Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Heboh! Vell TikTok Blunder Viral di X, Link Video 8 Menit Jadi Buruan Warganet

Kamis, 4 Juni 2026 05:00 WIB
Bansos

Resmi Cair! Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Rekening, Ini Daftar Terbarunya

Kamis, 4 Juni 2026 04:00 WIB

Jangan Klik Sembarangan! Link Video Rok Hijau Tosca Diduga Berbahaya

Kamis, 4 Juni 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Heboh! Vell TikTok Blunder Viral di X, Link Video 8 Menit Jadi Buruan Warganet
  • Resmi Cair! Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Rekening, Ini Daftar Terbarunya
  • Jangan Klik Sembarangan! Link Video Rok Hijau Tosca Diduga Berbahaya
  • Klaim Gratis! Ambil Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 4 Juni 2026 Sebelum Kedaluwarsa
  • Klaim Sekarang! Kode Redeem FF Terbaru 4 Juni 2026: Banjir Reward Gratis Menanti
  • 7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point
  • Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi
  • Juni 2026 Penuh Cuti? Ini 2 Libur Nasional dan Peluang Long Weekend Panjang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ngeri! Dedi Mulyadi Bongkar Alur Dana APBD, Soroti Praktik ‘Pemenang Tender’ Tanpa Proyek

By SusanaSelasa, 28 Januari 2025 20:15 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, mengungkapkan alur dana pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta tantangan yang dihadapi saat proses distribusi anggaran sampai ke kontraktor.

Dalam penjelasannya, Dedi Mulyadi menekankan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk proyek pembangunan tidak digunakan sepenuhnya oleh kontraktor.

“Saya kasih tahu pada warga ya, kalau dari belanja pembangunan itu dianggarkan 10 miliar, itu tidak 10 miliarnya dipakai, kan pemahaman warga mah 10 miliar full, enggak,” ujarnya, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Selasa (28/1/2025).

Dedi menjelaskan bahwa anggaran pembangunan yang sudah disetujui akan dipotong biaya umum sebesar 5%. Sehingga, dari anggaran awal 10 miliar, hanya tersisa 9,5 miliar.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Daftar Besok, KPU Jabar: Jam 16.00 WIB Kita Tutup

Kemudian, setelah dipotong pajak dan penurunan harga dari proses tender, dana yang benar-benar bisa diterima kontraktor untuk pembangunan hanya sekitar 7 miliar.

Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu juga menambahkan bahwa hal tersebut sudah tergolong ideal.

“Kalau banting harganya 20%, ya kemudian dari 7 miliar itu dia ngambil keuntungan 15%, berarti yang diterapkannya cuma 55% dan itu sudah bagus,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Teken MoU Penguatan Keamanan: Fokus UMKM, Zona Industri, dan Ketertiban Pelajar

Namun, ia juga mengkritisi praktik di lapangan yang terkadang terjadi, di mana nilai dana yang diterima kontraktor bisa lebih rendah lagi, bahkan hanya 30-40%.

“Karena banyak yang ketika dipasang di lapangan tinggal 40%, bahkan ada yang 30%, kalau di daerah-daerah banyak yang disubkan,” ungkap Dedi.

Lebih lanjut, ia menyoroti fenomena pemborong yang hanya menang tender tanpa benar-benar menjalankan proyek pembangunan.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Kukuhkan Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Barat 2025

“Yang penting menang tender, sudah tender dijual, dia ambil 5-10%, jadi ada pemborong yang tidak pernah ngeborong, itu banyak kejadian begitu,” kata Dedi.

Meski demikian, Dedi juga mengingatkan bahwa meskipun ada banyak kendala dalam pelaksanaan pembangunan, setidaknya ada manfaat yang dirasakan oleh masyarakat, seperti jalan yang dapat dinikmati oleh warga.

“Seburuk-buruknya dia punya pekerjaan manfaatnya ada, ada bukti jalan dinikmati oleh masyarakat, dibanding yang beli laptop, mobil dinas, dibanding yang pengadaan makanan dan minuman,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

alur dana APBD Dedi Mulyadi kontraktor pembangunan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Resmi Cair! Bansos PKH dan BPNT Tahap II 2026 Masuk Rekening, Ini Daftar Terbarunya

7 Motor Hilang! Forum RW Cipadung Wetan Tuntut Evaluasi Total Penyelenggara Tau Tau Festival dan Tritan Point

Harta Fantastis Lodewyk Pusung: Eks Wakil Kepala BGN yang Kini Tersangka Korupsi

Bikin Mewek! Duduk Rapi di Dalam Bus, Tatapan Orangutan Ini Simpan Tragedi Memilukan

Skandal MBG Terkuak: Dadan Cs Diduga ‘Main Mata’, Raup Keuntungan Miliaran per Hari

Kasus Erwin Disetop, Kejari Bandung: Bisa Kami Buka Kembali Jika Ada Bukti Baru

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.