Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menjelajahi Pesona Alam Kota Kembang: 14 Destinasi Wisata Bandung Paling Hits 2026

Jumat, 24 April 2026 19:30 WIB

Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Viral Lagi, Waspada Jebakan!

Jumat, 24 April 2026 19:14 WIB

Kode Redeem FF 24 April 2026: Dapatkan Skin SG2 Terompet dan Diamond Gratis!

Jumat, 24 April 2026 19:01 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menjelajahi Pesona Alam Kota Kembang: 14 Destinasi Wisata Bandung Paling Hits 2026
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Viral Lagi, Waspada Jebakan!
  • Kode Redeem FF 24 April 2026: Dapatkan Skin SG2 Terompet dan Diamond Gratis!
  • Daftar 10 Kota Paling Toleran di Indonesia: Ada Bekasi dan Sukabumi dalam Jajaran Teratas
  • Jelang Kick-off Persib vs Arema: Aremania Apresiasi Sambutan Hangat Bobotoh
  • Gak Ada Akhlak! Cara Licik DC Pinjol Pakai Fasilitas Negara Buat Teror Nasabah Macet!
  • Misteri Bayi Terbungkus Plastik di Summarecon Bandung, Polisi Selidiki CCTV
  • Revolusi Layanan Adminduk Bandung: Urus Akta dan KK Kini Tak Perlu Antre di Loket!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 24 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Bandung Targetkan 500 Kawasan Bebas Sampah Terbentuk Maret 2025

By Putra JuangSabtu, 25 Januari 2025 06:00 WIB3 Mins Read
Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara. (Foto: Humas Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung manargetkan 500 RW Kawasan Bebas Sampah (KBS) terbentuk pada Maret 2025 mendatang.

Hal itu merupakan komitmen Pemkot Bandung mengatasi permasalahan sampah di Kota Bandung. Kawasan tersebut merupakan salah satu klaster pada kawasan perumahan dan permukiman.

Saat ini, RW KBS di Kota Bandung berjumlah 414 terdata pada 1 November 2024 – 6 Januari 2025. Terdapat 41 KBS dalam rencana pengajuan yang saat ini dalam tahapan verifikasi.

KBS merupakan suatu kawasan dengan sistem pengelolaan sampahnya dijalankan secara mandiri oleh masyarakat.

Sistem ini drencanakan, dikembangkan, diopersionalkan, dikelola, dimodali dan dimiliki oleh kelompok warga dan dukungan dari Pemkot Bandung.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dudy Prayudi menjelaskan, saat ini rata – rata ritasi harian ke TPA Sarimukti dari 17 – 22 Januari 2025 sebesar 136,08 rit/hari.

Baca Juga:  Ganggu Kenyamanan Warga, Bus Telolet di Gedebage Bandung Dirazia Tim Gabungan

“Kita skenarionkan dengan peningkatan KBS, opsi dan arahan dari Wali Kota terpilih, dari 414 yang sudah KBS itu, ditargerkan menjadi 500 KBS ditargetkan pada bulan Maret 2025. Ini tantangan semua untuk meningkatkan RW yang belum KBS menjadi menjadi KBS,” kata Dudy di sela – sela Rapat Evaluasi Satgas Penanganan Sampah Terpadu, di Grandia Hotel, Jumat (24/1/2025).

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara mengapresiasi para camat dan lurah yang telah membantu mengatasi masalah sampah.

“Saya apresiasi kepada camat dan lurah serta unsur kewilayahan. Ini menjadi sebuah peningkatan KBS ini sudah terpola oleh camat dan lurah, meskipun berjalan dan levelnya beda di tiap wilayah,” ucap Koswara.

Baca Juga:  Polisi Duga Mayat Bayi Dalam Sumur di Bandung Hasil Hubungan Gelap, Ari-ari Masih Menempel

Koswara mengatakan, RW, lurah dan camat terus melakukan penguatan kebijakan yang sama dalam upaya percepatan KBS di setiap wilayah.

Dalam pelaksanaan, kata Koswara, KBS perlu komitmen yang kuat dan kontinyu. Sehingga penanganan sampah di wilayah bisa terpola dan selesai di sumbernya.

Dia menambahkan, setiap wilayah beraneka macam pola yang dilakukan, mulai dari door to door edukasi, pembentukan kader hingga pelaksanaan di masing – masing wilayah.

“Adanya KBS ini menjadi penanganan yang cukup signifikan, jadi kita upayakan untuk terus bertambah,” ujarnya.

Baca Juga:  21.271 Siswa di Kota Bandung Sudah Terima Makan Bergizi Gratis

Lebih dari itu, Koswara pun mendorong agar klaster lainnya yaitu pendidikan, kesehatan, pusat perbelanjaan, perkantoran, UMKM, fasilitas Perhubungan, fasilitas peribadatan dan taman kota untuk terus diupayakan lebih masif dalam penanganan sampah.

“Sembilan klaster lainnya juga ini harus di dorong, agar terus berjalan optimal,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bandung terpilih, Muhammad Farhan berharap, RW KBS di Kota Bandung bisa bertambah.

“Penambahan kuantitas RW KBS sebagai indikator kuantitatif keterlibatan warga dari 414 KBS, kita upayakan target 500 KBS. Jadi ketika memasuki bulan suci Ramadan, terbayang ada kampung bersih yaitu KBS,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kawasan Bebas Sampah KBS Kota Bandung Pemkot Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Daftar 10 Kota Paling Toleran di Indonesia: Ada Bekasi dan Sukabumi dalam Jajaran Teratas

Gak Ada Akhlak! Cara Licik DC Pinjol Pakai Fasilitas Negara Buat Teror Nasabah Macet!

Misteri Bayi Terbungkus Plastik di Summarecon Bandung, Polisi Selidiki CCTV

Revolusi Layanan Adminduk Bandung: Urus Akta dan KK Kini Tak Perlu Antre di Loket!

Tragis! Truk Tangki Tabrak Motor di Padalarang, Korban Tewas di Tempat

Diduga Bawa Senjata, Pria Arogan di SPBU Regol Jadi Buronan Polisi

Terpopuler
  • Ole Romeny
    Rumor Transfer Persib: Skenario Gila Datangkan Ole Romeny dan Lepas Eliano ke Eropa
  • Rumor Transfer Persib: Antara Ronald Koeman Jr yang Dilirik Raksasa Belanda dan Kode Keras untuk Kadu
  • Shock Transfer! Persib Incar Striker 62 Gol, Ini Dampaknya ke Skuad
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Bursa Transfer Panas! Nama Besar Masuk-Keluar dari Persib Bandung
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.