Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget

Senin, 22 Juni 2026 01:00 WIB
Persib Bandung

Era Igor Tolic Dimulai! Luka Menalo Disebut Jadi Rekrutan Baru Persib Bandung

Minggu, 21 Juni 2026 21:31 WIB

Bek Persib Ungkap Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Prancis Jadi Ancaman Serius Argentina

Minggu, 21 Juni 2026 20:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Era Igor Tolic Dimulai! Luka Menalo Disebut Jadi Rekrutan Baru Persib Bandung
  • Bek Persib Ungkap Kandidat Juara Piala Dunia 2026, Prancis Jadi Ancaman Serius Argentina
  • Siapa yang Bohong? Misteri di Balik Kasus Lahan 368 Hektare di Cineam, Antara Hak Petani dan Perintah Aparat
  • Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2
  • UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile
  • Aksi Suporter Picu Hukuman Berat! Persib, Persija, Persebaya Kompak Kena Denda Besar Komdis PSSI
  • Harga Emas Hari Ini 21 Juni 2026 di Pegadaian Turun, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 22 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Teken MoU Penguatan Keamanan: Fokus UMKM, Zona Industri, dan Ketertiban Pelajar

By Aga GustianaJumat, 16 Mei 2025 17:24 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rafki R/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan seluruh Bupati/Wali Kota se-Jawa Barat bersama Polda Jabar dan Polda Metro Jaya. MoU ini ditujukan untuk memperkuat keamanan dan menciptakan iklim sosial-ekonomi yang kondusif di wilayah Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa kerja sama ini mencakup dua yurisdiksi kepolisian—Polda Jabar dan Polda Metro—mengingat sebagian wilayah Jabar seperti Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok masuk ke dalam wilayah hukum Polda Metro.

“Perjanjian ini menyangkut berbagai hal. Pertama, meningkatkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Jawa Barat, sekaligus menciptakan ketenteraman warga,” ujar Dedi, Jumat (16/5/2025).

Baca Juga:  Gelar West Java Sales Mission, Upaya Disparbud Jabar Promosikan Potensi Pariwisata

Fokus ke Dunia Industri dan UMKM

Salah satu poin penting dalam MoU adalah peningkatan pengamanan di kawasan industri dan zona ekonomi strategis. Menurut Dedi, hal ini penting untuk menjaga stabilitas iklim investasi dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat Jabar.

“Kami akan memperkuat basic-basic keamanan di kawasan industri, melindungi UMKM, serta memastikan pasar dan tempat publik lainnya tetap aman dan nyaman,” jelasnya.

Ia menekankan, suasana yang kondusif menjadi prasyarat penting untuk mendorong tumbuhnya perekonomian lokal dan menarik investor baru.

Baca Juga:  HMT Diminta Menangkan Paslon Acep-Gita di Pilgub Jabar 2024

Penegakan Disiplin Pelajar dan Pencegahan Tawuran

Gubernur juga menyoroti perlunya sinergi dalam menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif. Salah satu langkah konkret adalah mendorong disiplin pelajar dalam berlalu lintas dan membatasi aktivitas di luar rumah.

“Anak-anak di bawah umur tidak boleh lagi menggunakan kendaraan bermotor, kecuali dalam kondisi tertentu. Kami juga akan menerapkan larangan nongkrong di atas jam 8 malam pada hari sekolah,” tegas Dedi.

Ia menyebut, langkah ini diambil demi melindungi remaja dari bahaya narkoba, minuman oplosan, dan potensi tawuran yang sering terjadi di luar jam sekolah.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta Gratis untuk Siswa Tak Tertampung di Negeri

Dampak Positif Sudah Terlihat

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa sejumlah kebijakan yang telah diterapkan mulai menunjukkan hasil positif. Menurutnya, angka tawuran remaja menurun, tingkat kehadiran siswa meningkat, dan kesadaran berlalu lintas mulai tumbuh.

“Saya bersyukur, anak-anak mulai bersekolah dengan baik, tawuran mulai menurun, bahkan banyak yang mulai berjalan kaki. Ini sinyal bahwa kebijakan berjalan baik bila dilakukan secara sinergi,” tutupnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bupati Dedi Mulyadi gubernur jawa barat Pemprov
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Siapa yang Bohong? Misteri di Balik Kasus Lahan 368 Hektare di Cineam, Antara Hak Petani dan Perintah Aparat

Dihadiri Wakil Ketua DPR RI, SMP Habibi Bina Cendikia Wisuda 38 Siswa Angkatan ke-2

Padam Listrik

UMKM Terdampak Parah Pemadaman Listrik Jabar, Ini Panduan Cek dan Lapor ke PLN Mobile

TRAGIS! Kakak-Adik di Sumedang Disiram Air Keras, Mata Korban Alami Kerusakan Permanen

Fakta Kelam di Balik Hubungan Asmara yang Berujung Penyiksaan di Bandung

Bukan Dipaksa?! Ini Alasan Dua Bocah Mau Ikut Ibunya Ngamen Sampai Larut Malam

Terpopuler
  • Heboh Cut Salwa Viral! Warganet Ramai Cari Link Video ‘No Sensor’, Begini Fakta yang Terungkap
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Terungkap dari Telepon Misterius, Kasus Penyiksaan 3 Tahun di Bandung Gegerkan Publik
  • Heboh Video Viral Cut Salwa, Ini Klarifikasi dan Fakta yang Beredar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.