Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun

Rabu, 5 Agustus 2026 16:11 WIB

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Rabu, 5 Agustus 2026 16:00 WIB

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Rabu, 5 Agustus 2026 15:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun
  • Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman
  • Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin
  • Laga Hidup Mati Timnas Indonesia Kontra Singapura: Skenario Penentuan Tiket Semifinal Piala AFF 2026
  • Debut Singkat! Mariano Peralta Siap Jadi Senjata Persib di Final Piala Presiden 2026
  • Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit
  • Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan
  • Badai Jadwal Piala Presiden 2026: Pelatih Persib Keluhkan Fisik Pemain Jelang Play-off Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Nadiem Makarim: Dari Ikon Inovasi Pendidikan ke Tersangka Korupsi Chromebook

By Aga GustianaKamis, 4 September 2025 18:23 WIB3 Mins Read
Nadiem Makarim
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim. (Foto: ANTARA/Yashinta Difa).
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Nama Nadiem Makarim pernah dipandang sebagai harapan baru bagi pendidikan Indonesia. Di mata publik, ia bukan sekadar mantan pengusaha sukses, melainkan sosok visioner yang diyakini mampu membawa inovasi revolusioner. Semua itu dimulai ketika Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, menggantikan Muhadjir Effendi, dan melantiknya di Istana Negara pada 23 Oktober 2019.

Sebelumnya, Nadiem dikenal luas sebagai pendiri Gojek, startup transportasi dan layanan on-demand yang mengubah wajah bisnis digital di Indonesia dan Asia Tenggara. Kesuksesan Gojek membuat namanya dikenal bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di panggung internasional. Media asing seperti Bloomberg, Channel News Asia, Tech in Asia, hingga Reuters ramai memberitakan pengangkatan Nadiem, menyoroti harapan besar publik akan terobosan dalam dunia pendidikan.

“Mantan CEO Gojek diharapkan akan menghasilkan terobosan signifikan dalam program pendidikan Indonesia,” tulis salah satu portal media asing kala itu.

Harapan yang Tinggi, Kontroversi yang Mengguncang

Namun, harapan itu perlahan memudar. Kebijakan-kebijakan Nadiem yang dianggap progresif justru menimbulkan kontroversi luas. Salah satu yang paling ramai adalah penghapusan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia dalam Standar Nasional Pendidikan melalui PP Nomor 57 Tahun 2021. Keputusan ini sempat membuat publik gusar karena Pancasila merupakan dasar pendidikan nasional.

Tak hanya itu, kebijakan lain yang kontroversial termasuk penghapusan skripsi sebagai syarat kelulusan, kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT), ketidakwajiban mengikuti Pramuka, hingga SKB 3 Menteri terkait seragam sekolah. Satu per satu, kebijakan ini menimbulkan perdebatan sengit di tengah masyarakat, menodai citra Nadiem sebagai sosok pembaharu.

Harapan Pupus, Dugaan Korupsi Mengguncang

Harapan untuk memperbaiki pendidikan melalui inovasi teknologi kini harus menghadapi kenyataan pahit. Mantan Mendikbudristek itu belakangan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook oleh Kejaksaan Agung.

Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan alat bukti:

“Dari hasil pendalaman keterangan saksi-saksi dan alat bukti, sore ini telah ditetapkan tersangka baru dengan inisial NAM,” ujar Anang dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).

Berita ini sontak mengejutkan publik. Seorang yang semula dipandang sebagai simbol inovasi kini menghadapi tuduhan serius, menimbulkan pertanyaan besar: apakah harapan memperbaiki pendidikan Indonesia melalui teknologi telah sirna?

Jejak Hidup Nadiem Makarim

Nadiem lahir di Singapura pada 4 April 1984 dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri. Pria yang meraih gelar MBA dari Harvard University ini memulai kariernya di McKinsey & Company, Jakarta, sebelum sempat bergabung dengan e-commerce Zalora pada 2011–2012.

Keputusannya meninggalkan Zalora untuk membangun Gojek membuahkan hasil luar biasa. Nadiem juga pernah menjabat Chief Innovation Officer di Kartuku hingga 2014, sebelum fokus penuh mengembangkan Gojek, yang kini telah merambah pasar luar negeri seperti Vietnam, Singapura, dan Thailand.

Dalam sebuah wawancara, Nadiem mengungkapkan:

“Banyak orang dulu meragukan bahwa ojek bisa se-profesional dan terpercaya seperti sekarang. Mengetahui pengendara secara personal membuat saya sadar sektor ini sungguh bernilai.”

Akhir Babak yang Mengejutkan

Kini, sosok yang semula digadang-gadang sebagai agen perubahan pendidikan harus menghadapi kenyataan pahit. Dugaan korupsi ini tidak hanya mengguncang kariernya, tetapi juga menjadi babak baru dalam catatan sejarah pendidikan Indonesia. Publik menanti perkembangan kasus ini dengan harapan keadilan ditegakkan, sementara impian untuk menciptakan pendidikan yang modern dan merata harus menunggu jalan baru.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Chromebook dugaan korupsi Gojek Kasus Kejagung Kontroversi Pendidikan Mantan Mendikbud Nadiem Makarim Pendidikan Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit

Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan

BOCOR KE PUBLIK! Parodi Pedas dan Rekaman Kamera Raksasa Dedi Mulyadi Meledak di Medsos!

Aksi Nekat di Andir Bandung, Bendera Merah Putih Dibakar, Pelaku Masih Diburu Polisi

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.