Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jangan Bingung Cari Makan Malam! 5 Tempat Kuliner Bandung Ini Bisa Jadi Pilihan

Rabu, 23 September 2026 20:29 WIB

Turis Belanda Tewas di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Ungkap Kondisi Jasad Korban

Rabu, 23 September 2026 20:16 WIB

Persib Punya 29 Pemain, Tapi 7 Laga Menanti! Maung Bandung Dihantui Ancaman Cedera

Rabu, 23 September 2026 20:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jangan Bingung Cari Makan Malam! 5 Tempat Kuliner Bandung Ini Bisa Jadi Pilihan
  • Turis Belanda Tewas di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Ungkap Kondisi Jasad Korban
  • Persib Punya 29 Pemain, Tapi 7 Laga Menanti! Maung Bandung Dihantui Ancaman Cedera
  • Marselino Ferdinan Merapat ke Persija! Eks Oxford United Siap Buru Gelar Juara
  • Indonesia Bungkam Thailand 3-1, Tiket Final Asian Games 2026 di Tangan!
  • Geger Sara Wijayanto Gugat Cerai Demian, Kisah Lama 2012 Kembali Meledak dan Disebut ‘Karma’
  • Viral Plang Larangan Merokok Ancaman Denda Rp50 Juta di Pantai Pangandaran
  • Teguran Knalpot Brong Berujung Berdarah, 2 Pria di Bojongsoang Ditangkap Polisi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 23 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pakar Transportasi ITB soal Penyebab Tabrakan KA di Cicalengka: Ada Kemungkinan Miskomunikasi

By SusanaJumat, 5 Januari 2024 14:33 WIB2 Mins Read
Kereta Turangga Tabrakan dengan KA Bandung Raya.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kecelakaan kereta api terjadi di Kabupaten Bandung tepatnya di petak jalan Haurpugur-Cicalengka pada pukul 06.03 WIB.

Kecelakaan tabrakan terjadi antara Kereta Api Turangga dengan KA Commuterline Bandung Raya.

KA Turangga melaju dari Stasiun Gubeng, Surabaya, dengan tujuan akhir Stasiun Bandung. Sementara itu, KA Commuterline Bandung berangkat dari Padalarang menuju Cicalengka.

Pakar Transportasi ITB, Ir. R. Sony Sulaksono Wibowo, M.T., Ph.D., dari Kelompok Keahlian Rekayasa Transportasi, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL), mengatakan bahwa, tabrakan kereta api di jalur yang sama, bisa saja terjadi karena masalah sinyal, komunikasi, dan sebagainya.

Baca Juga:  5 Tips Memilih Kursi Kereta Saat Mudik Lebaran, Dijamin Lebih Nyaman

“Ada kemungkinan karena miskomunikasi. Apakah salah dari sinyalnya atau salah dari masinisnya, atau salah dari isyaratnya. Karena ada komunikasi lewat sinyal dan lewat isyarat,” ujarnya, dikutip dari laman resmi ITB, Jumat (5/1/2024).

Lanjut, Sony mengatakan di jalur kereta api di Indonesia masih terdapat jalur tunggal (single track). Hal tersebut menjadikan jalur tersebut rawan kecelakaan.

Baca Juga:  Pakar ITB Beri Masukan soal Penguatan Sistem Logistik Nasional

“Dalam prosedur kereta api, untuk single track, kereta api harus bergantian. Kereta yang menjadi prioritas itu biasanya Turangga. Nanti kereta api lokal masuk ke salah satu emplasemen di stasiun terdekat, menunggu kereta Turangga lewat, baru kereta lokal masuk ke jalur utama,” tuturnya.

Untuk itu, Sony mengatakan agar jalur ganda (double track) segera dibangun agar tidak terjadi kejadian serupa.

“Ke depannya memang harus disegerakan pembangunan (double track) jalur selatan. Yang sudah double track baru jalur utara. Jalur selatan sempat tertunda. Karena bagaimana pun juga kereta api masih menjadi salah satu angkutan favorit untuk jarak jauh, terutama saat musim liburan,” ujarnya.

Baca Juga:  Kunjungi ITB, BSI ROCK Buka Peluang Karier Baru untuk Anak Muda Indonesia

Di sisi lain, perlu juga peningkatan dari berbagai kemungkinan timbulnya masalah di lapangan terkait komunikasi, seperti perbaikan-perbaikan sinyal hingga komunikasi insyarat di jalur yang masih single track.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cicalengka ITB kecelakaan kereta api
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Turis Belanda Tewas di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Ungkap Kondisi Jasad Korban

Viral Plang Larangan Merokok Ancaman Denda Rp50 Juta di Pantai Pangandaran

Teguran Knalpot Brong Berujung Berdarah, 2 Pria di Bojongsoang Ditangkap Polisi

Misteri Hilangnya Kapal Angkut 5 Jurnalis: Kapolda Banten Ungkap Kronologi hingga Identifikasi ABK

Evakuasi Dramatis KM Virgo Transport 8: Penyelam Pecahkan Kaca Kamar Kapal, Puluhan Jenazah Korban Terjebak

Pemkot Bandung Koordinasikan Pengelolaan Becak Listrik, Bahas Titik Operasi hingga Pengisian Daya

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.