Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Selasa, 15 September 2026 18:02 WIB

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Selasa, 15 September 2026 17:05 WIB

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

Selasa, 15 September 2026 16:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA
  • Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar
  • Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal
  • Menembus Benteng Korea: Nostalgia Kelam 31 Tahun Silam Saat Persib Ditekuk Shin Tae-yong
  • Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega
  • Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma
  • 18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat
  • Persib Datang dengan Kekuatan Pincang, Ini Susunan Pemain Lawan FC Seoul
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Ngeri! Macan Tutul Nyasar ke Balai Desa Kuningan

By Aga GustianaSelasa, 26 Agustus 2025 14:27 WIB2 Mins Read
Macan Tutul
Macan Tutul nyasar ke Balai Desa di Kuningan. (Foto: Dok Damkar Kuningan)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Warga Desa Kutamandarakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, digegerkan dengan kemunculan seekor macan tutul yang masuk ke dalam gedung lama balai desa. Kejadian ini sempat terekam video warga dan beredar luas di media sosial, memperlihatkan satwa liar itu bersembunyi di sudut ruangan di bawah tumpukan kursi.

Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusuma, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, hewan dengan corak khas kuning-hitam berbentuk lingkaran itu terlihat sejak Senin malam (25/8/2025) di salah satu ruangan bekas balai desa yang masih kerap dipakai untuk kegiatan warga.

“Jenisnya memang macan tutul. Informasi awal diterima Senin malam, dan pagi harinya ditemukan langsung oleh seorang pekerja bangunan. Saat hendak mengambil perkakas, dia kaget melihat macan berada di pintu depan ruangan. Pekerjanya spontan lari, sementara macannya masuk lebih dalam ke ruangan,” ujar Arga, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga:  Viral Video Mesum Pelajar Sesama Jenis di Kuningan

Petugas Damkar Turun Tangan

Mendapat laporan warga, Damkar Kuningan langsung bergerak ke lokasi. Namun proses evakuasi tidak bisa dilakukan segera karena macan tutul termasuk satwa yang dilindungi. Penanganan membutuhkan obat bius khusus yang hanya tersedia di Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat di Bandung.

“BKSDA dari Cirebon sudah tiba, tetapi alat pembius harus menunggu tim dari Bandung. Jadi sementara kita lakukan pengamanan dulu,” jelas Arga.

Baca Juga:  Kenakan Jersey Persib, Pelajar di Kuningan Babak Belur Dikeroyok Geng Motor Misterius

Untuk mencegah risiko, tim gabungan dari Damkar, BPBD, dan Kepolisian memasang jaring pengaman di sekitar ruangan. Beruntung, macan tutul tersebut dalam kondisi tenang dan sempat tertidur.

“Macannya dewasa dan memiliki jangkauan cukup luas jika bergerak. Karena itu kita pasang barikade agar tidak ada warga yang mendekat. Saat ini kondisinya masih aman,” tambahnya.

Diduga Tersesat Cari Makan

Arga menuturkan, macan tutul tersebut kemungkinan berasal dari kawasan hutan Bukit Barisan yang terhubung dengan wilayah Maleber hingga Cilacap. Ia diperkirakan keluar dari habitatnya untuk mencari makanan lalu tersesat hingga ke pemukiman.

Baca Juga:  Tragedi PMI Asal Kuningan: Tergiur Gaji Tinggi, Jamil Ditemukan Tak Bernyawa di Laos

“Habitat aslinya biasanya di Gunung Ciremai. Tapi melihat lokasi kejadian yang cukup jauh, kemungkinan besar macan ini tersesat dari Bukit Barisan. Saat kelaparan, dia masuk ke pemukiman dan akhirnya terjebak di balai desa,” jelas Arga.

Hingga saat ini, petugas masih menunggu kedatangan tim BKSDA dari Bandung untuk melakukan evakuasi menggunakan prosedur khusus agar satwa tersebut bisa dipindahkan dengan aman kembali ke habitatnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kuningan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Asap Kebakaran Punclut Makan Korban, 13 Warga Bandung Kena ISPA

Underpass Gatot Subroto Cimahi Ditargetkan Rampung Desember, Nilai Proyek Rp126 Miliar

Pemkot Bandung Akan Tutup Lahan dan Laporkan Dugaan Pembuangan Sampah Ilegal

ilustrasi kekerasan

Anak Diduga Korban Kekerasan Dicari, Pernah Terlihat di Soekarno-Hatta hingga Tegallega

Kebakaran Lahan di Punclut Bandung Berdampak ke 19 Warga, Ada yang Terkena ISPA dan Asma

18 Bangunan Liar di Cicendo Bandung Ditertibkan, 10 Dibongkar Pakai Alat Berat

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.