Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Borong Pack Pemain Gratis! Kode Redeem FC Mobile 24 Juni 2026, Klaim Koin dan Gems Terbaru

Rabu, 24 Juni 2026 02:00 WIB
Game Free Fire

Kode Redeem FF 24 Juni 2026, Klaim Skin SG2 dan Diamond Gratis Sekarang

Rabu, 24 Juni 2026 01:00 WIB

Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen

Selasa, 23 Juni 2026 20:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Borong Pack Pemain Gratis! Kode Redeem FC Mobile 24 Juni 2026, Klaim Koin dan Gems Terbaru
  • Kode Redeem FF 24 Juni 2026, Klaim Skin SG2 dan Diamond Gratis Sekarang
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
  • Hengkang dari Persib, Dewangga Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Bandung
  • Akhir Pelarian Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Biadab Wanita di Bandung Berhasil Diringkus
  • Pratama Arhan Resmi Dilepas Bangkok United, Balik ke Indonesia?
  • Polisi Endus Dugaan Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Pelarian Taufik Hidayat
  • Hanya Semusim di Bandung, Ini Alasan Persib Lepas Alfeandra Dewangga ke Arema FC
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 24 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pemprov Jabar Wisuda 3000 Peserta JDA 2024, Lulusan Bisa Melamar Kerja ke Perusahaan

By Putra JuangKamis, 18 Juli 2024 12:56 WIB3 Mins Read
Graduation Day Jabar Digital Academy Tahun 2024 di Aula Barat Gedung Sate. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mewisuda sebanyak 3000 peserta yang dinyatakan lulus dalam program Jabar Digital Academy (JDA) tahun 2024. Acara berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (18/7/2024).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Ika Mardiah mengatakan, program JDA ini memiliki dua kelas yakni kelas programming dan kelas digital marketing.

“Acara ini merupakan upacara wisuda kelulusan para peserta yang mengikuti pelatihan di Jabar Digital Academy. Ini pelatihannya ada yang coding dan ada yang digital marketing,” ucap Ika.

Ika mengatakan, program JDA ini terselenggara berkat kerja sama antara Pemprov Jabar bersama PT Lintasarta dan Amazon Web Services (AWS) Indonesia.

“Apa yang kami lakukan ini ga ada APBD-nya, ini kami mendapatkan dukungan CSR dari PT Lintasarta dan Amazon Web Services (AWS) Indonesia. Kemudian yang melaksanakan pelatihannya ini juga oleh Alkademi yang Amazon dan untuk yang Lintasarta itu oleh Dicoding dan Sanbercode,” katanya.

Baca Juga:  Penguatan Eksistensi BUMDes dan BUMDesma, Upaya Pemprov Jabar Lenyapkan Bank Emok

Ika menyebut, saat ini sudah ada ribuan lulusan JDA sejak pertama kali dirintis pada tahun 2021.

“Jadi sebenarnya kami sudah mulai merintis itu dari 2021 dan itu memang CSR juga. Kemudian di 2022 ada APBD, itu dikerja samakan dengan Unpad. Di tahun lalu memang hanya sedikit, itu ada dukungan dari salah satu yayasan dari Amerika. Nah baru tahun ini besar-besaran dengan AWS dan Lintasarta,” tuturnya.

“Lulusannya untuk tahun sebelumnya itu sekitar hampir 2.000 an. Memang pesertanya tahun ini dipisahkan yang coding dan digital marketing, ini mungkin sekitar 2.000-3.000 orang,” tambahnya.

Ika mengatakan, para lulusan JDA ini nantinya bisa melamar pekerjaan ke setiap perusahaan.

“Lulusannya tadi ada yang sudah bekerja, ada yang belum. Tentunya mereka bisa memilih mau kemana, tadi saya wawancara di depan mereka ada yang udah langsung diterima oleh perusahaan di Bekasi, yang lainnya bisa dia itu mandiri, bisa juga membantu misalnya pengembangan aplikasi di pemerintah kabupaten/kota,” bebernya.

Baca Juga:  Bey Jenguk Korban Kecelakaan Maut Gerbang Tol Ciawi, Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung

Ika menyebut, peserta program JDA ini berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jabar dengan latar belakang yang beragam. Termasuk lulusan SMA/SMK, masyarakat prasejahtera, penyandang disabilitas hingga individu yang tidak memiliki latar belakang di bidang IT.

“Pelatihan ini bener-bener untuk non ASN, dengan kriteria yang kami tetapkan itu dari sisi penghasilan, kemudian juga dari sisi ekonomi, mereka bukan yang mampu, kemudian juga yatim-piatu, dan juga disabilitas,” ungkapnya.

Ika memastikan, program JDA ini tidak akan berhenti di tahun ini. Dengan masih menggandeng Lintasarta AWS, rencananya tahun depan akan dibuka pendaftar bagi belasan ribu peserta.

“Untuk tahun depan kami akan mulai lebih awal lagi. Dan tadi dari Lintasarta maupun dari AWS mereka sudah siap untuk berkolaborasi lagi mendukung,” ujarnya.

Baca Juga:  Wagub Erwan Tegaskan Komitmen Pemprov Jabar Dukung Program Makan Bergizi Gratis

“Kami buka selebar-lebarnya karena apalagi yang online bisa diikuti belasan ribu, puluhan ribu. Paling yang offlinenya itu karena keterbatasan dari sisi keuangan misalnya, kita juga harus menyediakan penginapan, konsumsinya juga, kan agak beda kalau online lebih murah,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPTD PLDDIG, Rizki Hustiniasari mengatakan, total peserta yang mendaftar program JDA tahun ini ada sebanyak 15.096 orang.

“Total yang daftar ada 15.096 pendaftar, dimana 12.851 pendaftar ini belum pernah mengikuti pelatihan digital sebelumnya,” ucap Rizki.

Rizki mengatakan, pihaknya menyelenggarakan empat kelas programming dan digital marketing.

“Dengan 23 pendaftar dari golongan disabilitas, 51 pendaftar pengelola BUMDES. 19% pendaftar dengan status sudah bekerja dan 81% pendaftar dengan status belum bekerja,” imbuhnya.

“7% pendaftar dalam masa pendidikan dan 93% pendaftar tidak dalam masa pendidikan. 80% pendaftar lulusan pendidikan tinggi dan 20% pendaftar lulusan SMA/SMK,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jabar Digital Academy Pemprov Jabar Program JDA Wisuda
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen

Akhir Pelarian Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Biadab Wanita di Bandung Berhasil Diringkus

Polisi Endus Dugaan Keterlibatan Pihak Lain dalam Kasus Pelarian Taufik Hidayat

Ramalan Tirta Siregar Terbukti? Pelaku Penyekapan Bandung Disebut Bakal Tertangkap dalam 3 Hari!

Heboh Pengakuan Ketua BEM UBK Terima Rp20 Juta Usai Bertemu Wapres Gibran Biar Batal Demo

Buru Tersangka Penganiayaan Berat di Bandung, Ini Karakteristik Fisik Taufik Hidayat DPO yang Paling Menonjol

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Perkuat Edukasi dan Aksi Sosial, Yayasan Jalan Surga Gandeng bukamata.id Sebarkan Nilai Kebaikan
  • Heboh Cut Salwa Trending, Benarkah Ada Video Full Durasi? Ini Fakta yang Terungkap
  • Kode Rahasia FF Juni 2026 Bocor! Ini Daftar Terbaru yang Masih Aktif
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.