Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi

Selasa, 4 Agustus 2026 03:00 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg

Selasa, 4 Agustus 2026 01:00 WIB

Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari

Senin, 3 Agustus 2026 22:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi
  • Bansos Agustus 2026 Cair! Cek Daftar Bantuan yang Masuk Rekening, Ada PKH hingga Beras 10 Kg
  • Padang Dikepung Banjir Bandang: Ratusan Rumah Terendam, Warga Dievakuasi Dini Hari
  • Dedi Mulyadi Pastikan Gasibu Siap untuk Upacara HUT Ke-81 RI, Penataan Ditarget Rampung 10 Agustus
  • Balsa Sekulic Sesumbar! Persib Siap Singkirkan Persija dan Rebut Tiket Final Piala Presiden 2026
  • Dedi Mulyadi Desak Bersih-bersih Internal Pemkot Bandung, ASN Lalai Awasi Penebangan Pohon Harus Disanksi
  • Owner Padela Bantah Lapangannya Berisik: Sudah Pasang Peredam, Warga Lain Tak Ada yang Komplain
  • Bukan Profesor, Mbah Riyan Tukang Bangunan dari Kudus Ini Diakui Ulama Al-Azhar Lewat Puluhan Kitab Tahqiq
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 4 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ngeri! Harga Bitcoin Hari Ini, Diprediksi Bisa Tembus US$ 130.000

By Aga GustianaSabtu, 11 Oktober 2025 11:07 WIB3 Mins Read
bitcoin
Ilustrasi mata uang digital atau kripto. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pergerakan harga Bitcoin (BTC) menunjukkan tren penguatan dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini sempat mencapai level tertinggi mingguan di US$ 126.198 atau sekitar Rp 2,09 miliar (asumsi kurs Rp 16.588), sebelum terkoreksi ke kisaran US$ 121.382 atau setara Rp 2,01 miliar pada Jumat (10/10/2025).

Menurut analisis Tokocrypto, prospek penguatan BTC masih terbuka lebar. Area support utama diperkirakan berada di US$ 119.500, yang bertepatan dengan level Fibonacci 50%, sedangkan resistensi kuat di US$ 124.850 menjadi sinyal potensi kenaikan lebih lanjut menuju US$ 130.000 atau sekitar Rp 2,15 miliar.

Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur mengamati bahwa rendahnya volatilitas, yang tampak melalui pola Bollinger Band squeeze, justru memberi sinyal pasar sedang berada dalam fase konsolidasi sehat.

“Jika BTC mampu bertahan di atas US$ 120.000 dan menembus US$ 124.850, peluang menuju US$ 130.000 terbuka lebar. Namun, kegagalan mempertahankan level US$ 119.500 dapat memicu koreksi jangka pendek hingga US$ 117.000,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/10/2025).

Fyqieh juga mencatat bahwa dalam 24 jam terakhir pada 9 Oktober 2025, harga BTC mengalami kenaikan 0,64% ke posisi sekitar US$ 122.273 (sekitar Rp 2,0 miliar). Dalam periode mingguan, BTC menguat +3,07%, dan secara bulanan mencatat kenaikan +9,22%.

Kebijakan The Fed Jadi Pendorong Utama

Kenaikan harga BTC dipicu oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, meningkatnya permintaan institusional lewat ETF, dan kekuatan teknikal di atas support utama. Risalah pertemuan FOMC terbaru menunjukkan sikap dovish dari sejumlah pejabat bank sentral AS. Mayoritas peserta menilai pelonggaran kebijakan moneter diperlukan untuk sisa tahun ini.

Data CME FedWatch mengindikasikan peluang 92,5% terjadinya pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 29 Oktober mendatang. Ekspektasi ini membuat investor menilai daya tarik dolar AS akan melemah, sehingga meningkatkan minat terhadap aset lindung nilai seperti Bitcoin.

Fyqieh menambahkan bahwa kebijakan ekspansif pemerintah AS, termasuk injeksi dana sebesar US$ 2,5 triliun melalui program Reverse Repo, memperkuat sentimen positif terhadap BTC.

“Kebijakan moneter longgar mengurangi daya tarik aset berbasis fiat dan memperkuat narasi Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap pelemahan dolar AS. Seperti tahun 2020-2021, penurunan imbal hasil riil biasanya diikuti lonjakan permintaan kripto, khususnya BTC,” ujarnya.

Arus Masuk Institusional Meningkat Tajam

Selain faktor makroekonomi, minat investor institusional terhadap Bitcoin juga meningkat. Berdasarkan data Bitwise, total inflow mencapai US$ 22,5 miliar selama sembilan bulan pertama 2025. Angka ini diperkirakan akan naik hingga US$ 30 miliar pada akhir tahun.

Fyqieh memproyeksikan kuartal IV 2025 akan menjadi periode penting, di mana arus dana dari ETF diprediksi mencapai rekor tertinggi, seiring meningkatnya perhatian dari investor ritel dan institusi. Meski demikian, ia mengingatkan adanya risiko eksternal yang perlu diwaspadai.

“Kunci penggerak Bitcoin ke depan ada pada keseimbangan antara kebijakan The Fed dan kekuatan inflow ETF. Jika The Fed menunda pemangkasan suku bunga, arus masuk ETF harus tetap kuat agar tren bullish tidak kehilangan momentum,” tutupnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bitcoin BTC ETF harga bitcoin Kripto The Fed Tokocrypto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Chat WhatsApp Makin Penuh? Fitur Baru Ini Bisa Otomatis Bersihkan Pesan Promosi

Garena Bagikan Kode Redeem FF 3 Agustus 2026, Hadiah Langka Menanti Pemain yang Cepat Klaim

Dulu Jualan Ikan, Kini Tahan Derita! Nasib Bertrand Peto Terjebak di Tengah Perang Ruben dan Sarwendah

Daftar Tanggal Merah Agustus 2026: Cek Jadwal Libur Nasional dan Strategi Long Weekend Tanpa Cuti

Ilustrasi Hujan.

Awas Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Negara Konsumen Micin Tertinggi Justru Punya IQ Tinggi, Begini Fakta Ilmiah di Balik Bumbu Penyedap

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Timnas Indonesia Bungkam Timor Leste dan Kuasai Puncak Klasemen Piala AFF 2026
  • Salip Elektabilitas Prabowo, Pintu RI 1 Terbuka Lebar untuk Dedi Mulyadi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.