Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 06:00 WIB
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!

Minggu, 13 September 2026 02:00 WIB

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sikat Deretan Kode Redeem FF 13 September 2026, Amankan Hadiah Eksklusif Hari Ini!
  • Cara Berburu Saldo DANA Gratis 13 September 2026, Amankan Cuan Tambahan Hari Ini!
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkab Sumedang Bakal Berlakukan Sertifikasi Halal untuk Pedagang Jajanan di Sekolah

By Putra JuangRabu, 22 Mei 2024 10:10 WIB2 Mins Read
Pedagang jajanan sekolah. (Foto: sumedangkab)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang berencana akan memberlakukan Sertifikasi Self Declare atau sertifikasi halal bagi para pelaku UMKM, kantin dan Pedagang Kaki Lima (PKL), khususnya yang ada di lingkungan sekolah.

Hal itu ditujukan untuk mewujudkan kecukupan gizi dan mengantisipasi makanan yang mengandung zat berbahaya yang dikonsumsi para siswa sekolah.

Penjabat Bupati Sumedang, Yudia Ramli mengatakan, pemberlakuan sertifikasi tersebut penting dilakukan agar pedagang bisa lebih menjaga kualitas makanan dan jajanan yang mereka jual sehingga kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak bisa terjaga.

“Saya sudah instruksikan ke Dinas Pendidikan untuk mengawasi dan mendata UMKM, khususnya para pedagang jajanan yang di lingkungan sekolah melalui sertifikasi kantin sehat,” ucap Yudia, Selasa (20/5/2024).

Baca Juga:  Puncak Kemarau Juli-Agustus, BPBD Sumedang Ingatkan Warga Waspada Karhutla

Dikatakan Yudia, pengawasan kualitas pangan harus dilaksanakan. Sebab menurutnya, pangan yang aman adalah yang terbebas dari cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan bagi kesehatan manusia.

Baca Juga:  Wisatawan Diminta Lapor Jika Temukan Pungli di Tempat Wisata Sumedang

“Penyedap, perwarna makanan serta zat zat berbahaya tentunya akan merusak kesehatan anak-anak. Tentu Ini harus kita awasi sehingga diharapkan kita dapat mencetak peserta didik yang berprestasi dan menjadi generasi unggul,” katanya.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana pada Dinas Pendidikan Sumedang, Indra Wahyudinata mengatakan, akan menindaklanjuti instruksi bupati dengan mendata pedagang berikut jenis makanan yang dijajakan di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Cegah Kecurangan, Pemkab Sumedang Pastikan Pemilu 2024 Dilakukan Secara Transparan

Menurutnya, hal itu sebagai langkah preventif Pemkab Sumedang untuk mengantisipasi terjadinya keracunan makanan.

“Ini terkait dengan kesehatan siswa. Ini sebagai tindakan preventif agar jangan sampai ada kejadian keracunan makanan. Kami akan data agar dagangan yang diperjual belikan itu sehat sesuai dengan ketentuan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kabupaten Sumedang Pemkab Sumedang sekolah UMKM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.