Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru

Jumat, 30 Oktober 2026 21:02 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Jumat, 30 Oktober 2026 20:42 WIB

Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory

Jumat, 30 Oktober 2026 20:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru
  • Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini
  • Nyaris Hattrick! Bung Ropan Puji Ketajaman Balsa Sekulic Saat Persib Tumbangkan Melbourne Victory
  • Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026
  • Lagi-lagi Panen Hujatan! Aksi Ustaz Riza Pamer Nge-Gym Bareng Wanita Picu Kontroversi Baru
  • Jadwal Liga Inggris Pekan Ini: Big Match Chelsea vs MU hingga Liverpool vs Arsenal
  • Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat
  • Bobotoh Gigit Jari! Persib vs Isenmulang Kalteng FC Tak Disiarkan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 30 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemkot Bandung Ungkap Strategi dalam Mendongkrak Indikator Makro Pembangunan

By SusanaRabu, 19 Juni 2024 22:15 WIB3 Mins Read
Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono. Foto: Humas Bandung.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan berbagai strategi guna mendongkrak indikator makro pembangunan di Kota Bandung.

Mulai dari penanggulangan kemiskinan, mengatasi pengangguran, penurunan prevalensi stunting hingga penanganan sampah.

Hal itu diungkapkan Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono pada kegiatan pembinaan dan optimalisasi pencapaian indikator makro pembangunan di Pendopo Kota Bandung, Rabu (19/6/2024).

“Jadi beberapa inovasi-inovasi yang kita sampaikan dalam rangka untuk mengatasi beberapa indikator makro yang dijadikan target kinerjanya pemerintah kota,” ujar Bambang.

Terkait dengan penanggulangan kemiskinan, kata Bambang, Integrasi dan satu basis data menjadi salah satu kunci dalam penanggulangan kemiskinan. Dengan data yang sama maka intervensi program dalam penanggulangan kemiskinan dapat dilaksanakan secara optimal.

Pemkot Bandung membuat inovasi sistem Pelayanan Kesejahteraan Sosial Satu Pintu atau Yes! Jitu. Sebuah platform pelayanan sosial terintegrasi yang berbasis pada data tunggal.

Baca Juga:  Sporadis, Kota Bandung Gali 5 Lubang di Tegalega Atasi Lautan Sampah

Bambang menyampaikan, inovasi sistem ini bukan hanya mencantumkan data diri seperti nama, alamat, dan usia, tetapi juga ‘by problem’ tiap warga Kota Bandung yang membutuhkan, tertera dalam aplikasi ini.

“Mudah-mudahan intervensinya akan tepat sasaran kirakira begitu jadi memang sejauh itu memang ada selisih data dan itu menjadi masalah,” ujarnya.

Terkait stunting, saat ini Pemkot Bandung telah menetapkan target penurunan prevalensi stunting di angka 14 persen.

Untuk mencapai target tersebut Pemkot telah menelurkan 88 inovasi yang tersebar di 29 perangkat daerah, 30 kecamatan dan 29 kewilayahan. Selain itu, Pemkot Bandung juga telah memakai sistem informasi stunting dengan aplikasi e-Penting.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Tinjau Perayaan Malam Natal, Berjalan Kondusif dan Khidmat

“Kita juga melakukan pencegahan stunting baru dengan berbagai program,” katanya.

Sedangkan untuk penanganan pengangguran, Pemkot juga telah melakukan berbagai strategi diantaranya dengan melakukan pelatihan kewirausahaan kepada 9.060 orang, melaksanakan padat karya untuk 4.300 orang, pemagangan dalam negeri, pelatihan kompetensi dan menggelar job fair.

Untuk pengolahan sampah, Pemkot juga telah melakukan edukasi pengolahan sampah mandiri kepada masyarakat mulai dari hulu hingga ke hilir serta melakukan pemberdayaan rumah magot di 30 kecamatan dan 151 Kelurahan.

“Jadi tentunya pemerintah kota Bandung tidak akan pernah bisa bekerja sendiri. Tentunya harus mendapatkl support dari semua jajaran di Kota Bandung dan juga dapat dukungan dari pemerintah yang ada di atasnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, untuk menyelesaikan berbagai persoalan kota, perlu adanya lompatan kinerja pembangunan yang signifikan.

Baca Juga:  Kota Bandung akan Kawal Nataru 2024 untuk Tetap Khidmat dan Kondusif

“Mulailah dengan target yang progresif. Indikator makro Kota Bandung harus ditingkatkan kualitasnya dan itu harus dilompatkan. Bagaimana harus melompatkan kinerja,” katanya.

“Implementasi konkretnya, contoh dari stunting. Kota Bandung sekarang prevalansi sekitar 16 persen. Untuk tahun ini berani gak Kota Bandung jadi terbaik di Jabar? Harus siap,” imbuhnya.

Ia menyebut, Kota Bandung harus menjadi percontohan seluruh kabupaten kota lainnya di Jawa Barat dengan berbagai capaian kinerja yang optimal dan progresif.

“Kami mulai dari Kota Bandung sebagai role model. Pak Gubernur akan berkeliling memberikan arahan dan guideline teknis. Target kami untuk Kabupaten kota Jawa Barat adalah efektifnya capaian indikator makro pembangunan,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bambang Tirtoyuliono Herman Suryatman Pemkot Bandung strategi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026

Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kabar Gembira! Data Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Sudah Diperbarui, Cair November 2026?

Mabuk dan Bawa Celurit, Tiga Pria di Soreang Serang Siapa Saja yang Lewat

Belajar Otodidak dari Internet, Pemuda Baleendah Raup Cuan dari Oplos Gas Elpiji 3 Kg

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.