Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pendaftaran Magang Kemenkeu 2026 Batch 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

Rabu, 5 Agustus 2026 19:41 WIB
Ilustrasi HIV

74 Kasus Baru HIV Ditemukan di Kota Sukabumi, Sasar Usia Produktif hingga Libatkan Balita

Rabu, 5 Agustus 2026 19:34 WIB

Rasakan Debut Manis di Semifinal, Mariano Peralta Siap Bawa Persib Juara Piala Presiden 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 19:02 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pendaftaran Magang Kemenkeu 2026 Batch 2 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya
  • 74 Kasus Baru HIV Ditemukan di Kota Sukabumi, Sasar Usia Produktif hingga Libatkan Balita
  • Rasakan Debut Manis di Semifinal, Mariano Peralta Siap Bawa Persib Juara Piala Presiden 2026
  • Resmi Diumumkan, Ini Jadwal Kick-off Final Piala Presiden 2026 Persib vs Persebaya
  • Wagub Jabar Imbau Bobotoh Tak Konvoi Berlebihan Jika Persib Juara Piala Presiden 2026
  • SIG Luncurkan Kembali Semen Kujang, Gandeng Persib Bandung Lewat Kerja Sama Tiga Tahun
  • Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman
  • Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 5 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pakar Sebut Ada Tiga Motede untuk Identifikasi Sumber Gempa Megathrust

By Putra JuangSelasa, 20 Agustus 2024 21:47 WIB3 Mins Read
Dosen Eksplorasi Seismik, Teknik Geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Firman Syaifuddin. (Foto: tangkapan layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dosen Eksplorasi Seismik, Teknik Geofisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Firman Syaifuddin menyatakan, sedikitnya ada tiga motede pendekatan untuk mengidentifikasi sumber terjadinya gempa Megathrust.

Motode yang pertama adalah dengan mengidentifikasi sumber gempa yang kemungkinan besar akan mempengaruhi lokasi pengamatan.

Yang kedua adalah dengan menentukan skenario parameter gempa dengan memilih parameter magnitudo maksimum dan lokasi terdekat dari sumber gempa yang terdekat dari sumber gempa yang diperkirakan akan memberikan dampak pada lokasi pengamatan.

“Parameter-parameter kira-kira maksimum magnitudonya berapa, kemudian kalau ada titik-titik dimananya, kemudian jarak dari titik pengamatan ke titik sumber berapa,” ucap Firman saat menjadi narasumber dalam webinar bertajuk ‘Waspada Gempa Megathrust’, Selasa (20/8/2024).

Sedangkan motode ketiga dengan menentukan parameter gerakan tanah di lokasi pengamatan lokasi pengamatan dengan menggunakan fungsi atenuasi.

“Dari semua data itu kemudian dilakukan asssesment kemudian dihitung kira kira getaran yang mungkin terjadi seberapa besar kemudian kita bisa transformasi menjadi intensitas gempa yang selama ini menjadi standar dari intensitas gempa,” katanya.

Firman mengatakan, berdasarkan peta sumber bahaya gempa (Pusgen) tahun 2017 menyatakan bahwa ada sekitar 13 zona megathrust model potensi sumber gempa di Indonesia.

“Khusus pulau Jawa sebenarnya yang cukup dekat ada 4 mulai dari sumba di bagian timur, kemudian bagian lebih baratnya ada segmentis java, kemudian ada west central java yang lagi rame berkaitan dengan isu megathrust selat sunda di sebelah selatan dari selat sunda,” jelasnya.

Dalam penelian ini, kata Firman, yang dianalisa hanya tiga segmen mulai dari west central, west java sama sumba dengan alur pengolahan mulai dari mengumpulkan data dari Pusgen.

“Kira-kira maksimum magnitudo dari masing-masing segmen berapa, kemudian dari titik-titik yang dievaluasi berapa, kemudian yang paling penting adalah dapat mengetahui nilai Vs30 nanti berkaitan dengan penguatan getaran gempa si daerah-daerah yang mempunyai tanah yang lebih lunak di banding sekitarnya, kemudian dihitung jarak dari sumbernya,” bebernya.

Untuk kasus megathrust mengacu pada Pusgen 2017, Firman mengatakan pihaknya menggunakan tiga persamaan untuk menghitung atenuasi.

“Jadi kalau tadi ada tiga potensi sumber megathrust di selatan Jawa Timur kemudian ada tiga persamaan dari semua peta ini kemudian coba dijadikan satu peta sebagai hasil akhir dengan bobot yang berbeda-beda,” imbuhnya.

“Untuk peta yang Bchydro bobotnya 0,2 kemudian untuk boore atkinson bobotnya 0,3 dan yang zhao et al bobotnya 0,5,” lanjutnya.

Firman mengatakan, penentuan bobot ini memang mengacu pada Pusgen 2017. Dia menambahkan, dari kesembilan peta ini kemudian dihasilkan satu peta Pga.

“Ini parameter getaran gempa tadi dari sisi Selatan Jawa Timur dari ketiga potensi sumber tadi memang cukup besar 1,2-1,95 ketika dikonversi ke MMI sekitar skala 9 tadi kalau dari skenario gempa Selat Sunda tadi kira-kira di 7-8 sebenarnya perbedaan ini tergantung beberap asumsi terkai dengan potensi sumbernya sendiri,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

gempa Gempa Megathrust ITS Jawa Timur
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ilustrasi HIV

74 Kasus Baru HIV Ditemukan di Kota Sukabumi, Sasar Usia Produktif hingga Libatkan Balita

Satpol PP Ungkap Pelaku Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Ternyata Subkontraktor Taman

Bangunan Six Nine Padel Tetap Beroperasi, Satpol PP Tegaskan yang Disegel Hanya Videotron Tak Berizin

Videotron Six Nine Padel di Jalan Riau Disegel, Satpol PP: Izin Reklame Belum Terbit

Kasus Penebangan Pohon di Jalan Riau Masuk Ranah Pidana, Polrestabes Bandung Dalami Unsur Perusakan

BOCOR KE PUBLIK! Parodi Pedas dan Rekaman Kamera Raksasa Dedi Mulyadi Meledak di Medsos!

Terpopuler
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Cara Nonton Link Live Streaming Persib vs Tampines Rovers Malam Ini di Piala Presiden 2026
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.