Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC

Minggu, 1 November 2026 14:39 WIB

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

Minggu, 1 November 2026 14:20 WIB

Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen

Minggu, 1 November 2026 13:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
  • Raffi Ahmad Minta Maaf Lagi! Ungkap Siapa Pengundangnya ke Bundaran HI
  • Bobotoh Merapat! Penukaran Tiket Persib vs Kalteng FC Ditutup 14.30 WIB
  • Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Natalius Pigai Luruskan Istilah ‘Londo Ireng’: Bukan untuk Menyebut Semua Wartawan

By Mulki AlbarRabu, 29 Juli 2026 13:02 WIB2 Mins Read
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meluruskan penggunaan istilah “Londo Ireng” yang belakangan dikaitkan dengan wartawan. Ia menegaskan istilah tersebut tidak ditujukan kepada seluruh jurnalis.

Hal itu disampaikan Pigai saat ditemui awak media di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Selasa (28/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pigai juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto kepada para wartawan.

“Dari sana, Istana, sampaikan ‘I love you’ untuk wartawan. Pak Prabowo sampaikan salam untuk wartawan semuanya,” ujar Pigai.

Pigai kemudian menjelaskan maksud istilah “Londo Ireng” yang sebelumnya ramai diberitakan. Menurutnya, istilah tersebut merujuk kepada pihak yang membantu kepentingan asing hingga dianggap mengkhianati negaranya, bukan untuk menyebut profesi wartawan secara keseluruhan.

Baca Juga:  Dewan Pers Kecam Kekerasan Aparat pada Jurnalis di DPR, Minta Propam Lakukan Penyelidikan

“Londo Ireng itu maksudnya gini: orang yang membantu orang asing untuk mengkhianati negaranya. Tidak disebut wartawan,” kata Pigai.

Ia menegaskan, pihak yang dimaksud bisa berasal dari berbagai kalangan. Menurut Pigai, tidak tepat apabila istilah tersebut digeneralisasi seolah-olah ditujukan kepada seluruh wartawan.

“Yang ada mungkin ada satu-dua wartawan, mungkin juga ada dua Pegawai Negeri Sipil, ada juga mungkin menteri—jangan salah lho—ada juga semua komunitas yang ada,” ujarnya.

Baca Juga:  Sentuhan Humanis Om Zein: Rumah Eks Loper Koran Disulap Jadi Layak Huni, Wartawan Ucapkan Terima Kasih

Pigai juga menyinggung pemberitaan media yang menurutnya membuat istilah tersebut seolah-olah secara khusus ditujukan kepada wartawan. Ia menyebut terdapat media yang keliru dalam menuliskan judul pemberitaan terkait pernyataan tersebut.

“Jadi yang mengatakan itu tertuju pada wartawan adalah sebuah media besar, media teman kita juga, dia salah nulis judulnya itu. Terutama Tempo salah nulis judulnya,” katanya.

Lebih lanjut, Pigai menjelaskan latar belakang istilah “Londo Ireng”. Menurut dia, istilah tersebut berkaitan dengan orang-orang dari Ghana yang pada masa kolonial dipersenjatai Belanda untuk membantu kepentingan pendudukan di Indonesia.

Baca Juga:  Wartawan Paksa Minta THR, Dewan Pers: Laporkan!

“Londo Ireng itu kan orang-orang Ghana yang dulu dipersenjatai Belanda untuk melakukan pendudukan di Indonesia. Itu yang disebut karena mereka digaji oleh Belanda,” jelasnya.

Karena itu, Pigai meminta pernyataan tersebut tidak dipahami sebagai tudingan terhadap seluruh wartawan. Ia justru menekankan bahwa pesan yang ingin disampaikan Presiden Prabowo adalah apresiasi kepada insan pers.

“Tapi intinya Pak Prabowo bilang ‘I love you wartawan’. Benar lho, ini saya benar lho. Tolong sampaikan, tolong tulis,” tandas Pigai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

wartawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Mengenang 7 Hari Wafatnya Fathan Subchi, PKB dan Masura Kabupaten Bandung Gelar Doa Bersama

Viral Foto AI Presiden Prabowo di Padalarang, Petinggi KCIC Diserbu Netizen

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.