Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

Sabtu, 20 Juni 2026 09:03 WIB
Garena Free Fire (FF)

Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus

Sabtu, 20 Juni 2026 08:19 WIB

Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya

Sabtu, 20 Juni 2026 07:50 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan
  • Panen Hadiah Gratis! Klaim Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 20 Juni 2026, Buruan Ambil Sebelum Hangus
  • Update Harga Emas Antam Akhir Pekan 20 Juni 2026: Masih Stabil, Ini Cara Beli dan Aturan Pajaknya
  • Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Menang Tipis 1-0 atas Skotlandia Lewat Drama Gol Cepat
  • Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun
  • Beckham Putra Yakin Argentina Juara Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya
  • Panen Pemain Bintang! Klaim Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 20 Juni 2026, Amankan Paket Gems dan Koin Gratis
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Gandeng 751 Sekolah Swasta, Siapkan Bantuan bagi Puluhan Ribu Siswa yang Tak Tertampung di Negeri

By Mulki AlbarJumat, 12 Juni 2026 17:48 WIB3 Mins Read
Kadisdik Jabar, Purwanto. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan skema bantuan pendidikan bagi siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan ratusan sekolah swasta di berbagai daerah di Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Purwanto, mengatakan kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah setelah proses pemetaan calon murid baru selesai dilakukan.

“Ini adalah salah satu bentuk intervensi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat setelah melakukan pemetaan. Dari pemetaan itu kita tahu ada anak-anak yang tidak bisa tertampung. Jadi kita ingin tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Purwanto saat ditemui di SMKN 1 Bandung, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menginstruksikan agar seluruh anak di Jawa Barat tetap mendapatkan akses pendidikan meski tidak diterima di sekolah negeri.

Baca Juga:  Penataan Bandung Berlanjut, Dedi Mulyadi Janjikan Bantuan untuk Pedagang Arcamanik

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Jabar membuka kerja sama dengan sekolah swasta yang bersedia menerima siswa peserta PCMB/SPMB.

“Pak Gubernur sudah menyampaikan kepada kita dan kepada Bappeda bagaimana agar anak-anak di Provinsi Jawa Barat semuanya bisa mengakses pendidikan. Salah satu bentuk intervensinya adalah menjalin kerja sama dengan sekolah swasta,” katanya.

Purwanto menyebut hingga saat ini sudah ada 751 sekolah swasta yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut.

“Yang sudah terdaftar masuk ada 751 sekolah di Jawa Barat,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemetaan, sekitar 78 ribu siswa diperkirakan tidak dapat tertampung di sekolah negeri. Karena itu, pemerintah menyiapkan bantuan biaya pendidikan bagi mereka yang akhirnya bersekolah di swasta.

“Yang terpetakan tidak bisa masuk ke negeri itu sekitar 78 ribu siswa,” katanya.

Dalam skema yang sedang disusun, Pemprov Jabar akan membantu biaya Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) atau uang pembangunan sebesar sekitar Rp1,5 juta per siswa. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan bantuan bulanan setara SPP sebesar Rp100 ribu per bulan atau Rp1,2 juta per tahun.

Baca Juga:  Atap SMKN 1 Cileungsi Roboh, KDM Instruksikan Audit Total Bangunan SMA/SMK di Jabar

“Persiswa itu Rp100 ribu per bulan, jadi Rp1,2 juta per tahun. Kemudian DSP-nya sekitar Rp1,5 juta. Jadi totalnya sekitar Rp2,7 juta per siswa,” jelas Purwanto.

Bantuan tersebut diberikan kepada siswa yang telah mengikuti proses PCMB/SPMB dan tidak tertampung di sekolah negeri, tanpa melihat status ekonomi keluarga.

“Karena mereka niat sekolah di negeri tapi tidak tertampung, pemerintah memberikan kompensasi,” ujarnya.

Selain bantuan ke sekolah swasta, Pemprov Jabar juga menyiapkan program Sekolah Menengah Atas Terbuka (Smater) untuk menjangkau siswa yang tinggal jauh dari sekolah atau memiliki keterbatasan akses pendidikan.

“Itu salah satu intervensi kita untuk anak-anak yang jauh aksesnya dari sekolah tapi mereka ingin sekolah dan terdaftar di PCMB,” kata Purwanto.

Baca Juga:  Refleksi HUT ke-80 RI, Dedi Mulyadi Tegaskan Kehadiran Nyata Negara untuk Rakyat

Ia menambahkan, total daya tampung sekolah negeri dan swasta di Jawa Barat sebenarnya mencapai sekitar 906 ribu kursi, sehingga secara keseluruhan masih tersedia ruang bagi lulusan SMP yang ingin melanjutkan pendidikan.

Purwanto juga memastikan peserta yang belum lolos dalam tahap pemetaan masih memiliki kesempatan mengikuti proses SPMB selama kuota di sekolah tujuan masih tersedia.

“Yang tidak lolos PCMB bisa, selagi masih ada kuota yang tersedia,” katanya.

Menurutnya, sejumlah jalur penerimaan masih memiliki kursi kosong, terutama pada jalur prestasi akademik, mutasi, dan kebutuhan khusus.

Sementara terkait kualitas sekolah swasta yang akan diajak bekerja sama, Purwanto menegaskan Disdik Jabar akan melakukan proses kurasi terlebih dahulu.

“Kita tentu ingin sekolah yang sarana-prasarananya memadai, gurunya memadai, dan akreditasinya baik. Itu menjadi salah satu pertimbangan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Dinas Pendidikan Jabar Sekolah Swasta Jawa Barat SPMB 2026 Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Rayakan Ultah ke-19, DPRD Jabar Soroti Kemajuan Infrastruktur Bandung Barat Selatan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Daftar Nominal PKH 2026 Terbaru, Ada yang Dapat Hingga Rp2,7 Juta per Tahun

Refleksi Pedas 19 Tahun KBB: Tokoh Pendiri Sindir Pejabat yang Cuma Pamer Pencapaian Semu!

Mengejutkan! Kreator Konten Kini Wajib Punya NIB, Ini Aturan Terbarunya

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi! Roy Suryo dan Dr Tifa Resmi Diamankan Polisi

Diduga Hilang Konsentrasi, Angkot Berisi Belasan Pelajar Terjungkal di Jalan Menanjak Jatinangor

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Video Cut Salwa Viral! Warganet Penasaran, Sebenarnya Isinya Apa?
  • Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.