Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

15 Negara Berebut Medali, Ini Jadwal Lengkap Sepak Bola Asian Games 2026

Kamis, 17 September 2026 11:28 WIB

Bikin Bobotoh Cemas! Julio Cesar Akhirnya Ungkap Kondisi Usai Benturan Keras Lawan FC Seoul

Kamis, 17 September 2026 11:09 WIB

Heboh FC Seoul Turunkan ‘Anak SMA’ Lawan Persib di ACL 2, Begini Penjelasan Kim Ki Dong

Kamis, 17 September 2026 11:05 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • 15 Negara Berebut Medali, Ini Jadwal Lengkap Sepak Bola Asian Games 2026
  • Bikin Bobotoh Cemas! Julio Cesar Akhirnya Ungkap Kondisi Usai Benturan Keras Lawan FC Seoul
  • Heboh FC Seoul Turunkan ‘Anak SMA’ Lawan Persib di ACL 2, Begini Penjelasan Kim Ki Dong
  • Cek Jadwal Pencairan BLT Dana Desa September 2026: KPM Bisa Kantongi Rp900 Ribu Sekaligus?
  • 317 Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Ratusan PKL Cirebon Terkatung-katung Kehilangan Tempat Cari Makan
  • Bukti Nyata Persib Raja Asia Tenggara? Rekor 30 Tahun Pecah, Maung Bandung Sang Pencetak Sejarah!
  • Menelusuri Jejak Spiritual dan Sejarah di Majalengka: 9 Destinasi Wisata Religi yang Penuh Misteri
  • Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 17 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Natalius Pigai Luruskan Istilah ‘Londo Ireng’: Bukan untuk Menyebut Semua Wartawan

By Mulki AlbarRabu, 29 Juli 2026 13:02 WIB2 Mins Read
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai. Foto: bukamata.id/ Mulki Albar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meluruskan penggunaan istilah “Londo Ireng” yang belakangan dikaitkan dengan wartawan. Ia menegaskan istilah tersebut tidak ditujukan kepada seluruh jurnalis.

Hal itu disampaikan Pigai saat ditemui awak media di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Selasa (28/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pigai juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto kepada para wartawan.

“Dari sana, Istana, sampaikan ‘I love you’ untuk wartawan. Pak Prabowo sampaikan salam untuk wartawan semuanya,” ujar Pigai.

Pigai kemudian menjelaskan maksud istilah “Londo Ireng” yang sebelumnya ramai diberitakan. Menurutnya, istilah tersebut merujuk kepada pihak yang membantu kepentingan asing hingga dianggap mengkhianati negaranya, bukan untuk menyebut profesi wartawan secara keseluruhan.

Baca Juga:  AJI Catat 11 Jurnalis Jadi Korban Kekerasan Aparat saat Demo Tolak RUU Pilkada

“Londo Ireng itu maksudnya gini: orang yang membantu orang asing untuk mengkhianati negaranya. Tidak disebut wartawan,” kata Pigai.

Ia menegaskan, pihak yang dimaksud bisa berasal dari berbagai kalangan. Menurut Pigai, tidak tepat apabila istilah tersebut digeneralisasi seolah-olah ditujukan kepada seluruh wartawan.

“Yang ada mungkin ada satu-dua wartawan, mungkin juga ada dua Pegawai Negeri Sipil, ada juga mungkin menteri—jangan salah lho—ada juga semua komunitas yang ada,” ujarnya.

Baca Juga:  Dewan Pers Kecam Kekerasan Aparat pada Jurnalis di DPR, Minta Propam Lakukan Penyelidikan

Pigai juga menyinggung pemberitaan media yang menurutnya membuat istilah tersebut seolah-olah secara khusus ditujukan kepada wartawan. Ia menyebut terdapat media yang keliru dalam menuliskan judul pemberitaan terkait pernyataan tersebut.

“Jadi yang mengatakan itu tertuju pada wartawan adalah sebuah media besar, media teman kita juga, dia salah nulis judulnya itu. Terutama Tempo salah nulis judulnya,” katanya.

Lebih lanjut, Pigai menjelaskan latar belakang istilah “Londo Ireng”. Menurut dia, istilah tersebut berkaitan dengan orang-orang dari Ghana yang pada masa kolonial dipersenjatai Belanda untuk membantu kepentingan pendudukan di Indonesia.

Baca Juga:  Viral Aksi Dirlantas Polda Sulteng Lecehkan Wartawan, Klaim Kasus Berakhir Damai

“Londo Ireng itu kan orang-orang Ghana yang dulu dipersenjatai Belanda untuk melakukan pendudukan di Indonesia. Itu yang disebut karena mereka digaji oleh Belanda,” jelasnya.

Karena itu, Pigai meminta pernyataan tersebut tidak dipahami sebagai tudingan terhadap seluruh wartawan. Ia justru menekankan bahwa pesan yang ingin disampaikan Presiden Prabowo adalah apresiasi kepada insan pers.

“Tapi intinya Pak Prabowo bilang ‘I love you wartawan’. Benar lho, ini saya benar lho. Tolong sampaikan, tolong tulis,” tandas Pigai.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

wartawan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

317 Lapak Dibongkar Tanpa Ampun, Ratusan PKL Cirebon Terkatung-katung Kehilangan Tempat Cari Makan

Super Air Jet Buka Lagi Rute Bandung-Medan dan Bandung-Bali, Cek Jadwal Lengkapnya

Bio Farma Transfer Teknologi Vaksin ke Sejumlah Negara, Dorong Diplomasi Kesehatan Indonesia

Warga Bandung Jangan Asal Beli! 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label

Kebakaran Ciumbuleuit Bongkar Dugaan Penimbunan Sampah Ilegal, 19 Warga Terdampak

Viral! Gegara Puntung Rokok, WNI Ini Masuk Penjara di Malaysia

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.