2026 08:04 WIB

Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?

Selasa, 3 November 2026 07:54 WIB

Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib

Senin, 2 November 2026 14:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS
  • Skenario Lolos Kilat Persib Bandung di ACL 2: Bisa Segel Tiket Duluan Tanpa Tunggu Laga Akhir?
  • Kakang Rudianto Ungkap Sosok di Balik Perkembangannya di Persib
  • Tiwi/Fadia Taklukkan Wakil Taiwan, Gelar HYLO Open 2026 Jadi Milik Indonesia
  • Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini
  • Persib Gilas Isenmulang 4-0, Runje: Mental Pemain Luar Biasa!
  • Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik
  • Cuma Butuh Hasil Seri di Australia! Ini Skenario Mulus Persib Melenggang ke 16 Besar ACL 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 3 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Motif Uang Puluhan Juta di Balik Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih

By Aga GustianaSelasa, 26 Agustus 2025 07:30 WIB2 Mins Read
Empat pelaku penculikan dan pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih. (Foto: Ist(
ADVERTISEMENT

bukamata.id – AT, RS, RW, dan RAH ditangkap terkait kasus penculikan Kepala Cabang Pembantu (KCP) BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37). Kuasa hukum para pelaku, Adrianus Agau, menyatakan bahwa kliennya terlibat karena dijanjikan imbalan puluhan juta rupiah.

“Adik-adik kami menerima pekerjaan ini karena dijanjikan sesuatu. Dari informasi yang kami peroleh melalui komunikasi dengan penyidik, mereka diberi janji akan menerima puluhan juta rupiah,” ujar Adrianus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (25/8/2025).

Meski begitu, Adrianus tidak merinci jumlah pastinya maupun siapa pihak yang menjanjikan uang tersebut. Kliennya baru menerima uang muka sekitar Rp 50 juta. “Saya tidak bisa memastikan angka pastinya, tapi DP yang diterima tidak lebih dari Rp 50 juta,” tambahnya.

Uang yang dijanjikan penuh belum diberikan, sementara uang muka yang diterima kini sudah disita penyidik. “Belum ada pembayaran penuh. Sebagian dari DP sudah diamankan oleh pihak kepolisian,” jelas Adrianus. Ia juga mengakui bahwa penculikan dilakukan atas perintah seorang oknum berinisial F, dan korban dibawa ke kawasan Jakarta Timur.

Baca Juga:  dr. Yanti Aesthetic Clinic Buka Cabang Kedua di Jakarta, Tawarkan Fasilitas Nyaman dan Modern

Adrianus menambahkan, salah satu pelaku, Eras, diminta menjemput korban secara paksa pada sore hari. “Eras dan kawan-kawan menjemput secara paksa,” tuturnya. Beberapa jam kemudian, mereka kembali diminta mengantarkan korban ke rumahnya. Saat itu, korban sudah ditemukan meninggal dunia. “Ketika dipanggil lagi, mereka melihat korban sudah tidak bernyawa,” ujar Adrianus.

Baca Juga:  Atasi Polusi Udara Jakarta, Menhub Pertimbangkan Sistem 4 in 1

Sebelumnya, mayat Mohamad Ilham Pradipta ditemukan di persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Penemuan pertama dilakukan oleh seorang warga yang sedang menggembala sapi. Kondisi korban saat ditemukan mengenaskan, dengan tangan dan kaki terikat serta mata dililit lakban.

Warga kemudian melapor ke aparat desa dan kepolisian setempat. Polisi yang tiba di lokasi menemukan tubuh korban penuh luka lebam.

Tim Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat aktor intelektual di balik kasus ini, yakni C, DH, YJ, dan AA.

Baca Juga:  Lewat Calo, Tersangka FER Rugikan BRI Cabang Ciamis Unit Sudirman Senilai 9 Miliar

“Benar, empat otak penculikan telah diamankan,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, Senin (25/8/2025).

Tiga pelaku, DH, YJ, dan AA, ditangkap lebih dulu di Solo, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2025) sekitar pukul 20.15 WIB. Sementara C ditangkap di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Sabtu (24/8/2025) pukul 15.30 WIB.

Saat ini, keempat pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk menelusuri peran masing-masing dan motif di balik penculikan yang berujung kematian tersebut. “Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka,” pungkas Kombes Pol. Ade Ary.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRI Jakarta pembunuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ini Rincian Biaya Hidup Warga Jabar Biar Bisa Survive Sebulan Menurut BPS

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Apakah Namamu Terdaftar? Cek Penerima Bansos November 2026 di Sini

Panik Didatangi Polisi, Tiga Pemuda Bersajam di Karasak Bandung Tak Berkutik

Awal November, BMKG Prediksi Hujan Sedang hingga Lebat di Sejumlah Wilayah Jabar

Viral Video Pasien Diduga Ditelantarkan di Puskesmas Majalengka, Kadinskes Buka Suara

Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat

Terpopuler
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
  • KHW 400 OTW Layar Lebar? Heboh Rumah Produksi Daftarkan Judul Film Mirip Konten Nadia Omara!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.