Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Timnas Indonesia

Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes

Jumat, 18 September 2026 21:00 WIB

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

Jumat, 18 September 2026 20:30 WIB
lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Jumat, 18 September 2026 20:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Resmi Dirilis! Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 Tanpa Jay Idzes
  • Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar
  • Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak
  • Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?
  • Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi
  • Eks Manchester United Muncul dalam Rumor Transfer Persib, Brandon Williams Segera Merapat?
  • Pesan Haru Jay Idzes Usai Dipastikan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
  • Ngeri Dipalak Sejuta Sehari! Pengakuan Blak-blakan Korban Pungli Jogja yang Bikin Satu Indonesia Murka
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 19 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Motif Uang Puluhan Juta di Balik Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih

By Aga GustianaSelasa, 26 Agustus 2025 07:30 WIB2 Mins Read
Empat pelaku penculikan dan pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih. (Foto: Ist(
ADVERTISEMENT

bukamata.id – AT, RS, RW, dan RAH ditangkap terkait kasus penculikan Kepala Cabang Pembantu (KCP) BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37). Kuasa hukum para pelaku, Adrianus Agau, menyatakan bahwa kliennya terlibat karena dijanjikan imbalan puluhan juta rupiah.

“Adik-adik kami menerima pekerjaan ini karena dijanjikan sesuatu. Dari informasi yang kami peroleh melalui komunikasi dengan penyidik, mereka diberi janji akan menerima puluhan juta rupiah,” ujar Adrianus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (25/8/2025).

Meski begitu, Adrianus tidak merinci jumlah pastinya maupun siapa pihak yang menjanjikan uang tersebut. Kliennya baru menerima uang muka sekitar Rp 50 juta. “Saya tidak bisa memastikan angka pastinya, tapi DP yang diterima tidak lebih dari Rp 50 juta,” tambahnya.

Uang yang dijanjikan penuh belum diberikan, sementara uang muka yang diterima kini sudah disita penyidik. “Belum ada pembayaran penuh. Sebagian dari DP sudah diamankan oleh pihak kepolisian,” jelas Adrianus. Ia juga mengakui bahwa penculikan dilakukan atas perintah seorang oknum berinisial F, dan korban dibawa ke kawasan Jakarta Timur.

Baca Juga:  Tak Seperti Jakarta, Pemprov Jabar Akan Tetap Gunakan Guru Honorer dengan Sistem Baru

Adrianus menambahkan, salah satu pelaku, Eras, diminta menjemput korban secara paksa pada sore hari. “Eras dan kawan-kawan menjemput secara paksa,” tuturnya. Beberapa jam kemudian, mereka kembali diminta mengantarkan korban ke rumahnya. Saat itu, korban sudah ditemukan meninggal dunia. “Ketika dipanggil lagi, mereka melihat korban sudah tidak bernyawa,” ujar Adrianus.

Baca Juga:  Termasuk Jabar, BMKG Sebut Kualitas Udara Jakarta dan Banten Tidak Sehat

Sebelumnya, mayat Mohamad Ilham Pradipta ditemukan di persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Penemuan pertama dilakukan oleh seorang warga yang sedang menggembala sapi. Kondisi korban saat ditemukan mengenaskan, dengan tangan dan kaki terikat serta mata dililit lakban.

Warga kemudian melapor ke aparat desa dan kepolisian setempat. Polisi yang tiba di lokasi menemukan tubuh korban penuh luka lebam.

Tim Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat aktor intelektual di balik kasus ini, yakni C, DH, YJ, dan AA.

Baca Juga:  Datangi KPU Jakarta, Pramowo Anung: Walau Putusannya Terlambat Daftarnya Paling Cepat

“Benar, empat otak penculikan telah diamankan,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, Senin (25/8/2025).

Tiga pelaku, DH, YJ, dan AA, ditangkap lebih dulu di Solo, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2025) sekitar pukul 20.15 WIB. Sementara C ditangkap di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Sabtu (24/8/2025) pukul 15.30 WIB.

Saat ini, keempat pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk menelusuri peran masing-masing dan motif di balik penculikan yang berujung kematian tersebut. “Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka,” pungkas Kombes Pol. Ade Ary.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRI Jakarta pembunuhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

lampu lalu lintas

Marak Pencurian Kabel Traffic Light di Bandung, Polisi Diminta Segera Bertindak

Masuk Bursa Survei Nasional, Purbaya Yudhi Sadewa Punya Peluang di Pilgub Jabar 2029?

Kedok Kerja Sama Berujung Kamar Kos: Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Pegawai Pelat Merah di Sukabumi

PPPK Dinas PU di Bandung Ditangkap, Polisi Temukan Puluhan Pohon Ganja di Rumah

Polemik Perluasan SMKN 2 Bandung: DPRD Jabar Kawal Status Lahan dan Nasib Warga Terdampak

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.