Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Minggu, 1 November 2026 17:30 WIB

Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama

Minggu, 1 November 2026 16:29 WIB

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Minggu, 1 November 2026 15:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka
  • Persib Menggila! Unggul 3-0 atas Kalteng FC di Babak Pertama
  • Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution
  • Mutombo Absen, Persib Tak Mau Ambil Risiko Jelang Lawan Kalteng FC
  • Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung
  • Marc Klok Comeback! Persib Siap Hajar Kalteng FC demi Puncak Klasemen
  • Mojang Bandung Adjeng Wulandari, Buktikan Prestasi dan Organisasi Bisa Berjalan Beriringan
  • Pesta Gol di Camp Nou, Barcelona Kudeta Atletico dari Puncak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 1 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Om Zein Luncurkan ‘Purwakarta Nyaah Ka Indung’, Pejabat dan Pengusaha Wajib Punya Ibu Asuh

By Aga GustianaKamis, 10 April 2025 11:06 WIB2 Mins Read
Program Gerakan Purwakarta Nyaah Ka Indung. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau akrab disapa Om Zein, kembali menunjukkan inovasinya dalam membangun Purwakarta yang peduli. Setelah sukses dengan ‘Gerakan Ngosrek Bareng’ yang fokus pada kebersihan dan lingkungan, kini Om Zein siap meluncurkan program terbarunya yang menyentuh hati: ‘Gerakan Purwakarta Nyaah Ka Indung’.

Program yang dijadwalkan akan diresmikan pada Jumat (11/4/2025), di Kantor Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka ini, bertujuan untuk meningkatkan perhatian terhadap sosok ibu.

Mengadopsi semangat kepedulian yang pernah digaungkan Gubernur Jawa Barat, Om Zein menjelaskan bahwa ‘Nyaah Ka Indung’ atau Ibu Asuh ini akan mewajibkan setiap pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta mulai dari eselon 2 hingga 4, serta para camat, untuk memiliki minimal satu Ibu Asuh.

“Melalui Gerakan Nyaah Ka Indung, nanti satu orang pejabat mulai dari eselon 2, 3 dan 4 wajib memiliki Ibu Asuh, begitu juga para camat,” kata Om Zein pada Rabu (9/4/2025). Beliau menambahkan, “Adapun untuk eselon 4 bisa 5 orang punya satu Ibu Asuh yang sama.”

Baca Juga:  Bukan Cuma Boros Listrik, Ini 3 Alasan WALHI Jabar Tolak Keras Megaproyek Data Center AI Jatiluhur

Tak hanya terbatas pada jajaran birokrasi, Om Zein juga mengajak seluruh pimpinan perusahaan di Kabupaten Purwakarta untuk turut berpartisipasi dalam gerakan mulia ini dengan menjadi Ibu Asuh bagi para wanita yang membutuhkan perhatian khusus.

Baca Juga:  Jelajah Purwakarta: 5 Destinasi Wisata Paling Hits untuk Liburan Akhir Pekan

“Usia Ibu Asuh mulai dari 45 tahun diutamakan yang hidupnya susah dan belum mendapat bantuan dari pemerintah, baik itu janda ataupun yang memiliki suami,” ungkap Om Zein mengenai kriteria para ibu yang akan menjadi fokus utama program ini.

Mengenai bentuk bantuan yang akan diberikan, Om Zein menjelaskan bahwa hal tersebut sangat fleksibel dan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing “anak asuh”. Bantuan dapat berupa materi seperti uang atau makanan, maupun non-materi seperti waktu dan perhatian.

“Bentuk perhatian pada Ibu Asuh bisa uang sesuai dengan kemampuan. Bisa juga makanan atau waktu dan perhatian walaupun hanya sekedar tanya kabar, dan kunjungan itu sangat berarti buat para ibu,” pungkas Om Zein, menekankan bahwa kehadiran dan perhatian tulus akan memiliki dampak yang besar bagi para Ibu Asuh.

Baca Juga:  Buntut Kontroversi Lagu 'Lalaki Langit', Bupati Purwakarta Diusulkan Diberhentikan Sementara

Dengan diluncurkannya “Gerakan Purwakarta Nyaah Ka Indung”, Om Zein kembali menunjukkan kepemimpinannya yang inovatif dan berorientasi pada kesejahteraan sosial.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan konkret kepada para ibu yang membutuhkan, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan kepedulian yang lebih mendalam di seluruh lapisan masyarakat Purwakarta.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

om zein purwakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi video syur

Bisnis Live Pornografi Raup Rp 750 Juta, Polda Jabar Tangkap 2 Tersangka

Diduga Mabuk, Pemotor 15 Tahun Hilang Kendali di Jalan AH Nasution

Diduga Microsleep! Brio Seruduk 3 Kendaraan di Depan UIN Bandung

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos November 2026 Cair! Satu Keluarga Bisa Dapat Rp1,5 Juta Lebih

Detik-detik Kirmir Cihampelas Jebol, Warga Panik Air Masuk Rumah

Berani Lawan Arus? Sang Gladiator Turun Gunung Bongkar Blunder Artis di Bundaran HI

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung Dikukuhkan, Dadang Supriatna Mulai Jaring Caleg 2029
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.