Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali

Senin, 3 Agustus 2026 03:00 WIB

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Senin, 3 Agustus 2026 01:00 WIB

Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 21:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dedi Kusnandar Beri Peringatan ke Persija! Persib Siap Tempur di Bali
  • Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital
  • Misi Balas Dendam dan Rebut Puncak Grup! Indonesia vs Vietnam Jadi Laga Paling Ditunggu Piala AFF 2026
  • Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?
  • Persib Kehilangan Dua Pemain Penting Jelang Semifinal Piala Presiden 2026
  • Kabar Baik! Tagihan Listrik Agustus 2026 Tidak Bertambah, Cek Tarif PLN Terbaru Semua Golongan
  • Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026
  • Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Duel Persib vs Persija Digelar di Bali
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 3 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Motif Uang Puluhan Juta di Balik Penculikan dan Pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih

By Aga GustianaSelasa, 26 Agustus 2025 07:30 WIB2 Mins Read
Empat pelaku penculikan dan pembunuhan Kacab BRI Cempaka Putih. (Foto: Ist(
ADVERTISEMENT

bukamata.id – AT, RS, RW, dan RAH ditangkap terkait kasus penculikan Kepala Cabang Pembantu (KCP) BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37). Kuasa hukum para pelaku, Adrianus Agau, menyatakan bahwa kliennya terlibat karena dijanjikan imbalan puluhan juta rupiah.

“Adik-adik kami menerima pekerjaan ini karena dijanjikan sesuatu. Dari informasi yang kami peroleh melalui komunikasi dengan penyidik, mereka diberi janji akan menerima puluhan juta rupiah,” ujar Adrianus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (25/8/2025).

Meski begitu, Adrianus tidak merinci jumlah pastinya maupun siapa pihak yang menjanjikan uang tersebut. Kliennya baru menerima uang muka sekitar Rp 50 juta. “Saya tidak bisa memastikan angka pastinya, tapi DP yang diterima tidak lebih dari Rp 50 juta,” tambahnya.

Uang yang dijanjikan penuh belum diberikan, sementara uang muka yang diterima kini sudah disita penyidik. “Belum ada pembayaran penuh. Sebagian dari DP sudah diamankan oleh pihak kepolisian,” jelas Adrianus. Ia juga mengakui bahwa penculikan dilakukan atas perintah seorang oknum berinisial F, dan korban dibawa ke kawasan Jakarta Timur.

Adrianus menambahkan, salah satu pelaku, Eras, diminta menjemput korban secara paksa pada sore hari. “Eras dan kawan-kawan menjemput secara paksa,” tuturnya. Beberapa jam kemudian, mereka kembali diminta mengantarkan korban ke rumahnya. Saat itu, korban sudah ditemukan meninggal dunia. “Ketika dipanggil lagi, mereka melihat korban sudah tidak bernyawa,” ujar Adrianus.

Sebelumnya, mayat Mohamad Ilham Pradipta ditemukan di persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Penemuan pertama dilakukan oleh seorang warga yang sedang menggembala sapi. Kondisi korban saat ditemukan mengenaskan, dengan tangan dan kaki terikat serta mata dililit lakban.

Warga kemudian melapor ke aparat desa dan kepolisian setempat. Polisi yang tiba di lokasi menemukan tubuh korban penuh luka lebam.

Tim Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil menangkap empat aktor intelektual di balik kasus ini, yakni C, DH, YJ, dan AA.

“Benar, empat otak penculikan telah diamankan,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, Senin (25/8/2025).

Tiga pelaku, DH, YJ, dan AA, ditangkap lebih dulu di Solo, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2025) sekitar pukul 20.15 WIB. Sementara C ditangkap di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Sabtu (24/8/2025) pukul 15.30 WIB.

Saat ini, keempat pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif untuk menelusuri peran masing-masing dan motif di balik penculikan yang berujung kematian tersebut. “Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka,” pungkas Kombes Pol. Ade Ary.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BRI Cempaka Putih Jakarta Kacab Bank pembunuhan penculikan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kasus Bigmo Buka Polemik Baru, Kemkomdigi Desak YouTube Perketat Moderasi Konten Digital

Bikin Emosi! Nekat Ejek Pria Muslim Lagi Salat di Inggris, Siapa Sebenarnya Posie Parker?

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Saldo Rp600 Ribu BPNT Mulai Muncul di KKS? Simak Fakta Pencairan Tahap 3 2026

Aparat Gabungan Sisir Tempat Hiburan Malam Bandung, Sejumlah Pengunjung Dites Urine

Fakta Baru Nabila Gardena Putri di Tengah Isu Kasus Timah, Kuasa Hukum Buka Suara

Siapa Sebenarnya Revanda Bangun? Ini Dosa-Dosa Masa Lalu yang Buat Namanya Kembali Viral!

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Kisah Pilu Om Maxim: Jadi Ayah Sekaligus Ibu Balita 1 Tahun, Intip Momen CCTV yang Bikin Mewek!
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
  • 10 Pohon Ditebang di Cihapit, Farhan Murka dan Ancam Pidanakan Pelaku
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.