Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Jumat, 25 September 2026 14:43 WIB

Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger

Jumat, 25 September 2026 14:23 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Akurasi Data Penyaluran, Penerima Bansos Segera Diverifikasi Pakai Pemindai Wajah

Jumat, 25 September 2026 14:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral
  • Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger
  • Akurasi Data Penyaluran, Penerima Bansos Segera Diverifikasi Pakai Pemindai Wajah
  • Anak di Gunung Sindur Bogor Tega Bunuh Ayah Kandung, Terbongkar Lewat Ekshumasi
  • Dipinjamkan Persib, Dion Markx Malah Meledak! 3 Laga Jadi Starter, Kini Dilirik Timnas
  • Indonesia vs Singapura Malam Ini! Cek Prediksi Line Up dan Skor FIFA ASEAN Cup 2026
  • Erwin Mengaku Tak Lagi Dilibatkan Kegiatan Pemkot, Farhan: Pembagian Tugas Clear
  • Bocah Ajaib dari Papua! Kenalin Mikhayla, Wonderkid Skateboard Indonesia Jadi Atlet Termuda di Asian Games 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 25 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Targetkan Opadi Tuntas H-4 Lebaran, Kini Sudah 43 Persen Tersalurkan

By Putra JuangKamis, 4 April 2024 14:15 WIB2 Mins Read
Sekda Jabar, Herman Suryatman saat memantau Opadi di Kota Bandung. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menargetkan, operasi pasar bersubsidi (Opadi) tuntas 100 persen pada Sabtu (6/4/2024) mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman mengatakan, Opadi sebagai ikhtiar untuk mengendalikan inflasi di Jabar.

“Ini (Opadi) komitmen Pak Pj. Gubernur. Inflasi harus terkendali di Jabar, salah satu ikhtiarnya melalui operasi pasar,” ucap Herman saat memantau Opadi di Kota Bandung, Kamis (4/4/2024).

Bukan hanya Opadi, kata Herman, pihaknya bersama pemerintah pusat serta kabupaten dan kota juga melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Untuk Opadi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar menyediakan 161.000 paket sembako, yang terdiri dariĀ 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan gula 2 kg.

Baca Juga:  Bey Machmudin Rencanakan Relokasi Warga Terdampak Banjir di Indramayu

“Untuk operasi ini kami memberikan subsidi 161.000 paket, dengan subsidi per paket Rp45.700, disebar di 27 kabupaten dan kota. Tentunya kami juga mempunyai prioritas lebih pada kabupaten dan kota dengan inflasi tinggi,” katanya.

Kepala Disperindag Jabar, Noneng Komara Nengsih mengatakan, Opadi yang diluncurkan Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin di Kota Sukabumi pada 1-3 April 2024, sudah tersalurkan 43 persen.

“Hari ini mudah-mudahan bisa sampai 78 persen sehingga kita bisa selesai hari Jumat dan paling lambat Sabtu seperti itu (mencapai 100 persen) di seluruh Jawa Barat,” ucap Noneng.

Baca Juga:  Stabilkan Harga Cabai, Begini yang Dilakukan Pemprov Jabar

Disperindag Jabar menganggarkan Rp15 miliar untuk Opadi yang akan disalurkan saat Idulfitri, Idul Adha, Natal serta tahun baru. Untuk Opadi menjelang Lebaran 2024, anggarannya mencapai Rp7,3 miliar.

“Di tiap kabupaten kota rata-rata ada tiga titik atau empat titik,” ujarnya.

Noneng menuturkan, tiga komoditas Opadi dipilih atas hasil kajian dari Universitas Padjadjaran yang meneliti komoditas yang biasa naik signifikan, di antaranya gula, minyak goreng, dan beras.

Baca Juga:  Sekda Jabar Turun Tangan Tertibkan Pungli di Masjid Al Jabbar

“Sebetulnya ada juga komoditi seperti cabai, tapi pekan lalu harga cabai sudah mulai turun. Ada pula daging ayam, tapi daging ayam agak riskan dalam mengirim dan menyimpan,” jelasnya.

Menurutnya, Opadi adalah salah satu instrumen yang dilakukan Pemprov Jabar agar masyarakat mendapatkan komoditas pangan dengan harga terjangkau.

“Dengan adanya subsidi jadi lebih murah. Harapan kita yang asalnya tak miskin jangan sampai jatuh dalam kemiskinan ketika harga meningkat. Itu yang lebih kita jaga melalui Opadi,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Herman Suryatman Pemprov Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

HJKB ke-216, DPRD Bandung Kritik Pemkot yang Bergerak Setelah Viral

Bukan Tak Ada Listrik! Becak Listrik Bandung Masih Terkendala Penempatan Charger

pembunuhan

Anak di Gunung Sindur Bogor Tega Bunuh Ayah Kandung, Terbongkar Lewat Ekshumasi

Erwin Mengaku Tak Lagi Dilibatkan Kegiatan Pemkot, Farhan: Pembagian Tugas Clear

Fakta-fakta Penemuan Mayat Pria Bertato di Tasikmalaya: Korban Sempat Dipukul Pakai Gitar

Solidarity in Harmony Jadi Pesan Keterbukaan dan Solidaritas Warga Bandung

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.