Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba

Minggu, 20 September 2026 06:00 WIB
Keindahan Curug Cimahi, destinasi utama Wisata Cimahi dengan udara sejuk dan pemandangan mempesona

Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi

Minggu, 20 September 2026 01:00 WIB
Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Sabtu, 19 September 2026 20:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Bosan ke Bandung? Saatnya Eksplorasi 9 Permata Tersembunyi di Kota Cimahi
  • Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!
  • Waspada Lonjakan Influenza A: Kenali Gejala, Risiko Komplikasi, dan Cara Ampuh Pencegahannya
  • Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!
  • Insiden Memalukan di Asian Games 2026, Korea Selatan Diputarkan Lagu Korea Utara
  • Daftar Lokasi Nobar Resmi Persijap vs Persib Bandung: Titik Kumpul Bobotoh Akhir Pekan Ini
  • Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nadiem Makarim: Dari Ikon Inovasi Pendidikan ke Tersangka Korupsi Chromebook

By Aga GustianaKamis, 4 September 2025 18:23 WIB3 Mins Read
Nadiem Makarim
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim. (Foto: ANTARA/Yashinta Difa).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Nadiem Makarim pernah dipandang sebagai harapan baru bagi pendidikan Indonesia. Di mata publik, ia bukan sekadar mantan pengusaha sukses, melainkan sosok visioner yang diyakini mampu membawa inovasi revolusioner. Semua itu dimulai ketika Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, menggantikan Muhadjir Effendi, dan melantiknya di Istana Negara pada 23 Oktober 2019.

Sebelumnya, Nadiem dikenal luas sebagai pendiri Gojek, startup transportasi dan layanan on-demand yang mengubah wajah bisnis digital di Indonesia dan Asia Tenggara. Kesuksesan Gojek membuat namanya dikenal bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di panggung internasional. Media asing seperti Bloomberg, Channel News Asia, Tech in Asia, hingga Reuters ramai memberitakan pengangkatan Nadiem, menyoroti harapan besar publik akan terobosan dalam dunia pendidikan.

“Mantan CEO Gojek diharapkan akan menghasilkan terobosan signifikan dalam program pendidikan Indonesia,” tulis salah satu portal media asing kala itu.

Baca Juga:  Diduga Putus Sekolah karena Ekonomi, Kasus Siswa SMP Sumedang Bikin Heboh

Harapan yang Tinggi, Kontroversi yang Mengguncang

Namun, harapan itu perlahan memudar. Kebijakan-kebijakan Nadiem yang dianggap progresif justru menimbulkan kontroversi luas. Salah satu yang paling ramai adalah penghapusan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia dalam Standar Nasional Pendidikan melalui PP Nomor 57 Tahun 2021. Keputusan ini sempat membuat publik gusar karena Pancasila merupakan dasar pendidikan nasional.

Tak hanya itu, kebijakan lain yang kontroversial termasuk penghapusan skripsi sebagai syarat kelulusan, kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT), ketidakwajiban mengikuti Pramuka, hingga SKB 3 Menteri terkait seragam sekolah. Satu per satu, kebijakan ini menimbulkan perdebatan sengit di tengah masyarakat, menodai citra Nadiem sebagai sosok pembaharu.

Harapan Pupus, Dugaan Korupsi Mengguncang

Harapan untuk memperbaiki pendidikan melalui inovasi teknologi kini harus menghadapi kenyataan pahit. Mantan Mendikbudristek itu belakangan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook oleh Kejaksaan Agung.

Baca Juga:  Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan alat bukti:

“Dari hasil pendalaman keterangan saksi-saksi dan alat bukti, sore ini telah ditetapkan tersangka baru dengan inisial NAM,” ujar Anang dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).

Berita ini sontak mengejutkan publik. Seorang yang semula dipandang sebagai simbol inovasi kini menghadapi tuduhan serius, menimbulkan pertanyaan besar: apakah harapan memperbaiki pendidikan Indonesia melalui teknologi telah sirna?

Jejak Hidup Nadiem Makarim

Nadiem lahir di Singapura pada 4 April 1984 dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri. Pria yang meraih gelar MBA dari Harvard University ini memulai kariernya di McKinsey & Company, Jakarta, sebelum sempat bergabung dengan e-commerce Zalora pada 2011–2012.

Baca Juga:  Kisah Haru Guru PPPK Sumedang: Terima Gaji Rp50 Ribu, Tersisa Rp15 Ribu Usai Potong BPJS

Keputusannya meninggalkan Zalora untuk membangun Gojek membuahkan hasil luar biasa. Nadiem juga pernah menjabat Chief Innovation Officer di Kartuku hingga 2014, sebelum fokus penuh mengembangkan Gojek, yang kini telah merambah pasar luar negeri seperti Vietnam, Singapura, dan Thailand.

Dalam sebuah wawancara, Nadiem mengungkapkan:

“Banyak orang dulu meragukan bahwa ojek bisa se-profesional dan terpercaya seperti sekarang. Mengetahui pengendara secara personal membuat saya sadar sektor ini sungguh bernilai.”

Akhir Babak yang Mengejutkan

Kini, sosok yang semula digadang-gadang sebagai agen perubahan pendidikan harus menghadapi kenyataan pahit. Dugaan korupsi ini tidak hanya mengguncang kariernya, tetapi juga menjadi babak baru dalam catatan sejarah pendidikan Indonesia. Publik menanti perkembangan kasus ini dengan harapan keadilan ditegakkan, sementara impian untuk menciptakan pendidikan yang modern dan merata harus menunggu jalan baru.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Pendidikan Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Pamer Lencana KPK, Oknum LSM Pemeras Ketua Kelompok Tani di Sukabumi Dicokok Polisi

Bongkar Alasan Dikick dari Kemenkeu! Aksi ‘Koboy’ Purbaya Berakhir di Kolam Pancing, Siap Kejar Pilgub Jabar?

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.