Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Borong Pemain Bintang Gratis! Ini Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026

Jumat, 19 Juni 2026 02:00 WIB

Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Terbaru 19 Juni 2026 dan Cara Klaimnya

Jumat, 19 Juni 2026 01:00 WIB

Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi

Kamis, 18 Juni 2026 22:35 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Borong Pemain Bintang Gratis! Ini Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026
  • Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Terbaru 19 Juni 2026 dan Cara Klaimnya
  • Siapkan Antisipasi PHK, Dedi Mulyadi Sebut Investasi dan Rekrutmen Industri di Jabar Masih Tinggi
  • DPRD Jabar Dorong SPMB Lebih Transparan, Usulkan Nilai Peserta Dipublikasikan ke Publik
  • Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik
  • Update Kasus Penyekapan di Bandung, Polisi Sebut Pelaku Terus Berpindah Lokasi
  • Dedi Mulyadi Siapkan Nobar Piala Dunia di Jabar, Yakin Argentina Jadi Magnet Penonton
  • Aksi Mahasiswa di Bandung Memanas, Polisi Lakukan Penindakan Tegas
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 19 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Ngeri! Harga Bitcoin Hari Ini, Diprediksi Bisa Tembus US$ 130.000

By Aga GustianaSabtu, 11 Oktober 2025 11:07 WIB3 Mins Read
bitcoin
Ilustrasi mata uang digital atau kripto. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pergerakan harga Bitcoin (BTC) menunjukkan tren penguatan dalam beberapa hari terakhir. Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini sempat mencapai level tertinggi mingguan di US$ 126.198 atau sekitar Rp 2,09 miliar (asumsi kurs Rp 16.588), sebelum terkoreksi ke kisaran US$ 121.382 atau setara Rp 2,01 miliar pada Jumat (10/10/2025).

Menurut analisis Tokocrypto, prospek penguatan BTC masih terbuka lebar. Area support utama diperkirakan berada di US$ 119.500, yang bertepatan dengan level Fibonacci 50%, sedangkan resistensi kuat di US$ 124.850 menjadi sinyal potensi kenaikan lebih lanjut menuju US$ 130.000 atau sekitar Rp 2,15 miliar.

Analis Tokocrypto Fyqieh Fachrur mengamati bahwa rendahnya volatilitas, yang tampak melalui pola Bollinger Band squeeze, justru memberi sinyal pasar sedang berada dalam fase konsolidasi sehat.

“Jika BTC mampu bertahan di atas US$ 120.000 dan menembus US$ 124.850, peluang menuju US$ 130.000 terbuka lebar. Namun, kegagalan mempertahankan level US$ 119.500 dapat memicu koreksi jangka pendek hingga US$ 117.000,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga:  Malaysia Negara Pertama yang Izinkan Warganya Zakat Pakai Kripto

Fyqieh juga mencatat bahwa dalam 24 jam terakhir pada 9 Oktober 2025, harga BTC mengalami kenaikan 0,64% ke posisi sekitar US$ 122.273 (sekitar Rp 2,0 miliar). Dalam periode mingguan, BTC menguat +3,07%, dan secara bulanan mencatat kenaikan +9,22%.

Kebijakan The Fed Jadi Pendorong Utama

Kenaikan harga BTC dipicu oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed, meningkatnya permintaan institusional lewat ETF, dan kekuatan teknikal di atas support utama. Risalah pertemuan FOMC terbaru menunjukkan sikap dovish dari sejumlah pejabat bank sentral AS. Mayoritas peserta menilai pelonggaran kebijakan moneter diperlukan untuk sisa tahun ini.

Baca Juga:  Pasca Peretasan, Volume Transaksi Indodax Terus Meningkat hingga Rp2,3 Trilliun

Data CME FedWatch mengindikasikan peluang 92,5% terjadinya pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 29 Oktober mendatang. Ekspektasi ini membuat investor menilai daya tarik dolar AS akan melemah, sehingga meningkatkan minat terhadap aset lindung nilai seperti Bitcoin.

Fyqieh menambahkan bahwa kebijakan ekspansif pemerintah AS, termasuk injeksi dana sebesar US$ 2,5 triliun melalui program Reverse Repo, memperkuat sentimen positif terhadap BTC.

“Kebijakan moneter longgar mengurangi daya tarik aset berbasis fiat dan memperkuat narasi Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap pelemahan dolar AS. Seperti tahun 2020-2021, penurunan imbal hasil riil biasanya diikuti lonjakan permintaan kripto, khususnya BTC,” ujarnya.

Arus Masuk Institusional Meningkat Tajam

Selain faktor makroekonomi, minat investor institusional terhadap Bitcoin juga meningkat. Berdasarkan data Bitwise, total inflow mencapai US$ 22,5 miliar selama sembilan bulan pertama 2025. Angka ini diperkirakan akan naik hingga US$ 30 miliar pada akhir tahun.

Baca Juga:  Rupiah Terpuruk di Atas Rp17.900 per Dolar AS: Ini Penyebab Utama hingga Ancaman bagi Dunia Usaha

Fyqieh memproyeksikan kuartal IV 2025 akan menjadi periode penting, di mana arus dana dari ETF diprediksi mencapai rekor tertinggi, seiring meningkatnya perhatian dari investor ritel dan institusi. Meski demikian, ia mengingatkan adanya risiko eksternal yang perlu diwaspadai.

“Kunci penggerak Bitcoin ke depan ada pada keseimbangan antara kebijakan The Fed dan kekuatan inflow ETF. Jika The Fed menunda pemangkasan suku bunga, arus masuk ETF harus tetap kuat agar tren bullish tidak kehilangan momentum,” tutupnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bitcoin BTC ETF harga bitcoin Kripto The Fed Tokocrypto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Borong Pemain Bintang Gratis! Ini Kode Redeem FC Mobile Terbaru 19 Juni 2026

Serbu Hadiah Gratis! Intip Daftar Kode Redeem FF Terbaru 19 Juni 2026 dan Cara Klaimnya

Waspada! Link Video Cut Salwa Diduga Jebakan Digital Berbahaya

Heboh Video ‘No Sensor’ di X dan TikTok, Nama Cut Salwa Jadi Trending, Ini Faktanya

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 18 Juni 2026 Bagi-Bagi Skin Senjata Langka dan Hadiah Premium

Harga Emas Hari Ini 18 Juni 2026: Antam Stagnan di Rp2.733.000, Pasar Global Justru Bergolak

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.